Friday, June 5, 2015

Bank BNI sebagai Bank dengan Performa yang Baik

Banking adalah salah satu industri yang telah ada dalam waktu yang lama. Perannya sudah menyatu dalam masyarakat. Bisnisnya simpel, yakni menghimpun dana dari masyarakat dan memberikan pinjaman dengan jaminan bunga. Bunga inilah yang menjadi sumber pendapatan dari bank untuk tetap menjalankan bisnisnya.



Banyak investor yang memasukkan saham bank dalam porsi yang besar dalam portofolio saham mereka. Contohnya adalah Warren Buffett, ia membeli berbagai macam bank seperti Wells Fargo, Bank of America sampai Solomon Brothers. Sekarang ini ia memiliki saham bank Wells Fargo sebagai saham terbesar di portofolio investasinya, mencapai  23% dari nilai protofolionya dan senilai 9% dari keseluruhan saham Wells Fargo. Hal itu tidaklah mengherankan karena Buffett memang mengerti bahwa performa Wells Fargo memanglah cemerlang.

Logo Wells Fargo
Di Indonesia terdapat banyak bank di Indonesia yakni Bank BUMN dan Swasta. Bank BUMN yang di listing di BEI umumnya memiliki kinerja yang baik. Namun dari bank BUMN ini ada bank yang performanya sangat menonjol, namanya adalah bank BNI. Bank ini sudah  berdiri sejak tahun 1946 dan menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia. Mari kita lihat performanya!
 Logo BNI

Performa Emiten:
Performanya jauh lebih baik daripada bank lain di BEI. Pendapatan dan laba 5 tahun terakhir naik sebanyak masing-masing 12% dan 19% pertahun. Ekuitas dan aset bertumbuh 12% dan 10,5% pertahun. Pada Q1 2015 pendapatan dan laba bersih BBNI masing-masing naik sebesar 17,9% dan 17,7%. Hal ini merupakan kinerja yang bagus mengingat besarnya tekanan perbankan karena adanya perlambatan ekonomi yang sudah membuat kinerja bank-bank lain terhambat, tetapi sepertinya bank BNI tetap bisa mempertahankan kinerjannya di tengah situasi ini.

Valuasi:
Saat ini BBNI diperdagangkan pada harga 6.200 yang mencerminkan PER 10 dan PBV 1,85. Dividennya sebesar 2,3% dan bertambah dalam 5 tahun terakhir. Dengan PER yang rendah dan pertumbuhannya yang double digit saya rasa BBNI masih dalam keadaan undervalue dan memiliki prospek jangka panjang yang baik mengingat industri perbankan di Indonesia masih dalam tahap berkembang dan memiliki ruang bertumbuh yang besar

Disclaimer:
Ini hanyalah acuan investasi anda, semua keputusan ada di tangan anda. Saya tidak bertanggung jawab atas kerugian ataupun berhak atas keuntungan anda. Atas perhatian pembaca, saya ucapkan terima kasih.


No comments:

Post a Comment