Saturday, July 11, 2015

Ide Investasi Saham: Tiga Pilar Sejahtera Food

Di tengah lesunya ekonomi investor sebaiknya membeli saham-saham defensif yang tahan banting jikalau krisis melanda. Saham-saham defensif ini biasanya berada di sektor barang-barang konsumsi seperti kebutuhan rumah tangga hingga makanan dan minuman. Di waktu sebelumnya saya sudah membahas tentang Unilever sebagai saham defensif di berbagai kondisi ekonomi.

Nah sekarang saya akan membahas tentang saham defensif yang lain yakni Tiga Pilar Sejahtera Food.
Logo Tiga Pilar Sejahtera Food
Logo Tiga Pilar Sejahtera Food
Emiten yang memiliki kode AISA ini bergerak di bidang makanan dengan produknya yang sudah dikenal seperti snack Taro, beras Cap Ayam Jago, mie Ayam 2 Telor dan mie Kremezz. Kebutuhan akan beras berkualitas meningkat seiring dengan meningkatnya kelas menengah di Indonesia. Begitupula dengan bisnis snack yang akan meningkat terus kebutuhannya dan ditambah lagi dengan bertambahnya penduduk Indonesia seiring waktu membuat bisnis makanan memiliki prospek yang cerah.

Produk-produk Tiga Pilar Sejahtera Food
Produk-produk dari AISA
Dengan brand yang sudah dikenal dan berada pada sektor yang sedang bertumbuh membuat AISA memiliki potensi untuk melipat gandakan kapitalisasinya di masa mendatang. Dan terbukti bahwa AISA memiliki kinerja yang bagus dalam memanfaatkan peluangnya. Inilah data-datanya:

Performa Emiten:
Dalam 5 tahun terakhir AISA mencatatkan kinerja yang cemerlang. Secara CAGR, pendapatan meningkat dari 448 milyar menjadi 5,1 triliyun, meningkat sebesar 57,3% per tahun. Laba bersih meningkat dari 37,8 milyar menjadi 331,8 milyar, meningkat sebesar 54,4% per tahun. Aset dan Ekuitas bertumbuh masing-masing sebesar 36,3% dan 41% per tahun. Di tengah lesunya ekonomi AISA pada kuartal satu mampu membukukan kenaikan pendapatan dan laba masing-masing sebesar 39% dan 26,5%. Hingga saat ini perseroan menguasai 1,25% pangsa pasar dan menargetkan untuk memperbesar pangsa pasar hingga 5% di tahun 2020 yang menciptakan optimisme di masa depan yakni dalam jangka panjang.

Valuasi:
Saat ini AISA diperdagangkan pada harga 2000-an yang mencerminkan PER 18 dan PBV 2. Jumlah aset lancarnya 2,5 kali jumlah liabilitas jangka pendeknya dan jumlah liabilitas jangka panjangnya 2,3 triliyun dibandingkan dengan jumlah asetnya. Hal ini menunjukkan bahwa AISA aman karena besarnya aset dan bisnis makanan yang umumnya relatif stabil.
AISA vs IHSG juni 2015
AISA vs JKSE dalam 5 Tahun Terakhir

Dalam 5 tahun terakhir saham AISA memperlihatkan performa yang baik. Lihat saja di chart, saham AISA mengalahkan IHSG sebesar 6 kalinya. Fundamentalnya sejalan dengan harga sahamnya sehingga dapat dipastikan jika fundamentalnya masih bagus harga sahamnya pun akan mengikuti selama valuasinya masih wajar. Saya yakin bahwa AISA adalah saham dengan prospek jangka panjang yang bagus. Selamat berinvestasi!

No comments:

Post a Comment