Monday, May 9, 2016

3 Saham Dividen yang Bagus untuk Dibeli pada Mei 2016

Seperti biasa saya akan memberikan rekomendasi saham yang bagus untuk dibeli karena dividennya. Saya memberikan rekomendasi saham dividen setiap bulannya karena saham dividen adalah jalan utama untuk meraih kebebasan finansial dan jika anda menginvestasikan sebagian dari pendapatan anda tiap bulan untuk membeli saham berdividen maka kebebasan finansial hanyalah perkara waktu saja. Teknik dollar cost averaging atau yang biasa disebut dengan mencicil adalah hal yang bagus dalam berinvestasi. Oleh karena itu saya merekomendasikannya tiap bulan.
Dividen bertumbuh
Dividen yang Sedikit Lama Kelamaan Menjadi Bukit

Bulan Mei merupakan bulan untuk menganalisa emiten-emiten di awal tahun karena pada bulan ini emiten mulai mengeluarkan laporan Q1 nya. Laporan Q1 emiten bisa anda lihat di website IDX bagian pengumuman emiten pada tab perusahaan tercatat. Meskipun sudah bulan mei namun belum semua perusahaan mengumumkan laporan keuangannya, kendati demikian sudah banyak pula emiten yang memberikan laporan keuangannya. Sehingga bulan Mei ini adalah saat yang tepat untuk hunting saham yang berkinerja bagus ataupun membuang saham yang berkinerja jelek di portofolio anda. Berikut saham dividen yang layak di koleksi:


1. Jaya Real Properti (JRPT)
Jaya Real Property
So far so good! Jaya Real Property membukukan kinerja yang bertumbuh dengan konsisten. Pada kuartal I ini JRPT masih membukukan laba yang bertumbuh yakni dari Rp 211 miliar menjadi Rp 241 miliar atau meningkat sebesar 14,2%. Saya sudah merekomendasikan saham JRPT di bulan Februari ketika harganya masih 600 dan sekarang harganya sudah mencapai 750. Kendati demikian saham JRPT masih layak dikoleksi karena masih di harga wajar dengan PER 11 dan dividen yield 2,3%

2. Waskita Karya (WSKT)
Waskita KaryaMeskipun Waskita Karya memberikan dividen yang kecil yakni 0,5% di harga 2500 namun bukan berarti kita memandang saham ini sebelah mata. Waskita Karya memiliki kinerja terbaik dari semua emiten konstruksi di Bursa Efek Indonesia. Kinerjanya di tahun 2015 bisa dikatakan hebat dengan labanya naik 2 kali lipat lebih dan kabar baiknya tren itu akan berlanjut di tahun 2016, terbukti dengan kinerja di kuartal I yang labanya yang meroket 10 kali lipat dan target dari manajemen WSKT sendiri. Wajar saja WSKT dihargai premium dengan PER 28. Bukan tidak mustahil WSKT akan melompati harga tertingginya dalam waktu dekat

3. Midi Utama (MIDI)
Midi UtamaMidi Utama atau yang biasa dikenal alfamidi membukukan kinerja yang flat di tahun 2015. Selain itu juga sahamnya termasuk saham yang tidak liquid sehingga sulit ditransaksikan. Namun dibalik itu semua MIDI di kuartal I membukukan laba yang meningkat 50%. Selain itu MIDI juga selalu memberikan dividen yang konsisten setiap tahun. Saat ini MIDI ditransaksikan pada 700 yang mencerminkan PER 15 dan dividen yield 2%. Saham ini hanya layak untuk investasi karena faktor likuiditasnya yang rendah tapi sekalinya naik bisa berpuluh-puluh persen.




Kesimpulan:
Ketiga saham itu dipilih berdasarkan kinerjanya yang mumpuni di Q1 2016. Kinerja yang bagus itu penting karena itu merupakan pendorong naiknya harga saham.

No comments:

Post a Comment