Monday, April 27, 2015

Apa itu Saham?

Banyak orang tidak mengerti tentang saham. Mereka menganggap saham adalah sebuah kertas yang diperjual belikan di pasar saham dan harganya naik turun setiap hari. Adapula yang menganggap saham seperti lottery ticket yang bisa membuat pemiliknya menjadi kaya bila beruntung. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap saham membuat ketidakpercayaan terhadap instrumen investasi yang satu ini. Lalu apa itu saham?
Contoh sebuah sertifikat saham




Di dalam Wikipedia dijelaskan bahwa saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Jika anda membeli saham, maka anda otomatis menjadi partner bisnis dari perusahaan yang sahamnya anda beli tersebut. Pemegang saham berhak atas keuntungan bisnis dari perusahaan tersebut. Begitupula sebaliknya, jika perusahaan tersebut rugi pemegang saham juga akan merasakan kerugiannya dengan berkurangnya modal yang ia tanam. Misalnya perusahaan ABC membukukan laba sebesar 500 milyar dari operasi perusahaan maka pemegang saham berhak atas laba tersebut. Mungkin laba itu bisa diberikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen atau menambah modal perusahaan agar perusahaan dapat membukukan laba yang lebih besar di masa yang akan datang. Pemegang saham tidak perlu repot-repot memikirkan bagaimana perusahaan tersebut beroperasi, bagaimana cara untuk mendapatkan keuntungan yang lebih, melakukan marketing dll. Pemegang saham tdak perlu memikirkan itu semua karena itu semua sudah ada yang mengurus baik operasional, keuangan, administrasi, manajemen dll. Orang yang memegang saham berarti menjadi pemilik perusahaan. Ia hanya perlu menyuruh orang untuk mengelola perusahaan tersebut sedangkan dirinya tidak harus pusing memikirkan operasional perusahaan tersebut. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda!

No comments:

Post a Comment