Wednesday, October 12, 2016

Hati-Hati Terhadap Kenaikan Harga TRAM

Dalam pekan ini Bursa Efek Indonesia digegerkan oleh bangkitnya TRAM dari harga bawahnya yakni 50. Hanya dalam seminggu Tidak sampai seminggu harga saham TRAM sudah naik 90%. Bahkan harga saham TRAM sempat menyentuh titik 118 yang artinya naik sebesar 136%! Bila anda memiliki uang Rp 10 juta dan semua dibelikan saham TRAM saat tertidur di harga 50 maka uang anda sekarang sudah menjadi Rp 19 juta. Sungguh hal yang luar biasa apabila kita sudah memegangnya di harga 50. Namun perlu diketahui bahwa TRAM sudah tertidur di harga 50 selama 4 bulan. Siapa yang tahan mengoleksi saham yang tidak tahu kapan akan terjadi kenaikannya? Oleh karena itu TRAM merupakan saham yang penuh dengan spekulasi.
Logo TRAM Trada Maritime


TRAM Saham Penuh Spekulasi

Kenaikan saham TRAM merupakan hal yang diluar dugaan karena telah tertidur lama di harga 50. Dulu banyak orang berspekulasi mengenai saham ini saat harganya mengalami kenaikan dari tahun 2009 hingga tahun 2014. Banyak pula yang terjebak di tahun 2014 karena harganya yang jatuh dengan sangat signifikan di tahun 2015. Bayangkan saja, saham TRAM sudah jatuh dari harga tertingginya 1800 di tahun 2014 hingga level 50 di tahun 2015. Karena pergerakan saham yang tidak wajar tersebut BEI mensuspen saham TRAM dan malah membuat saham ini menjadi anjlok dalam. Di tahun 2015 pun masih banyak investor yang berspekulasi mengenai saham TRAM ini karena dalam sehari TRAM bisa naik hingga puluhan persen dan turun hingga puluhan persen juga. Oleh karena itu saham ini dijuluki TRAMpolin.

Pergerakan Karena Bandar
Kenaikan harga saham TRAM sangat tidak wajar karena kondisi perusahaan yang masih kurang bagus. Hutang TRAM sangat besar dan TRAM pernah dinyatakan default di tahun 2014 karena tidak mampu membayar hutangnya di tahun 2014. Hal itu juga yang membuat harga sahamnya anjlok di tahun 2014-2015 karena ketakutan investor. Saat turunpun harga saham TRAM masih menunjukkan kenaikan 10-30%. Ada bandar di balik saham ini yang menaikkan dan menurunkan saham TRAM hingga menyentuh level 50. Menurut Creative Trader melalui artikel ini, bandar sudah melakukan akumulasi saham TRAM di harga 50-an. Sekarang harga saham TRAM sudah naik besar dan artinya bandar untung besar. Bandar akan bersiap-siap untuk melakukan profit taking dan investor retaillah yang menjadi korbannya.

Harga Batubara yang Naik
Kenaikan harga batubara yang signifikan di tahun ini mungkin menjadi sebab kenaikan harga saham TRAM. Pasalnya saham TRAM bergerak di bidang transportasi pengangkutan batu bara lewat kapal. Kenaikan harga batu bara menjadi salah satu indikator positif yang menopang saham ini. Investor mungkin berspekulasi bahwa kenaikan harga batu bara akan membuat keuangan TRAM menjadi lebih baik.

Kesimpulan:
Kenaikan harga saham TRAM di akhir-akhir ini menimbulkan kegemparan di Bursa Efek Indonesia karena sempat tertidur di harga 50 dalam waktu yang cukup lama yakni 4 bulan. Pergerakan saham tersebut dimainkan oleh bandar dan ditopang oleh sentimen positif dari kenaikan harga batubara. Kenaikan saham TRAM memang menggiurkan namun investor dan trader perlu hati-hati dalam mengoleksi saham ini jika tidak memiliki pengetahuan yang besar akan bandar di saham ini sehingga tidak nyangkut karena ikut-ikut.

No comments:

Post a Comment