Saturday, October 15, 2016

Pengertian dan Definisi Saham LQ45

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) selain memiliki Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga memiliki indeks yang bernama LQ45. Indeks LQ45 adalah indeks yang berisi 45 saham terpilih yang memiliki likuiditas tinggi sehingga mudah untuk diperdagangkan. Nama LQ sendiri memiliki arti LiQuid dan angka 45 memiliki arti 45 saham yang berada di dalamnya, adapula nomor 45 dipilih karena merupakan simbol tahun kemerdekaan bangsa Indonesia tahun 1945. Indeks LQ45 terbitkan pada bulan Februari 1997. Namun untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100. 
LQ45
LQ45 Cocok Untuk Trading Karena Likuiditasnya yang Tinggi
Kriteria dari pemilihan 45 saham yang ada di LQ45 adalah sebagai berikut:
1. Masuk dalam 60 besar perusahaan yang memiliki nilai kapitalisasi terbesar dalam 12 bulan terakhir
2. Masuk dalam 60 besar perusahaan yang memiliki nilai transaksi perdagangan saham terbesar dalam 12 bulan terakhir.
3. Sudah listing di Bursa Efek Indonesia setidaknya minimal 3 bulan
4. Memiliki keuangan yang baik, prospek yang bagus dan nilai transaksi yang besar serta frekuensi perdagangan yang tinggi.

Karena kriteria tersebut tidak sembarang saham bisa masuk ke LQ45, saham yang ada harus berkapitalisasi besar dan sangat likuid sehingga mudah untuk trading. Sehingga banyak yang menyarankan untuk memperdagangkan saham yang ada di LQ45 ketimbang saham yang lain.

Selalu Berganti
Saham LQ45 selalu berganti seiring waktu dan terus di update oleh Bursa Efek Indonesia. Itu artinya pasti ada saham yang masuk dan keluar dari LQ45. Saham dikeluarkan dari LQ45 karena tidak memenuhi keempat syarat yang telah ditentukan di atas dan terdapat saham pengganti yang lebih memnuhi syarat untuk masuk ke dalam saham LQ45. Misalnya saja ada saham yang telah masuk ke dalam LQ45 namun terjadi penurunan yang besar dari saham tersebut secara jangka panjang yang mengakibatkan nilai kapitalisasinya menjadi kecil. Karena tidak memenuhi syarat kapitalisasi maka saham tersebut dikeluarkan dari LQ45. Hal lain terjadi karena penurunan nilai transaksi yang menurunkan likuiditasnya juga yang merupakan faktor penting dari LQ45 dan mungkin prospeknya yang menjadi suram sehingga bisa membahayakan para investor.

Tidak Selalu Bagus
Kendati saham LQ45 merupakan saham blue chip dan memiliki nilai transaksi yang besar sehingga mudah untuk diperdagangkan serta dinilai memiliki prospek yang bagus, saham LQ45 tidak selamanya memiliki prospek yang bagus seperti yang biasa orang katakan. Ada saham yang dulunya LQ45 namun sekarang nilainya turun terus karena kinerjanya yang buruk. Hal itu dialami oleh Bumi Resources (BUMI) yang dulunya merupakan saham yang ada di LQ45 karena nilai kapitalisasinya yang besar serta likuid. Kendati saham BUMI telah dikeluarkan dari LQ45 namun banyak investor yang mengalami kerugian karena berinvestasi di saham ini. Saham yang berada di LQ45 sudah pasti sangat likuid namun belum tentu memiliki prospek yang cerah. Jadi jangan dibutakan oleh sebutan Blue chip dan LQ45 karena blue chip bisa menjadi gorengan dan bisa juga keluar dari LQ45.

Kesimpulan:
Saham LQ45 layak dilirik untuk yang suka menjual belikan saham dengan cepat karena faktor likuiditasnya yang tinggi. Namun saham LQ45 tidak terlepas dari risiko investasi dan prospeknya bisa saja berubah seiring berjalannya waktu.


No comments:

Post a Comment