Friday, February 5, 2016

Pertumbuhan Ekonomi Q4 2015 yang Diatas Ekspektasi, IHSG Langsung Naik

Setelah mengalami perlambatan ekonomi secara berturut-turut akhirnya pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan dan kenaikan. Hari ini Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi ada Q4 2015 mencapai angka 5,04% hal tersebut jauh melebihi dari prediksi sebesar . Jadi total pertumbuhan tahunan pada tahun 2015 adalah sebesar 4,79% secara year on year. Pertumbuhan ekonomi pada Q4 2015 merupakan hal yang positif karena di tahun 2015 Indonesia hanya dapat membuat pertumbuhan ekonomi dibawah 5% yakni 4,71% pada kuartal I, 4,67% pada kuartal II dan 4,73% pada kuartal III.


Ekonomi Indonesia
Ekonomi Indonesia Mulai Menunjukkan Peningkatan


Perlambatan itu memang sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya dimulai dari tahun 2011. Pada tahun 2011 Indonesia masih membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2% . Oleh karena itu kenaikan pertumbuhan pada Q4 2015 adalah sebuah indikator yang sangat penting karena kenaikan pertumbuhan ekonomi ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia mulai pulih. Pertumbuhan ekonomi pada Q4 merupakan tonggak dalam trend pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik. Dengan adanya pemberitaan itu pasar pun langsung bereaksi positif. Pada hari ini IHSG ditutup menguat sebesar 2,85%. Ini menandakan bahwa investor merespon positif dari data pertumbuhan ekonomi yang telah dirilis oleh BPS.

Lalu bagaimana selanjutnya? Ekonomi Indonesia diprediksi akan menghentikan trend penurunannya dan membuat trand baru yaitu kenaikan pertumbuhan ekonomi. Untuk para investor ini adalah saat yang bagus untuk mulai masuk kedalam bursa karena bursa sudah menunjukkan tanda-tanda bullish. World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,3% pada 2016 dan 5,5% pada 2017. Ini adalah saat yang tepat karena peningkatan ekonomi akan membawa dampak yang positif pada mayoritas korporasi. Banyak korporasi yang mencetak kenaikan laba saat ekonomi membaik dan iklim bisnispun juga akan membaik.

Namun untuk investor yang lebih konservatif bisa menunggu data yang lebih meyakinkan yaitu data pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2016. Bila data tersebut memang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang meningkat maka memang cocok untuk memasuki bursa kembali. Walaupun ekonomi Indonesia mengalami perlambatan namun ekonomi Indonesia masih bertumbuh oleh karena itu IHSG masih mengalami kenaikan dari tahun 2011 hingga sekarang. Apabila memang Indonesia terbukti mampu untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya maka cepat atau lambat pasti bursa saham akan mengikutinya. Dengan kenaikan ekonomi yang lebih dari 5% maka IHSG pasti akan kembali ke posisi asalnya yaitu diatas 5000.


No comments:

Post a Comment