Monday, July 24, 2017

7 Ilmu Keuangan yang Harus Anda Miliki Ketika Berumur 30 Tahun

Ketika usia anda menginjak 30 tahun mungkin anda akan merasa ini adalah masa-msa kejayaan dalam kehidupan. Di masa ini orang menjadi tumbuh ke tahap dewasa sesungguhnya dan berada pada produktifitas puncak dalam bekerja. Namun sepertinya di usia ini orang harus berhati hati karena sebenarnya di usia ini sudah setengah perjalanan menuju masa pensiun yang umumnya berada pada umur 60-an. Mungkin anda merasa hari tua masih jauh namun apa salahnya mempersiapkan untuk kebaikan di masa mendatang? Ini waktunya bagi anda untuk berhenti menghambur-hamburkan uang seperti di umur 20-an dan mengurangi pengeluaran untuk menambah aset anda di masa depan.
Financial Plan
Mulailah Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran Anda


1. Jalankan Budgetting dengan Sungguh-Sungguh
Kebanyakan orang muda dewasa mulai memikirkan tentang budgetting, menggunakan aplikasi budgetting dan membaca beberapa artikel tentang pentingnya budgetting. Namun hanya beberapa orang saja yang benar-benar menjalankan budgettingnya dengan sempurna. Ketika anda berumur 30 maka ini waktunya untuk berhenti wacana saja dan mulai benar-benar mengalokasikan pemasukan anda ke dalam budgetting serta mengontrol setiap pengeluaran yang ada. Bila anda terbiasa mengeluarkan pengeluaran yang tidak berfaedah seperti merokok atau camilan di malam hari maka anda sebaiknya meninggalkannya. Selain secara ekonomis baik, hal tersebut juga baik untuk kesehatan. Kunci penting dalam budgetting adalah tahu dimana arah pengeluaran anda untuk mengambil keputusan yang baik. Tidaklah masalah untuk berbelanja atau berwisata selama pengeluaran tersebut masih masuk ke dalam alokasi budget dan tidak mengurangi nilai yang masuk ke tabungan anda. Mengetahui kebiasaan pengeluaran anda akan membantu anda dalam mengurangi pengeluaran

2. Berhenti Menghabiskan Gaji Anda
Seringkali anda menyadari bahwa gaji anda habis di akhir bulan dan tidak ada yang tersisa untuk ditabung apalagi lebih celaka bila anda harus berhutang untuk memenuhi kebutuhan di akhir bulan. Perlu diingat bahwa orang-orang yang kaya tidak berada pada posisinya yang sekarang dengan menghabiskan pemasukannya setiap bulan. Faktanya, banyak miliarder yang lahir berkat usaha sendiri, membelanjakan pemasukannya dengan serendah mungkin. Dalam buku "The Millionaire Next Door" yang dibuat Thomas J. Stanley diketahui bahwa kebanyakan miliarder atas usaha sendiri mengendarai mobil bekas dan tinggal di rumah yang normal pada umumnya. Dia juga menemukan bahwa orang-orang yang mengemudikan mobil mahal dan mengenakan baju mahal sebenarnya tenggelam dalam hutang-hutang, kehidupan mereka yang royal tidak dapat sejalan dengan gajinya. Mulailah dengan hidup dengan 90% pemasukan dan menabung 10% sisanya. Langsung kurangi pemasukan anda 10% dan simpan ke dalam tabungan masa depan anda agar tidak kelewatan jika sewaktu-waktu lupa. Lalu seiring berjalannya waktu anda bisa menambah persentase pemasukan untuk tabungan anda dan mengurangi pengeluaran. Idealnya, kita harus hidup dari 60-80% pemasukan dan sisanya 20-40% digunakan untuk menabung dan berinvestasi.

3. Buatlah Target Keuangan
Apa target keuangan anda dalam beberapa tahun ini? Bila tidak ada maka duduk dan pikirkan baik-baik. Segala aktivitas membutuhkan target untuk mendapatkan arah yang jelas. Tulislah target-target anda dan pikirkan bagaimana cara mencapainya. Anda akan kesulitan dalam mencapai target anda bila tidak menulisnya di dalam sebuah catatan dan tidak membuat rencana. Contohnya bila anda ingin jalan-jalan ke luar negeri maka berhenti bermimpi dan buatlah sebuah rencana kedepan untuk mewujudkannya. Cari tahu berapa biaya liburannya dan hitung berapa banyak uang yang harus anda tabung setiap bulan untuk mewujudkannya. Mimpi anda untuk jalan-jalan ke luar negeri akan tercapai dalam satu atau dua tahun jika anda berada pada rencana dan menabung yang benar. Hal ini berlaku untuk hal yang lain seperti membayar hutang atau membeli barang.

4. Ketahui Situasi Hutang Anda
Banyak orang yang merasa tidak khawatir dengan hutang-hutangnya di umur 30-an. Orang-orang yang memiliki hutang kredit rumah, kendaraan atau kartu kredit membuat pembayaran hutang menjadi hal yang biasa di kehidupannya. Anda mungkin melihat bahwa berhutang adalah hal yang normal. Sebenarnya anda tidak perlu hidup hanya untuk membayar hutang-hutang saja. Hitung berapa banyak hutang diluar cicilan rumah dan buat sebuah budget untuk membantu menghindari menambah hutang yang baru. Ada berbagai macam metode dalam membayar hutang salah satunya adalah snowball effect. Catatlah seluruh hutang anda dari yang terkecil hingga yang terbesar. Bayarlah pembayaran minimum untuk seluruh hutang anda terkecuali hutang yang terkecil. Untuk hutang yang terkecil, masukkan banyak uang anda untuk membayarnya setiap bulan. Targetnya adalah membuat hutang yang terkecil itu terbayarkan dalam beberapa bulan dan lanjut ke hutang yang selanjutnya. Membayar hutang dapat memiliki efek yang signifikan terhadap keuangan anda. Anda akan memiliki ruang yang bebas untuk budget karena beban cicilan dan bunga yang hilang dan anda bisa memiliki nilai yang lebih untuk menabung.

5. Buatlah Dana Darurat
Sebuah dana darurat sangat penting untuk keuangan anda. Bila anda tidak memiliki dana darurat maka anda akan lebih condong untuk mengambil dari tabungan, investasi atau berhutang untuk membantu membayar kerusakan kendaraan dan gangguan kesehatan yang tak terduga. Langkah pertama adalah membangun dana darurat ke level minimum Rp 10 juta. Dengan menyisihkan uang Rp 500 ribu setiap bulannya ke dalam dana darurat maka anda akan mencapainya dalam waktu 20 bulan. Namun dana darurat dapat berbeda-beda dengan kesanggupan seseorang yang juga berbeda-beda. Disarankan untuk menyimpan dana 3 bulan dari total pengeluaran yang ada, ada pula yang menyarankan 6 bulan.

6. Jangan Lupakan Pensiun
Kebanyakan orang memasuki umur 30 tanpa ada satu perak pun untuk dana pensiunnya. Bila anda ingin tabungan ratusan juta maka anda harus menabung mulai dari sekarang. Berhenti menunggu kenaikan gaji untuk menyimpan uang. Di umur 30-an, anda masih memiliki waktu yang cukup untuk menabung ataupun berinvestasi jadi jangan sia-siakan kesempatan ini. Menabung Rp 1 juta perbulan dalam waktu 20 tahun dan menaruhnya dalam bentuk deposito akan membuat nilai tabungan anda Rp 250 juta tanpa terkena dampak inflasi. Kesusahan anda di masa muda akan menjadi pondasi yang kuat untuk ketenangan di hari tua.

7. Mulai Berpikir Investasi Jangka Panjang
Mungkin di awal-awal anda berinvestasi anda berpikir untuk mendapatkan keuntungan yang cepat dalam jangka pendek. Namun sebenarnya risiko itu lebih cocok untuk ditanggung oleh orang muda dewasa umur 20-an. Untuk yang berumur 30-an keatas harus memahami dengan risiko yang ada karena ada tanggungan keluarga juga dibaliknya. Satu dua kesalahan besar dalam trading bisa meludeskan portofolio anda yang dibangun bertahun-tahun. Anda bisa memilih untuk berinvestasi jangka panjang karena waktu masih di pihak anda dan risiko yang moderat dibandingkan investasi jangka pendek. Anda akan terkejut di hari tua bahwa saham-saham yang anda miliki naik berkali-kali lipat di masa mendatang.

Kesimpulan:
Dari ke tujuh pemikiran tersebut sebenarnya bertuju kepada matematika sederhana yaitu memperbesar penyimpanan dan memperkecil pengeluaran. Anda akan merasa takjub di masa depan jika pemikiran-pemikiran ini diimplementasikan secara nyata di keuangan anda. Bila anda benar-benar melaksanakannya maka dapat dipastikan masa tua anda akan lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak melaksanakannya.

No comments:

Post a Comment