Selasa, 01 Agustus 2017

5 Saham Dividen yang Bagus Untuk Dibeli Pada Agustus 2017

Awal bulan Agustus merupakan bulan yang bagus untuk membeli saham karena laporan keuangan Q2 sudah dipublikasikan. Investor dapat menilai perusahaan perusahaan yang memiliki kinerja yang bagus pada semester pertama ini. Kinerja yang bagus biasanya akan mendongkrak harga sahamnya ke level yang lebih tinggi. Peningkatan laba bersih yang baik juga akan menyokong tingkat pemberian dari dividen. Perusahaan yang memiliki laba bersih yang meningkat akan memiliki peluang untuk meningkatkan dividennya daripada perusahaan yang labanya stagnan.
Dividen

Di Bursa Efek Indonesia ada banyak saham yang memberikan dividen. Ada yang memberikan dividen dengan persentase yang besar dari harganya dan ada pula yang kecil. Investor sebaiknya menghindari jumlah dividen yang terlampau besar karena dividen itu sulit untuk berulang di tahun-tahun berikutnya sehingga tidak cocok untuk investasi jangka panjang. Dividen yang baik adalah yang jumlahnya normal tapi bertumbuh tiap tahunnya mengikuti laba dari perusahaannya. Pertumbuhan dividen yang terus menerus dalam bertahun-tahun akan membuat investornya balik modal hanya dari dividen tersebut. Langsung saja berikut adalah daftarnya:

1. Telkom Indonesia (TLKM)
Logo TLKMTelkom Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang rajin dalam memberikan dividen. Hal itu karena TLKM sudah menjadi salah satu saham blue chip di Bursa Efek Indonesia. Kendati perusahaannya sudah besar namun bukan berarti bahwa kinerjanya melambat. Malah dalam beberapa tahun terakhir TLKM mampu membukukan pertumbuhan double digit. Perkembangan internet yang pesat dimanfaatkan TLKM dengan sangat efektif dengan mengeluarkan produk Indihome. Kinerjanya pada Q2 2017 juga lumayan bagus yakni pendapatan meningkat 13,4% dan laba bersih meningkat 19,9% dari periode Q2 2016. Saat ini saham TLKM diperdagangkan dengan PER 24 di harga 4800 yang artinya lumayan premium dan memberikan dividen yield sebesar 2,9% dan nilai dividennya cenderung meningkat dari tahun ke tahun seiring kenaikan laba bersihnya.
 
2. BFI Finance (BFIN)
Logo BFINBila ingin melihat saham yang memiliki kinerja pertumbuhan yang konsisiten dan dividen yang meningkat secara konsisten juga maka anda harus melihat saham BFIN. Dalam tahun ke tahun pertumbuhan pendapatan dan laba bersih meningkat dengan rata-rata 19,5% dan 13% pertahun. Kinerja Q2 2017 pun juga masih bagus yakni pendapatan meningkat sebesar 20,9% dan laba bersihnya meningkat 104%! Di harga 520 saham BFIN mencerminkan PER 10 yang artinya sangat undervalue terhadap kinerjanya saat ini. Nilai dividennya meningkat dari tahun ke tahun dan sekarang ini nilai dividen yieldnya 5%. Lebih baik membeli saham BFIN daripada deposito karena selain dividen saham BFIN juga memberikan kapital gain 100% dalam setahun ini.



3. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM)
Logo BJTM
Walaupun kinerjanya bisa dibilang naik turun namun kinerja BJTM masih bisa dibilang stabil. Selain itu valuasi saham BJTM juga sangat murah meriah yang hanya memiliki PER 9 di harga 670 dan memiliki dividen yield 6,9%. BJTM memang terkenal royal dalam memberikan dividen namun meskipun memberikan dividen yang besar kinerjanya tetap bertumbuh. Semester I ini laba bersihnya meningkat 31,5%.


4. Astra Internasional (ASII)
Logo ASIIBlue Chip Astra Internasional ini merupakan emiten yang dikenal rajin dalam memberikan dividen. Kendati sering memberikan dividen belum tentu suatu saham layak dimasukkan ke dalam portofolio investasi. Kinerja ASII yang cemerlang tahun ini membuat saya memasukkan ASII ke dalam list saham dividen karena pada tahun-tahun sebelumnya kinerja ASII flat dan cenderung melorot. Namun pada Q2 2017 ini pendapatannya meningkat 11% dan laba bersih meningkat 31%. Saat ini di harga 7900 saham ASII mencerminkan PER 18 dan memberikan dividen yield 2,1%. Saham ASII bagus dikoleksi mengingat ASII memiliki track record dividen yang bagus dan selalu meningkat.

 5. Adi Sarana Armada (ASSA)
Logo ASSAAdi Sarana Armada merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyewaan mobil. Kinerjanya di tahun 2016 meningkat signifikan yakni naik 82% setelah mengalami penurunan laba di tahun 2015. Pada semester I ini kinerjanya bisa dibilang cemerlang, pendapatan meningkat 15,9% dan laba bersih meningkat 109%! Nilai dividennya yang Rp 7/lembar mencerminkan dividen yield sebesar 3,1% di harga 225. Valuasinya juga sangat murah, saham ASSA memiliki PER 12. Pertumbuhan labanya yang pesat jelas melebihi nilai valuasinya yang rendah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar