Tuesday, September 6, 2016

Dapatkan Keuntungan Dengan Menghiraukan Saham Anda

Bila anda adalah seorang investor yang ingin mendapatkan keuntungan di pasar saham maka jalan terbaik yang bisa anda lakukan adalah membiarkan saham anda. Dengan menghiraukan saham anda maka anda akan menghilangkan kemungkinan untuk bereaksi berlebihan dan membuat pilihan yang buruk. Pasar saham merupakan mesin yang sangat sulit diprediksi dan memiliki risiko yang besar. Bisa saja seorang investor akan kehilangan modalnya dalam jumlah yang besar karena pengaruh emosinya yang tidak tahan terhadap greed ataupun fear. Kedua sifat itu memang selalu menghinggapi seorang investor awam yang belum berpengalaman di dunia saham. 
Menghiraukan
Saham Bisa Naik dan Turun Dalam Waktu yang Singkat Tanpa Sebab yang Jelas
Anda Bisa Menghiraukannya

Investor yang memiliki kemampuan untuk menghilangkan emosi mereka ketika mengambil keputusan mereka dan menghiraukan kebisingan dari pasar saham memiliki kelebihan dibandingkan orang lain. Fluktuasi harga di pasar adalah sebuah realita, naik turunnya harga saham dalam jumlah yang besar dapat terjadi hanya beberapa jam saja dan dapat terjadi dalam hitungan yang banyak berkali-kali dalam setahun. Psikologi membuat investor secara alami mengalami stress di saat terjadinya fluktuasi harga tersebut. Kita menjadi sangat senang ketika saham kita naik dan depresi ketika saham kita turun. Kebanyakan orang membiarkan emosi tersebut merenggut logika mereka dan akhirnya membuat keputusan yang buruk. Investor yang tidak terpengaruh dengan kenaikan dan penurunan di pasar dapat menghiraukan pergerakan saham yang tidak jelas sembari mengambil keuntungan dari keserakahan dan kepanikan orang lain.

Benjamin Graham berkata:
"Pada dasarnya, fluktuasi harga memiliki arti yang penting kepada investor sejati. Fluktuasi harga memberikan kesempatan untuk membeli secara bijak ketika harga jatuh tajam dan bijak menjual ketika harga naik dengan jumlah yang besar"
Ketika harga saham tidak memberikan kesempatan yang dapat dimanfaatkan maka saham itu sebaiknya dihiraukan. Di tengah banyaknya berita tentang pasar saham dan berbagai website saham , orang-orang dapat mengecek portofolio investasi sahamnya secara online kapan saja. Yang menjadi masalah adalah terkadang harga saham bergerak lebih cepat ketimbang fundamentalnya. Investor yang membeli saham perusahaan yang memiliki fundamental dan bisnis yang kuat hanya akan dibuat gila oleh pergerakan sahamnya secara harian, mingguan atau bulanan. 

Mindset
Bayangkan saja apabila bila seorang pemilik rumah memiliki kemampuan untuk mengecek harga valuasi rumah miliknya setiap hari. Dia akan merasa seperti seorang yang jenius ketika harganya naik dan sangat khawatir apabila harganya turun. Namun untungnya hal tersebut sulit terjadi sehingga orang-orang kebanyakan menahan rumahnya untuk dijual dalam waktu yang lama. Oleh karena itu banyak investor yang lebih berhasil dalam berinvestasi di properti ketimbang di saham. Bila mereka berinvestasi di properti otomatis mindset mereka berinvestasi jangka panjang dan optimis bahwa harga rumah pasti akan tetap naik di masa depan. Hal itu sangat bertolak belakang ketika berinvestasi di saham, mindset mereka berinvestasi jangka pendek dan ketakutan jika harganya turun dalam. Seharusnya mental mereka tetaplah sama dalam berinvestasi yaitu tetap sama-sama optimis dan berinvestasi jangka panjang. Namun sekali lagi karena faktor psikologis maka itu merupakan penyakit yang sulit untuk dihilangkan.

Mr. Market atau Pak Pasar
Untuk mengekspresikan ketidaklogisan pasar Benjamin Graham membuat sebuah analogi yaitu pak pasar. Diumpamakan dalam pasar terdapat anda dan pak pasar sebagai partner bisnis anda. Di hari senin pak pasar menawar saham anda dengan harga yang tinggi namun tiba-tiba mood pak pasar berubah keesokan harinya dan dia menawar dengan harga yang jauh lebih rendah dan ia juga menawarkan barang yang sama dengan harga yang lebih rendah pula. Pak pasar merupakan orang yang tidak rasional dan harga yang ia tawarkan bisa berubah-ubah setiap hari. Secara normal jika ada orang yang seperti ini maka kita akan menjual barang kita ketika ia menawar dengan harga yang tinggi dan membelinya ketika ia menawarkan dengan harga yang rendah. Namun di dunia saham agak aneh karena bisa terjadi kebalikannya. Pak pasar itu sendiri adalah bursa saham yang selalu menampilkan saham yang naik dan turun. Dengan menghiraukan saham anda berarti anda juga menghindari dari jebakan pak pasar yang tidak rasional tersebut.

Bagaimana penerapannya?
Investor yang tidak membiarkan emosi mengontrol kebijakan mereka dalam membeli dan menjual saham memiliki kelebihan dibandingkan spekulator. Bila anda merasa sulit mengontrol emosi ketika melihat harga saham anda yang naik turun maka anda harus mengurangi waktu anda untuk mengecek harga saham. Jadi yang tadinya mengecek harian menjadi mengecek mingguan atau bulanan, mengapa? Agar tidak stress dan panik ketika harga saham turun padahal fundamental masih tetap bagus. Perlu diingat meskipun menghiraukan saham adalah salah satu cara namun kita tidak boleh menghiraukan saham kita sepenuhnya. Sudah kewajiban kita untuk mengecek laporan tiap kuartal saham kita namun disela waktu 3 bulan tersebut anda bisa membiarkan saham anda.

Kesimpulan:
Fluktuasi harga saham tidak mengenal yang namanya waktu karena dapat terjadi perubahan yang besar dalam waktu yang singkat. Kebanyakan harga saham dapat naik atau turun dalam jumlah yang besar tanpa suatu alasan yang jelas. Investor yang bijak akan membiarkan itu terjadi. Namun perlu dicatat bahwa adalah suatu kewajiban untuk mengecek kinerja perusahaannya tiap kuartal.

No comments:

Post a Comment