Saturday, July 29, 2017

Ace Hardware (ACES) Terlihat Menarik untuk Jangka Panjang

Kinerja retail sedang lesu akibat adanya persaingan dengan para retail e-commerce. Persaingan retail ini berdampak besar terhadap kelangsungan pusat perbelanjaan salah satunya adalah Matahari Departemen Store (LPPF). Namun hal itu tidak berdampak signifikan terhadap retail yang menjual alat-alat  khusus seperti Ace Hardware yang menjual kebutuhan alat-alat pertukangan dan alat-alat rumah tangga. Anda akan kesulitan jika membeli secara online karena ukuran alat-alat rumah tangga yang cukup besar dan sangat jarang toko online yang menjual alat pertukangan. Seiring berjalannya waktu kebutuhan terhadap alat rumah tangga dan pertukangan akan terus meningkat karena bertambahnya orang yang memiliki rumah baru.
Logo Ace Hardware ACES
Logo Ace Hardware


Saya ingin membahas Ace Hardware (ACES) karena ini merupakan salah satu emiten retail terbaik di BEI yang selalu bertumbuh konsisten setiap tahun. Selain itu kinerja ACES pada Q2 2017 membuat saham ini menarik. Bisnisnya yang simpel seperti retail pada umumnya yang membuka gerai baru setiap tahun membuat ACES bagus untuk dianalisa. Berikut adalah analisa mengenai ACES yang layak dilirik untuk investasi:

1. Kinerja Konsisten Setiap Tahun
Setiap tahun penjualan ACES meningkat disertai dengan peningkatan laba bersih. Penjualannya meningkat rata-rata 11% pertahun dan Laba bersihnya meningkat rata-rata 12% pertahun dalam 4 tahun terakhir. Dari sini kita bisa melihat bahwa ACES secara konsisten membukukan pertumbuhan double digit. Same store sales growth (SSG) ACES di tahun 2016 adalah sebesar 1,4% sedikit lebih besar dibandingkan tahun 2015 yang sebesar 0,5%.

2. Ekspansi yang Konservatif
Tahun 2016 Ace Hardware membuka 13 gerai baru dan di akhir tahun 2016 tercatat bahwa Ace Hardware memiliki 129 gerai yang tersebar di 34 kota di Indonesia. Manajemen ACES sangat menjaga kehati-hatian dalam berekspansi dengan selalu memonitor perekonomian Indonesia. Selain berekspansi manajemen ACES juga menutup gerai-gerai yang kurang produktif.

3. Kinerja Q2 2017 yang Bagus
Dalam publikasi laporan keuangan Kuartal II 2017 ini ACES membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,73 triliun meningkat 18% dibandingkan dengan periode 2016 yang sebesar Rp 2,31 triliun. Laba bersihnya juga meningkat sebesar dari Rp 232,72 miliar di 2016 menjadi Rp 326,,74 miliar atau meningkat sebesar 40%. Laba bersih per saham dasar meningkat dari Rp 13,96/lembar menjadi Rp 19,22/lembar atau meningkat 37,5%.


4. Valuasi Saham

Saat ini di harga 1200 saham ACES mencerminkan PER sebesar 28 dan PBV sebesar 6,75 yang berarti harganya sangat premium namun mengingat saham ACES seringkali diperdagangkan dengan PER diatas 20 maka valuasi ACES saat ini masih tergolong wajar apalagi mengingat kinerja Q2 ACES yang bagus.


5. Prospek yang Cerah Secara Jangka Panjang

Seperti yang sudah saya jelaskan bahwa kebutuhan akan alat rumah tangga akan meningkat setiap tahunnya. Pertumbuhan ekonomi dan ekspansi developer perumahan akan membuat semakin berkembangnya industri rumah dan itu akan meningkatkan kebutuhan akan alat pertukangan. Saat ini Ace Hardware memiliki 134 gerai yang tersebar di Indonesia. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan dengan jumlah gerai Ace Hardware di Amerika Serikat yang mencapai 4.000 gerai. Ini artinya Ace Hardware masih memiliki peluang untuk terus tumbuh dan berkembang di Indonesia.
Penampakan di Dalam Ace Hardware

Kesimpulan:
Saham ACES sangat menarik untuk dikoleksi secara jangka panjang. Kinerjanya yang konsisten setiap tahun serta prospeknya yang cukup cerah di masa depan membuat saham ini layak untuk dimasukkan portofolio investasi. Namun sepanjang tahun ini saham ACES mengalami kenaikan yang cukup besar dan membuat harganya menjadi sangat premium. Kemungkinan saham ACES akan mengalami koreksi dalam jangka pendek namun dalam jangka panjang saham ACES akan naik lebih tinggi lagi jika didukung oleh kinerjanya yang tetap konsisten.

No comments:

Post a Comment