Sunday, August 28, 2016

Cara Membuat Budget yang Efektif

Apakah anda pikir budget hanya untuk orang-orang yang berpenghasilan rendah? Ubahlah pemikiran anda karena setiap orang harus memiliki planning dan budget dalam finansial mereka karena jika tidak maka kondisi finansial mereka akan menjadi berantakan. Mungkin bila anda memiliki gaji yang besar maka anda tidak perlu mengawasi setiap rupiah yang anda keluarkan. Namun membuat budget tetaplah bermanfaat untuk diri anda dan dompet anda tidak peduli dalam jumlah yang besar ataupun kecil.
Budgetting
Dengan Budgetting Kita Dapat Melacak Pengeluaran

Budgetting itu penting!
Orang-orang kaya adalah hal yang jarang dibandingkan dengan kebanyakan orang yang ada di seluruh dunia, mereka memiliki tabungan dalam jumlah besar dan tidak memiliki hutang. Budgetting akan membuat keadaan yang sama untuk orang-orang yang kaya tersebut. Bila tidak ada budgetting maka orang-orang kaya akan kehilangan kontrol dalam keuangan mereka dan menghambur-hamburkan uang sehingga mengurangi kekayaan mereka dan menambah hutang. Semakin dini anda mempersiapkan budgetting dan tabungan maka semakin keras uang akan bekerja untuk anda. Belanja yang besar, setiap hari makan di restoran dan sering memberi uang pada keluarga atau teman akan membuat pengeluaran anda menjadi membengkak.

Ini bukan berarti anda tidak boleh melakukan hal-hal tersebut tapi selalu mengontrol pengeluaran anda akan membuat anda memiliki uang yang lebih untuk ditabung ataupun diinvestasikan setiap bulannya. Bila seperti itu anda tidak akan merasa uang anda hilang secara tiba-tiba sebaliknya malah berlipat ganda. Membuat rencana dan mengontrolnya adalah faktor penting dalam menambah kekayaan. Menjalankan rumah tangga tanpa budget itu seperti menjalankan bisnis tanpa planning, tanpa tujuan dan tanpa arah.

Bila Pengeluaran Anda Lebih Kecil Maka Anda Dapat Berinvestasi Lebih Besar

Dengan menjalankan budget yang efektif, anda akan tahu dengan pasti jumlah uang yang anda simpan dan tabung. Menjaga budget bulanan dan berinvestasi untuk masa depan akan membuat perasaan nyaman untuk diri anda. Ada berbagai macam instrumen investasi yang bisa anda ambil mulai dari yang pasti-pasti seperti deposito atau yang lebih berfluktuasi seperti emas dan saham. Uang simpanan anda pun juga bisa untuk dibelikan properti atau berinvestasi di sebuah bisnis. Tentu saja pilihan itu harus dipikirkan matang-matang karena terdapat risiko yang berbeda-beda di dalamnya. Tapi setelah anda membuat budget, anda akan langsung dapat melihat akan dikemanakan uang berlebih anda sisa dari budget tersebut. Dengan ini mari kita melihat jalan terbaik untuk membuat sebuah budget bulanan yang membuat anda dapat memastikan uang anda bekerja untuk anda.

Memulai Membuat Budget

Membuat sebuah budget sangat bermanfaat untuk diri anda. Hal ini akan membuat anda memperhatikan pengeluaran yang memakai uang hasil kerja keras anda. Dengan memperhatikan seluruh pengeluaran anda setiap minggu atau bulan dengan aplikasi budget ataupun budget manual, anda mungkin akan lebih baik dalam menentukan jumlah pengeluaran, uang untuk ditabung dan diinvestasikan. Dengan memperhatikan semua hal tersebut maka berikut ini adalah cara untuk membuat budget yang efektif:

1. Catat Seluruh Pengeluaran Anda
Pikirkan seluruh pengeluaran bulanan anda dan catat kedalam sebuah buku. Mungkin anda harus membuat rata-rata dari itu semua tapi tak masalah. Pengeluaran itu meliputi semua pengeluaran rumah tangga (seperti makan, listrik, air dan gas), bulanan KPR anda, kredit kendaraan, service rumah, pembantu dan BBM kendaraan, kebutuhan anak anda, pendidikan anak, pengeluaran pulsa, membership, pembayaran kartu kredit dan pembayaran hutang lainnya. Akan lebih baik untuk mencatatnya kedalam aplikasi budget agar anda tahu semua yang ada di depan anda.

2. Catat Pengeluaran Lain yang Anda Keluarkan dalam Setahun Penuh Lalu Dibagi 12
Hal ini termasuk pajak (rumah dan kendaraan), service kendaraan seperti ganti oli dll, pengeluaran kesehatan yakni ketika anda atau keluarga anda sakit, uang amal dan pengeluaran liburan. Membagi menjadi 12 akan membuat anda mengerti pengeluaran tersebut setiap bulannya. Sehingga anda dapat menyisikan uang untuk pengeluaran tersebut setiap bulan.

3. Tambahkan Seberapa Besar Pengeluaran Anda dalam Beberapa Kategori
Lihat kembali catatan anda dan masukkan pengeluaran tersebut dalam beberapa kategori. Seperti kebutuhan pokok atau kebutuhan sampingan. Kebutuhan pokok seperti uang belanja rumah tangga bulanan dan kebutuhan sampingan seperti makan di restoran, uang ke salon, belanja di mall, travelling dan biaya hiburan. Analisa jumlahnya. Apakah anda senang dengan besaran yang anda keluarkan dalam setiap area? Bila tidak, pasang budget atau batasan menurut batas wajar anda. Kurangi pengeluaran yang anda rasa tidak terlalu perlu agar anda dapat membuat budget yang pas.

4. Catat Pemasukan Bulanan Setelah Pajak dan Kurangi Dengan Semua Pengeluaran di Atas
Bagaimana budget anda sekarang? Apakah pengeluaran anda lebih besar dari pemasukan anda atau apakah anda memiliki jumlah uang yang besar untuk di tabung atau diinvestasikan? Jika tidak, ini saatnya anda membuat perubahan pada rencana budget anda dengan mengurangi hal-hal yang tidak cukup anda butuhkan atau kurang penting. Ingat hemat pangkal kaya! Anda harus berusaha untuk mengurangi pengeluaran anda jika anda ingin menyisikan pendapatan dalam jumlah yang besar. Uang yang anda sisikan ini akan bermanfaat untuk anda di masa depan dan anda akan berterima kasih atas sikap anda di masa sekarang yang telah memikirkan masa depan.

5. Jaga Terus Budget Anda
Setelah anda membuat sebuah budget mulai lihat pengeluaran anda setiap hari untuk memastikan bahwa anda tetap mengontrol budget anda. Ini adalah hal yang paling sulit karena anda harus menahan diri anda dari pengeluaran kebutuhan anda. Sama seperti berpuasa anda harus menahan diri anda untuk tidak mengeluarkan uang pada hal-hal yang bersifat sebagai pemuas diri saja. Anda bisa menggunakan aplikasi budgetting yang banyak tersedia di playstore seperti wallet, expense manager dll.

Hukum 50/30/20 dan Dana Darurat
Pertama anda sebaiknya mempersiapkan dana darurat sebesar 6 bulan dari pemasukan anda. Selanjutnya adalah menerapkan hukum 50/30/20 untuk kebutuhan hidup anda. Hukum ini menyatakan bahwa 50% dari total penghasilan untuk kebutuhan rumah tangga dan makan, 30% untuk gaya hidup seperti hiburan dan travelling dan 20% untuk prioritas finansial seperti pembayaran hutang, tabungan dan investasi.

Setelah anda merasa nyaman dengan rasio pengeluaran anda maka rasio tersebut dapat berubah seiring waktu dan anda harus bisa semakin condong kepada menyimpan uang serta berinvestasi. Perlu diingat bahwa budgetting penuh dengan trial dan error, mungkin anda perlu mengganti budget anda setiap bulan sampai anda mendapatkan budget yang nyaman untuk kehidupan keluarga anda.

Kesimpulan:
Satu kelebihan yang besar dari budgetting adalah anda dapat berdiskusi atau membicarakannya dengan pasangan atau keluarga anda. Hal ini juga dapat membuat semuanya menjadi mengerti akan rencana keuangan anda sehingga terjadi kesepakatan bersama. Ini sangat penting karena masalah keuangan adalah hal yang paling menjadi masalah nomor satu di kehidupan rumah tangga. Tapi itu tidak mesti terjadi. Ketika anda belajar membuat sebuah budget dan mengevaluasinya bersama setiap bulan anda akan memiliki pandangan positif mengenai masa depan keluarga anda.

Budget juga bisa menjadi contoh untuk mendidik anak anda atau sanak saudara anda. Bila anda tidak ingin orang yang anda sayangi menghambur-hamburkan uang, pimpinlah mereka dan buatlah budget untuk mereka. Tidak perlu menutup-nutupi membuat budget dan menerapkannya adalah hal yang sulit. Namun itu juga seperti diet, anda harus bersikeras dan berniat dari diri anda untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

No comments:

Post a Comment