Wednesday, August 31, 2016

6 Aturan Agar Sukses dalam Berinvestasi di Saham Dividen

Berinvestasi pada saham yang memberikan dividen adalah jalan yang bagus untuk membuat pendapatan tetap dan membangun kekayaan. Meskipun investor mengambil risiko yang lebih besar dengan berinvestasi pada saham yang memberikan dividen, terdapat pula potensi keuntungan yang besar untuk didapatkan. Keberhasilan dalam investasi bukanlah ilmu sains, namun juga membutuhkan pengetahuan prinsip-prinsip dasar dari investasi. Inilah enam peraturan atau cara agar anda dapat meraih keuntungan dalam berinvestasi di saham yang menghasilkan dividen:
Investasi Dividen
Saham Dividen Memberikan Pendapatan Tambahan

1. Pilih Kualitas Daripada Kuantitas
Salah satu indikator pertimbangan investor dalam memilih saham yang memberikan dividen adalah dividen yield. Dividen yield merupakan persentase jumlah dividen dibandingkan harga saham yang sekarang. Dividen yield yang besar akan memberikan nilai dividen yang besar dibandingkan dividen yield yang kecil. Namun angka tersebut seringkali menjebak, karena biasanya dividen yang besar menandakan opini pasar yang pesimis terhadap saham tersebut. Bila perusahaan terlalu besar dalam memberikan dividen maka perusahaan tersebut akan kesulitan dalam melakukan pengembangan bisnisnya. Alih-alih menahan laba untuk mengembangkan bisnisnya, perusahaan tersebut malah memberikan dividen dalam jumlah yang besar kepada pemegang sahamnya. Pilihlah dividen yield dibawah 10% karena diatas 10% sangat berlebihan dan itu akan mengalahkan bunga dari obligasi.

2. Berinvestasilah pada Perusahaan yang Matang
Pasar saham bergerak seperti siklus dan memiliki kecenderungan untuk mengulanginya kembali di masa depan. Krisis finansial bisa terjadi kapan saja tanpa kita duga-duga. Oleh karena itu sebaiknya kita memilih perusahaan yang telah memiliki brand yang kuat serta perusahaan yang sudah besar dalam pasarnya. Perusahaan-perusahaan itu telah melalui berbagai rintangan perekonomian seperti krisis dan pelemahan ekonomi, dan perusahaan itu terbukti berhasil dalam melewati ujian perekonomian tersebut. Perusahaan yang telah matang juga secara konsisten dalam memberikan dividen setiap tahunnya bahkan meningkatkan jumlah dividennya.

3. Lihat Prospek dan Pertumbuhannya
Hal ini adalah hal yang mutlak untuk semua saham dan tak terkecuali untuk saham yang memberikan dividen. Mungkin ada perusahaan baru yang memberikan dividen yang bagus kepada investornya namun itu jangan membuat seorang investor langsung berinvestasi tanpa melakukan analisa. Disamping memperhatikan masa lalu dan masa yang sekarang investor harus melihat potensi perusahaan di masa depan karena itu menentukan kenaikan dividennya di masa depan. Inilah perbedaan antara growth investing dengan value investing. Daripada melihat nilai yang sekarang seorang growth investor akan melihat potensinya di masa depan. Seorang dividen investor harus cenderung menjadi growth investor untuk mengamankan nilai dividennya.

4. Cermati Rasio Dividennya
Rasio dividen dari suatu saham sangat menentukan keamanan dividen tersebut. Rasio dividen itu sendiri adalah rasio dividen dibandingkan oleh laba yang diperolehnya. Rasio ini tidak hanya memberi tahu investor seberapa besar jumlah yang diberikan namun juga seberapa besar laba yang dapat ditahan oleh perusahaan. Bila anda menemukan suatu saham yang memberikan dividen yield besar dan rasio dividennya pun juga sangat besar maka anda harus berhati-hati atau menghindar dari saham tersebut. Bila perusahaan tersebut mengalami penurunan laba maka bisa saja jumlah dividennya juga akan diturunkan dan itu adalah kabar buruk bagi investor.

5. Lakukan Diversifikasi
Mungkin ada yang berpendapat untuk berkonsentrasi kepada suatu saham atau suatu sektor dalam berinvestasi namun itu tidak boleh dilakukan dalam berinvestasi di saham dividen. Bila saham atau sektor tersebut dalam keadaan yang bagus maka dapat dipastikan labanya akan meningkat dan bisa membuat peningkatan pada dividennya juga. Namun apabila sektor tersebut terpuruk maka hancurlah investasi anda. Krisis financial dapat terjadi kapan saja dan bila semisalnya anda berinvestasi pada sektor keuangan saja maka nilai investasi anda akan hancur seketika. Kunci utama dari berinvestasi pada saham dividen adalah menjaga jumlah nilai dividen atau kalau bisa meningkatkannya. Oleh karena itu anda perlu melakukan diversifikasi keberbagai saham di berbagai sektor untuk memperkecil risiko.

6. Mengerti Kapan Menahan dan Melepas
Investor hebat seperti Warren Buffett sangat percaya untuk berinvestasi saham secara jangka panjang. Namun seperti investor pintar lainnya dia tahu kapan harus menjual sahamnya atau melakukan cut loss. Dalam berinvestasi pada saham dividen ada perbedaan antara menunggu untuk membuat investasi kita terbayar dan menunggu terlalu lama. Ini merupakan salah satu kesalahan ketika membeli saham yang sepertinya terlihat bagus namun pada kenyataannya emiten tidak mampu memberikan pertumbuhan yang bagus. Mampu untuk melihat saham yang akan jatuh adalah hal yang penting. Anda harus tahu kapan melakukan aksi dan kapan duduk diam manis sambil meminum kopi.

Kesimpulan:
Dengan cara yang benar berinvestasi pada saham yang memberikan dividen akan memberikan nilai yang besar pada portofolio investor. Kuncinya adalah bagaimana memilih saham yang memberikan potensi untuk tumbuh yang besar dan menjaga diversifikasi. Keenam aturan tersebut adalah hal yang pokok ketika berinvestasi pada saham dividen untuk meminimalisit risiko yang ada.

No comments:

Post a Comment