Minggu, 09 Desember 2018

Segeralah Berinvestasi Karena Waktu Anda Adalah Aset yang Paling Berharga

Banyak orang menunda berinvestasi dengan berbagai macam alasan. Mulai dari merasa masih terlalu muda, ingin menikmati kehidupan terlebih dahulu, tidak memiliki modal ataupun berbagai macam alasan klasik lainnya. Namun sebenarnya dalam investasi hal yang paling penting adalah waktu dan semakin lama anda menunda investasi maka anda akan kehilangan aset yang paling berharga yaitu waktu itu sendiri. Pepatah mengatakan "Waktu Adalah Uang" dan hal tersebut memang benar adanya bahkan lebih baik lagi jika diganti "Waktu Menghasilkan Uang". Tidak peduli seberapa kecil anda memiliki modal untuk investasi jika anda mampu melipatgandakannya maka hasilnya akan menjadi besar. Proses perlipatgandaan itu memang terbukti terjadi namun hal itu membutuhkan waktu sebagai penggantinya.
Waktu

Semakin Lama Anda Berinvestasi Hasilnya Semakin Besar
Dalam investasi waktu itu sangat berharga karena seiring berjalannya waktu nilai portofolio anda akan membesar jika bertumbuh secara konsisten. Dengan menggunakan konsep compound interest maka nilai portofolio investasi anda akan bertumbuh seiring berjalannya waktu. Misalkan saja pertahun nilai portofolio anda bertumbuh sebesar +20%/tahun maka di tahun ke 10 nilai portofolio anda akan meningkat sebesar 519% dan di tahun ke 20 nilainya akan menjadi 3.734% dibandingkan saat memulai berinvestasi. Oleh karena itu sangatlah penting waktu dalam proses berinvestasi semakin lama horizon investasi anda maka semakin besar nilai dari investasi anda.

Perlu Pengalaman Dalam Mempelajari Pasar
Jika anda menunda berinvestasi maka anda akan kehilangan peluang untuk mempelajari pasar secara langsung. Mungkin mempelajari pasar bisa dilakukan tanpa melakukan investasi yaitu dengan mencermati harga dan berita-berita yang ada. Namun investasi saham membutuhkan lebih dari itu, faktor emosi sangat mempengaruhi dalam menentukan berhasil atau tidaknya seorang investor dalam berinvestasi. Menggunakan uang virtual dan menggunakan uang yang asli akan jauh berbeda rasanya terutama ketika seorang baru mulai dalam berinvestasi. Mungkin penurunan -20% dalam sebuah simulator tidak membuat anda sedih namun hanya penurunan sebesar -10% dalam portofolio anda akan membuat anda stress berat. Itu karena kurangnya pengalaman dalam menghadapi psikologi pasar dan anda membutuhkan pengalaman itu.

Melatih Mengelola Dana Secara Bertahap
Dengan memulai sesegera mungkin dengan dana yang kecil anda akan melatih diri menjadi seorang investor yang mengelola dana anda sendiri. Layaknya seorang manajer reksadana anda akan mengatur strategi untuk mengelola dana anda agar memberikan imbal hasil yang maksimal. Dengan memulai menggunakan dana yang kecil maka anda tidak akan kaget jika suatu waktu nilai portofolio anda turun. Lalu seiring berjalannya waktu anda bisa menambahkan modal ke dalam portofolio dan nilai portofolio anda akan berkembang seiring berjalannya waktu. Mengelola dana Rp 10 juta dengan Rp 100 juta akan terasa berbeda bagi yang baru memulai investasi namun jika seorang investor sudah berpengalaman maka mengelola dana berapapun akan terasa sama dan biasa saja.

Kesimpulan:
Waktu adalah aset yang paling berharga untuk seorang investor. Semakin banyak waktu yang tersedia maka semakin besar hasil yang akan didapatkan dalam investasi. Kebanyakan orang menunda untuk mengumpulkan modal yang besar terlebih dahulu hingga tua padahal waktu yang tersisa untuk melipatgandakan nilai portofolio semakin berkurang.

Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya

Sabtu, 08 Desember 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Desember 2018

Tahun 2018 pasar saham Indonesia (IHSG) mengalami penurunan yang sangat besar. Hal itu membuat banyak saham-saham menjadi lebih murah dibandingkan tahun lalu dan menciptakan peluang. Menariknya adalah di bulan 3 bulan terakhir IHSG sudah mengalami pemulihan dengan naik +7,8%. Ini menandakan hal yang bagus berpotensi terjadi di tahun 2019 yaitu reboundnya IHSG. Oleh karena itu membeli saham di tahun 2018 ini merupakan hal yang terbaik untuk dilakukan dan membuat memiliki posisi yang kuat untuk menghadapi tahun 2019.
Dividen

Minggu, 25 November 2018

Dalam Investasi Saham Informasi Adalah Kunci Utama

Apabila anda berinvestasi saham maka anda harus terus mengikuti perkembangan informasi. Hal itu karena dunia bisnis dan investasi sangatlah dinamis dan jika seorang investor tidak mengikuti perkembangan yang ada di pasar maka ia akan mengalami kerugian yang besar. Contohnya seperti kasus Tiga Pilar Sejahtera (AISA), dulu AISA memiliki fundamental yang bagus dan banyak investor yang memberikannya sebutan "The Next Unilever" tapi ternyata kemudian harganya jatuh karena skandal dan terjadi suspensi hingga artikel ini ditulis. Itu semua karena perubahan, bisnis selalu berkembang dan berubah, anda tidak bisa menyatakan berinvestasi lalu melupakannya karena perusahaan yang bagus pada saat ini belum tentu masih menjadi perusahaan bagus di masa depan.

Informasi

Sabtu, 17 November 2018

Jangan Langsung Terjun ke Dunia Investasi Saham

Banyak orang-orang ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam berinvestasi saham. Namun kebanyakan orang nekat untuk langsung menjajal berinvestasi saham ataupun trading tanpa belajar terlebih dahulu mengenai tipe investasi ini. Walaupun investasi saham memberikan imbal hasil yang sangat besar namun terdapat risiko yang besar juga di dalamnya. Hal itu berbanding lurus terhadap hukum risiko dan imbal hasil. Kebanyakan orang ingin mendapatkan keuntungan cepat dan melakukan strategi trial and error yaitu mencoba terlebih dahulu lalu belajar dari kesalahan dan memperbaikinya di masa yang akan datang. Dalam bisnis yang asli mungkin anda akan mendapatkan pelajaran banyak dengan metode tersebut namun cara tersebut adalah cara yang sangat tidak efektif di dunia investasi saham, yang ada anda bisa merugi besar dan bahkan tidak mendapatkan ilmu apapun dari kesalahan anda.
Terjun

Minggu, 11 November 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan November 2018

Bulan November adalah bulan yang bagus untuk mengakumulasi saham karena laporan keuangan emiten Q3 2018 sudah keluar. Rata-rata emiten di BEI pada tahun ini mencatatkan kinerja yang cukup bagus dengan pertumbuhan yang baik. Itu berarti pergerakan IHSG berbanding terbalik dengan kinerja emiten yang jelas-jelas sehat dan kuat untuk bertumbuh. IHSG pada tahun ini terkoreksi dengan cukup signifikan namun itu tidak disertai dengan penurunan kinerja emiten. Hal itu berarti ini merupakan peluang untuk membeli saham di harga yang jauh lebih murah.
Dividen

Pada bulan kemarin dalam sebuah artikel dibahas mengenai saham dividen yang bagus dibeli di bulan Oktober dan salah satunya adalah saham BBNI yang direkomendasikan di harga 7000 saat ini sudah naik ke harga 8000. Untuk IHSG pada tahun ini masih cukup tertekan sehingga investor saham harus cukup bersabar untuk di tahun ini, ibaratnya tahun ini merupakan tahun penurunan untuk IHSG. Berikut ini adalah 3 saham dividen yang bagus dibeli yang bisa menjadi acuan investor saham dalam menentukan pilihan:

Rabu, 10 Oktober 2018

Berinvestasi di Saham Bluechip Tidaklah Potensial

Jika ada kata-kata yang sering diucapkan oleh para praktisi saham maka itu adalah seperti ini "Belilah saham bluechip maka aman dan menguntungkan dalam jangka panjang!". Ilmu tersebut adalah ilmu umum yang menjadi dasar bagi orang-orang untuk membeli saham berkapitalisasi besar karena dinilai sangat aman. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam pernyataan ini karena pada dasarnya filosofi investasi dan toleransi risiko setiap orang berbeda-beda. Namun bila anda mengikuti cara ini maka anda akan melewatkan saham-saham yang lebih potensial.
Bluechip

Minggu, 07 Oktober 2018

Berinvestasilah di Saham Seperti Berinvestasi di Properti

Banyak orang menganggap bahwa investasi saham hanyalah mitos, money game atau perjudian sehingga banyak yang menganggap bahwa investasi saham sangat berisiko, uang anda akan hilang dalam sekejap. Hal ini memang benar adanya jika anda tidak mempelajarinya terlebih dahulu dan berpikir jangka pendek. Faktanya adalah kebanyakan orang yang bertransaksi saham bermental seperti penjudi dan berspekulasi. Mereka membeli saham yang kemungkinan naik berdasarkan pergerakan harga dan menjual rugi ketika harganya turun, tentu saja jika terus-terusan seperti itu modal anda akan cepat habis. Itu karena sistemnya sudah salah di awal, membeli berdasarkan pergerakan harga. They think they can outsmart the market, in fact the stock market will always outsmart them
Investasi Properti

Kamis, 04 Oktober 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan Oktober 2018

Sejak awal tahun hingga Oktober 2018 ini pasar saham Indonesia masih fluktuatif dan IHSG masih sulit untuk bangkit dari level tertingginya di awal tahun. Namun itu bukan berarti bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk berinvestasi, justru ini adalah waktu yang tepat dalam berinvestasi karena banyak saham yang terdiskon dan terlihat justru menarik. Mungkin banyak yang mengalami loss di tahun ini namun selama anda menahan saham anda tidak menjual sahamnya kerugian anda hanyalah fatamorgana. 
Dividen

Jumat, 28 September 2018

Menjadi Trader Tidak Tenang Sedangkan Menjadi Investor Hidup Tenang

Dilihat dari sisi psikologis menjadi trader memang terasa menantang. Setiap hari seorang trader akan memantau pergerakan harga saham dan mencari peluang yang ada baik saham yang sedang turun ataupun yang sedang naik. Pergerakan pasar yang fluktuatif atau volatilitas pasar menjadi kesempatan seorang trader untuk mendapatkan kesempatan mendulang cuan. Terkadang analisanya benar dan mendapatkan cuan namun terkadang pula realita tidak seindah ekspektasi sehingga pasar bergerak dari yang diharapkan dan seorang trader akan menderita kerugian. Sedangkan investor tetap tenang dalam menghadapi volatilitas pasar karena yang investor lihat adalah nilai intrinsiknya. Dalam artikel ini akan dibahas perbedaan beban mental yang dihadapi seorang trader dan seorang investor dalam menghadapi volatilitas pasar:

Frustrasi

Rabu, 26 September 2018

Lo Kheng Hong Akhirnya Cuan di Saham Petrosea (PTRO)

Investor saham Indonesia pasti sudah mengenal tokoh investasi legendaris di BEI yaitu Lo Kheng Hong. Jejaknya dalam berinvestasi sangat dikagumi dan banyak ditiru oleh para investor lainnya. Tapi jejak investasinya di saham PTRO menimbulkan banyak kontroversial karena harga sahamnya turun pasca dibeli oleh Lo Kheng Hong. Dalam sebuah artikel diceritakan bahwa Lo Kheng Hong mulai masuk di saham PTRO pada tahun 2013 yang saat itu harganya cukup turn besar dari tahun 2012. Perlu diingat bahwa Lo Kheng Hong adalah seorang yang kontrarian jadi dia membeli saham-saham yang dihiraukan pasar.

Lo Kheng Hong