Rabu, 19 Juli 2017

Pengertian Insider Trading, Salah Satu Indikator Saham yang Baik

Bila pertama kali mendengar istilah "Insider Trading" pasti kita bisa langsung tahu dengan cara mengartikannya secara kasar. Insider trading bila diterjemahkan menjadi perdagangan yang dilakukan oleh orang dalam. Orang dalam ini adalah orang yang memiliki informasi-informasi perusahaan yang tidak diketahui oleh publik. Informasi itu bisa jadi seperti informasi yang lebih cepat sebelum adanya pemberitaan tersebut atau informasi yang tidak dipaparkan kepada publik seperti masalah internal dalam perusahaan. Orang-orang yang memiliki akses terhadap informasi-informasi ini adalah insider. Biasanya insider merupakan bagian dari manajemen perusahaan seperti direksi, komisaris, general manajer dan lain-lain. Orang-orang ini memiliki akses terhadap informasi perusahaan secara real time tidak seperti investor publik yang hanya bisa melihat dari luar. Oleh karena itu insider sangat penting untuk diperhatikan.
Insider Trading
Manajemen Perusahaan Biasanya Memiliki Informasi
Non Publik yang Bisa Disalahgunakan untuk Keuntungan Pribadi

Manajemen perusahaan seperti direksi diperbolehkan untuk memiliki saham di dalam perusahaan dan di Amerika Serikat justru direksi dan CEO diberikan gaji berupa saham. Itu karena ketika perusahaan bagus harga sahamnya juga akan naik dan membuat aset pemegang saham naik. Ketika direksi juga memegang saham, mereka akan berusaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan lebih giat karena mereka berada di pihak yang sama dengan investor yaitu ketika saham naik mereka akan untung begitupula sebaliknya. Oleh karena itu banyak perusahaan di Amerika Serikat yang memiliki CEO bergaji 0 tapi bonus sahamnya melimpah.

Kelegallan Insider Trading
Sama seperti investor insider boleh memperjual-belikan sahamnya. Kegiatan jual beli inilah yang dinamakan insider trading. Sekilas terasa tidak adil bukan? Orang yang memiliki informasi di dalam perusahaan secara real time tentu akan lebih cepat tahu untuk mengambil keputusan investasi. Karena hal inilah maka insider trading dilarang di berbagai negara terutama di Amerika Serikat yang sangat ketat pengawasannya terhadap praktik insider trading. Kalau di Indonesia sebenarnya insider trading juga diatur di dalam UU No. 8 Tahun 1955, namun sejauh ini belum ada kasus besar di Indonesia yang bertemakan "Insider Trading". Pasar modal di Indonesia masih bisa dibilang muda tidak seperti di Amerika Serikat yang bisa dibilang muda. Tentu saja pasti ada oknum-oknum yang memanfaatkan celah di pasar modal ini untuk mendapatkan keuntungan. Meski demikian sebenarnya insider trading legal untuk dilakukan asal tujuan investasi tidak karena adanya informasi yang bersifat non publik.

Pada tahun 2003 di Amerika Serikat, Martha Stewart dinyatakan bersalah dalam kasus melakukan insider trading. Dia mendapatkan sebuah tip dari Peter Bacanovic, sorang broker di Merrill Lynch. Informasi Bacanovic ini didapatkan dari CEO ImClone System yaitu Samuel Waksal yang menjual seluruh sahamnya di perusahaan itu. Informasi itu berkaitan dengan perizinan dengan Food & Drug Administration (FDA) untuk pengobatan kanker yang bernama Erbitux. Bila perusahaan mendapatkan izin maka penjualannya akan bertambah yang mengakibatkan kenaikan harga saham begitu pula sebaliknya. Peter Bacanovic sudah tahu hasilnya dan menjual seluruh sahamnya. Beberapa hari kemudian FDA baru mengumumkan untuk menolak ImClone dan menyebabkan harga sahamnya turun 16% dalam sehari. Dari perdagangan ini Martha Stewart dan Peter Bacanovic mampu terhindar dari kerugian dengan menjual sahamnya sebelum penurunan. Tapi akhirnya informasi ini diketahui dan Martha mendekam 5 bulan di penjara sedangkan Bacanovic mendekam 7 tahun di penjara.

Insider Membeli itu Nilai Plus
Kendati insider trading illegal bila berkenaan dengan informasi non publik, insider trading boleh dilakukan bila tidak ada unsur tersebut. Maka dari itu hal ini bisa menjadi nilai plus dalam saham. Hal yang pasti adalah ketika direksi membeli saham perusahaannya mereka merasa bahwa perusahaan tersebut akan lebih baik di masa depan yang berarti harga sahamnya akan naik. Manajemen memiliki informasi-informasi perusahaan dan mereka lebih baik dalam menilai perusahaannya daripada investor pada umumnya karena mereka berada langsung dalam operasional perusahaan tersebut. Itu berarti apabila ada insider yang melakukan aksi pembelian saham maka bisa dibilang perusahaan tersebut undervalue dan mereka juga yakin perusahaan akan baik di masa mendatang.

Insider Menjual Belum Tentu Negatif
Jika insider membeli karena prospek itu bukan berarti mereka menjual karena tidak prospek. Seperti investor, ada berbagai macam alasan yang dapat terjadi ketika kita melakukan aksi jual saham. Entah itu karena kondisi perusahaan yang buruk (ini yang dikhawatirkan), kebutuhan akan sesuatu atau beralih ke investasi yang lain. Ketika insider melakukan penjualan maka belum tentu saham tersebut dinyatakan tidak bagus namun ketika insider melakukan pembelian maka anda harus melihat kondisi perusahaan tersebut karena siapa tahu perusahaan tersebut membaik. Hal itu karena mereka mempertaruhkan modal mereka dalam perusahaan tersebut yang membuat faktor safety dan nilai plus kepada investornya. Hal seperti insider selling terjadi pada saat keputusan Peter Lynch dalam berinvestasi di sebuah perusahaan hotel. Dia melihat fundamental dan prospeknya bagus namun dia juga melihat bahwa ada insider yang menjual sahamnya secara besar. Namun akhirnya ia mengabaikan indikator tersebut dan membeli banyak lembar sahamnya dan harganya naik puluhan kali dalam beberapa tahun kemudian.

"Ketika insider membeli saham perusahaannya yang buruk secara gila-gilaan, kau bisa memastikan bahwa perusahaan itu tidak akan bangkrut dalam jangka waktu setidaknya 6 bulan"
-Peter Lynch-

Kesimpulan:
Insider trading merupakan salah satu indikator yang baik dalam berinvestasi saham apalagi ketika insider melakukan kegiatan pembelian saham dalam jumlah yang besar. Kasus insider trading sangat sulit dideteksi karena bukti-bukti yang biasanya bersifat lemah. Pengaturan terhadap insider trading perlu ditegakkan untuk mencegah pemanfaatan informasi sebagai jalan untuk meraih keuntungan pribadi dan merugikan investor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar