Saturday, February 27, 2016

5 Kelebihan Membeli Reksadana Daripada Berinvestasi Sendiri

Di era yang modern seperti sekarang berinvestasi merupakan sebuah kebutuhan. Pada instrumen saham kita dapat berinvestasi sendiri atau berinvestasi melalui manajer investasi dengan membeli produk reksadana. Sekarang ini banyak agen penjual reksadana dengan berbagai macam produk yang sesuai dengan tujuan investasi kita. Adanya reksadana saham, reksadana campuran ataupun reksadana pasar uang yang memiliki risiko berbeda-beda.
Keuntungan Reksadana
Reksadana Memberikan Keuntungan Besar Dalam Jangka Panjang

Berinvestasi dengan membeli reksadana memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dapat kita dapatkan saat berinvestasi secara mandiri. Kelebihan itu sendiri seperti manajemen waktu, pikiran ataupun manajemen portofolio yang sangat membantu para investor. Reksadana menggunakan manajer investasi sehingga kita berinvestasi seperti dalam keadaan autopilot tanpa perlu campur tangan dari kita sendiri. Lebih lengkapnya mari kita simak kelebihannya secara mendalam:

1. Modal Kecil
Berinvestasi di reksadana sekarang ini hanya memerlukan dana yang kecil. Anda bisa memulai berinvestasi hanya bermodalkan beberapa ratus ribu saja. Bahkan ada produk reksadana yang dijual dengan harga 50-100 ribu saja. Modal yang kecil inilah yang bisa membuat anda dapat berinvestasi secara dini dan rutin tiap bulan. Hal itu berbeda bila berinvestasi di deposito yang memerlukan dana minimal dan nilainya jutaan. Membeli saham juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Ketika membuka rekening saham saja membutuhkan dana jutaan rupiah. Saham-saham blue chip juga berharga mahal sehingga sulit dijangkau oleh kita. Dengan reksadana kelemahan tersebut dapat diatasi.

2. Diversifikasi Asset dan Risiko yang Lebih Rendah
Produk reksadana terdiri dari berbagai macam campuran dari saham hingga asset yang berbeda. Hal itu terutama dalam reksadana campuran, asset reksadana campuran terdiri dari saham dan obligasi. Sedangkan pada reksadana saham terdiri atas saham-saham berbeda yang telah dianalisa secara fundamentalnya dengan mendalam. Hal itu karena terdapat peraturan yang mengharuskan reksadana untuk berdiversifikasi. Reksadana tidak diperbolehkan fokus ke dalam satu atau dua saham saja, jumlah maksimal dalam pembelian saham adalah 10% dari aset yang ada, Diversifikasi ini sangat baik karena dapat menurunkan risiko dalam portfolio investasi. Kebanyakan orang yang berinvestasi secara mandiri hanya fokus ke dalam satu atau dua saham saja sehingga menimbulkan risiko yang besar terhadap portofolio investasinya. Dengan membeli reksadana maka otomatis dia sudah melakukan diversifikasi untuk menurunkan risiko investasi

3. Faktor Likuiditas yang Baik
Kelebihan dalam membeli reksadana adalah dana investasi anda lebih likuid alias mudah dicairkan. Anda bisa menjual reksadana dalam periode yang singkat tanpa harus memperhatikan penawar saham yang ada dalam portfolio tersebut. Dana biasanya dapat dicairkan dalam tempo waktu 1-5 hari tergantung dari kebijakan agen penjual reksadana tersebut. Hal itu jauh berbeda jika anda menginvestasikan dana anda di deposito yang membutuhkan waktu jatuh tempo agar tidak terkena penalti. Di pasar modal juga terdapat saham-saham yang kurang likuid sehingga anda tidak dapat mencairkan dana anda dengan cepat apabila sedang membutuhkan dana.

4. Manajemen Profesional
Ketika anda membeli reksadana maka yang mengelola dana anda adalah manajer investasi yang sudah memiliki sertifikasi untuk mengelola dana investasi. Manajer tersebut sudah melalui ujian yang disyaratkan untuk menjadi wakil manajer investasi. Orang itu sudah paham dengan risiko dan teknik dalam berinvestasi sehingga dana akan dikelola dengan maksimal. Hal ini berdampak pada nilai investasi kita. Oleh karena itu secara jangka panjang reksadana memiliki imbal hasil yang besar.

5. Tidak Perlu Repot
Hal terbaik dalam berinvestasi di reksadana adalah kita tidak perlu repot dengan kegiatan analisa fundamental, teknikal ataupun makro ekonomi. Hal tersebut sangat menyita energi dan waktu yang besar, Belum lagi kita harus dihadapkan kepada keputusan investasi dengan kondisi yang ada maka itu bisa membuat kita stress. Dengan berinvestasi di reksadana maka kewajiban tersebut dapat diambil alih oleh manajer investasi. Oleh karena itu berinvestasi di reksadana bisa melepaskan diri kita dari PR yang harus dikerjakan oleh investor.

Kesimpulan:
Berinvestasi di reksadana memberikan keuntungan bermacam-macam yang sulit kita raih dengan berinvestasi secara mandiri. Manajemen reksadana yang profesional membuat reksadana cocok untuk investasi jangka panjang. Pengelolaan oleh manajer investasi membuat kita tidak perlu susah-susah untuk melakukan analisa yang mendalam dan menyita waktu serta energi yang besar

No comments:

Post a Comment