Friday, September 23, 2016

Saham Sari ROTI Sudah Mahal? Layakkah Untuk Hold?

Nippon Indosari Corporindo atau yang sahamnya bernama ROTI memproduksi roti dengan merek Sari Roti. Nama Sari Roti sudah lumayan terkenal di masyarakat Indonesia dan memonopoli pasar roti di Indonesia khususnya di swalayan. Prospek bisnisnya masih cerah. Namun di semester ini masih banyak kendala yang harus dihadapi oleh ROTI sehingga perlu adanya katalis positif untuk menggerakkan harga sahamnya. Berikut ini adalah ulasannya:
Pabrik Sari Roti
ROTI Masih Mengandalkan Kapasitas Produksi yang Ada
Berita Negatif
Belum Adanya Ekspansi
Pihak manajemen belum berencana melakukan penambahan kapasitas produksi maupun pembuatan pabrik baru. Sebabnya, rerata utilisasi masih di kisaran 50% hingga 55% dari 10 pabrik yang ada dengan kapasitas produksi terpasang mencapai 4 juta ptong roti per hari. Sejak awal tahun perseroan telah mengumumkan akan membuka pasar di Filipina dengan mendirikan satu pabrik di sana. Namun pembangunan pabrik tersebut baru akan dilakukan September 2016. Saat ini ROTI masih melakukan feasibility study untuk memastikan kapasitas produksi, produk yang tepat hingga nilai investasi di sana. Perusahaan industri makanan Sarimonde Foods Corporation, perusahaan patungan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) dan Monde Nissin Corporation diprediksi bisa memberikan konstribusi pada semester II/2017.

Serapan Anggaran yang Kurang
Serapan Belanja Modal ROTI baru 35%, Target Pertumbuhan Dikejar Paruh Kedua PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. pada semester I/2016 baru merealisasikan belanja modal  35% dari total Rp330 miliar yang dianggarkan tahun ini. Di sisi lain, perseroan akan mengejar pertumbuhan yang belum sejalan dengan target di sisa 2016.

Kinerja Flat dengan Target yang Moderate
Adapun kinerja keuangan pada semester I/2016, perseroan membukukan pendapatan bersih Rp1,2 triliun bertumbuh sekitar 15% dari periode yang sama tahun lalu Rp1,03 triliun. Untuk laba bersih perseroan pada paruh pertama tahun ini sebesar Rp129 miliar, terkatrol 9% dari tahun lalu Rp118 miliar. Jika mengacu target pertumbuhan perseroan, raihan tersebut belum sejalan dengan harapan. ROTI membidik pendapatan bertumbuh 20% dan laba bersih 10% tahun ini. Kinerja tersebut sangat terlihat kecil dari valuasi harganya yang memiliki rasio PE sebesar 29 di harga 1600. Namun karena ROTI berada di sektor makanan maka valuasinya yang premium masih wajar mengingat bisnis makanan sangat stabil.

Katalis Positif
Produk Baru
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) akan meluncurkan beberapa produk baru tahun ini untuk mendorong pendapatan. ROTI akan memproduksi 12 klasifikasi produk baru di semester kedua tahun ini dan 12 hingga 20 stock keeping units (SKU) di tahun depan. ROTI akan meluncurkan empat produk baru di kuartal ketiga 2016. Lalu sisanya baru akan diluncurkan di akhir tahun. Jumlah produk baru dua kali lebih banyak dibandingkan produk baru yang diluncurkan per tahun dari periode 2012-2015.

Kesimpulan:
Saham ROTI memiliki prospek yang bagus di masa mendatang namun di semester ini lebih banyak sentimen negatif daripada positif yang memberikan efek pada stagnannya harga saham ROTI. Valuasinya saat ini sangat mahal dibandingkan dengan kinerjanya yang melambat. Oleh karena itu saham ROTI kurang bagus untuk dikoleksi sekarang. Namun sentimen positif di tahun 2017 mungkin akan mendongkrak kinerja ROTI.

6 comments:

  1. Mas saya tertarik dengan artikelnya, saya tertarik untuk membeli saham roti mengingat posisinya sebagai pemegang pangsa pasar. Namun di harga berapa ya saha roti itu dikatakan murah atau layak dibeli ? Dan jika saya menunggu hingga akhir tahun apakah akan lebih baik mengingat rumor kemungkinan adanya kenaikan suku bunga the fed ?
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat ini saham ROTI sudah sangat mahal. Saham ROTI bagus di 1200-1300 namun bisa diakumulasi untuk investasi jangka panjang.

      Delete
  2. Mas saya mau Tanya, kira" saham apa saja ya yang punya fundamental bagus tapi harganya masih murah ? karena saya mau mulai berinvestasi di saham nih :D

    Terima kasih yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak saham murah berfundamental bagus seperti BBYB,BJBR,WSKT,AISA dll. Tapi tentu saja harga saham tidak selalu senantiasa naik dan butuh kesabaran yang besar untuk menuai hasilnya

      Delete
  3. sekarang mulai memble harga sahamnya

    ReplyDelete