Wednesday, January 27, 2016

5 Tips Keuangan Untuk Memulai tahun 2016

Tak terasa bulan Januari sudah hampir habis namun tentu saja ini masih awal tahun. Awal tahun biasanya diisi dengan impian dan rencana untuk memulai tahun yang baru. Impian itu bisa berupa hidup berkecukupan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi dalam masalah keuangan. Kesalahan dalam mengambil keputusan keuangan akan berakibat fatal untuk memulai tahun 2016 ini. Masalah seperti pengeluaran yang berlebihan dan hutang bisa membuat anda tidak dapat mencapai impian anda yaitu kebebasan finansial, setidaknya anda sedang menempuh target tersebut.
Rencana Keuangan
Rencana Keuangan Sangatlah Penting

Perekonomian yang sedang lesu sungguh mengkhawatirkan. Kelesuan itu hampir dirasakan oleh semua sektor yang ada di Indonesia jadi tidak hanya sektor komoditas saja yang terkena dampaknya. Banyak perusahaan yang merasakan kelesuan ekonomi tersebut dan akhirnya melakukan PHK pada karyawannya untuk menjaga operasional perusahaan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka anda harus menyiapkan strategi keuangan seperti mengatur pengeluaran dan hutang hingga pemilihan asuransi. Untuk lebih jelasnya berikut penjelasannya:


1. Mulailah Mencatat Pengeluaran
Bila anda merasa kesusahan dalam mengatur pengeluaran dan budgeting, maka anda tidak sendirian. Sangat sulit bagi kita dalam mengingat-ingat apa yang sudah kita keluarkan selama ini. Terkadang kita membeli barang yang sebenarnya kita tidak butuhkan untuk saat ini alias kita selalu menuruti apa yang kita inginkan. Hal itu bisa menjadi masalah karena kita akan mengeluarkan uang untuk barang-barang yang sebenarnya kita tidak terlalu butuhkan. Setiap hari banyak orang dengan gampangnya pergi ke minimarket banyak membeli barang yang tidak perlu setiap hari, barang-barang itu seperti snack, rokok ataupun aksesoris. Memulai untuk mencatat pengeluaran dan mengatur budget sangatlah bagus karena dengan begitu kita dapat mengatur seberapa besar pengeluaran kita. Ingat jangan sampa besar pasak daripada tiang!

2. Kurangi Hutang Anda atau Cobalah Untuk Tidak Berhutang yang Tidak Produktif
Mengurangi hutang anda dapat mengurangi beban bunga yang anda pikul tiap tahunnya. Bunga kredit yang mencapai belasan persen dapat meningkatkan jumlah hutang pokok anda dengan signifikan. Apalagi jika anda berhutang dalam kategori yang tidak produktif maka hutang anda akan menjadi beban berat pada keuangan anda. Hutang yang produktif digunakan untuk berusaha mencari pendapatan, misalnya seorang wirausaha yang berhutang untuk membuat toko ataupun seseorang yang kredit motor untuk menjadi supir ojek. Sedangkan hutang yang tidak produktif digunakan untuk membeli barang yang bersifat konsumtif

3. Seimbangkan Kembali Investasi Anda
Dalam waktu ke waktu ada baiknya menganalisa portofolio investasi anda dan menyeimbangkannya karena naik atau turunnya nilai instrumen investasi tersebut. Pahamilah profil risiko anda bila anda ingin berhati-hati tahun ini maka anda bisa membuat portofolio anda lebih besar instrumen berisiko rendah seperti deposito atau obligasi. Namun apabila anda ingin mendapatkan potensi keuntungan yang lebih besar maka anda bisa mencoba instrumen yang risikonya lebih besar seperti saham. Mulailah berinvestasi sedini mungkin karena investasi yang kecil bisa menjadi besar seiring berjalannya waktu. Ada pepatah yang mengatakan "Waktu terbaik untuk menanam pohon adalah sepuluh tahun yang lalu dan waktu terbaik selanjutnya adalah sekarang". Tapi hindarilah investasi bodong!

4. Pertimbangkanlah Menggunakan Asuransi
Memiliki asuransi membuat anda lebih bisa menghindari risiko-risiko biaya kecelakaan tidak terduga. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja dan perawatan di rumah sakit yang mahal bisa menyebabkan uang anda terkuras. Kini tersedia berbagai macam asuransi yang bisa anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati dan sedialah payung sebelum hujan!

5. Buatlah Jalan Menuju Kebebasan Finansial atau Pensiun Tenang
Kebebasan finansial adalah dambaan setiap orang dan itu bukanlah hal yang mudah untuk dicapai. Perlu adanya persiapan di jauh-jauh hari untuk mencapainya. Banyak ahli mengatakan bahwa kebanyakan orang membutuhkan 80% dari total pedapatan mereka ketika pensiun. Ketika anda bisa mendapatkan penghasilan 80% secara pasif yaitu dengan bisnis ataupun investasi maka anda bisa lebih tenang untuk menyiapkan keuangan anda di masa depan.

Kesimpulan:
Itulah kelima tips dalam keuangan untuk menyongsong tahun 2016 ini. Pengaturan keuangan, pencegahan kecelakaan dan persiapan di masa depan adalah kunci utama dalam membuat kesehatan keuangan yang baik. Jangan sampai anda tertimpa masalah keuangan karena persiapan yang kurang.

No comments:

Post a Comment