Selasa, 28 November 2017

Medco Energy (MEDC) Terlihat Menarik di Tengah Harga Minyak yang Rendah

Sejak tahun 2014 hingga sekarang harga minyak sudah turun 50% lebih dan stabil di harga $50/bbl. Bahkan harga minyak sempat menyentuh nilai dibawah $30/bbl di tahun 2016. Penurunan ini sebagai dampak dari perlambatan ekonomi global dan oversupply minyak di dunia khususnya di Amerika Serikat yang dengan teknologi barunya mampu memproduksi Shale Oil dan Shale Gas. Akibatnya jumlah cadangan minyak Amerika Serikat meningkat dengan signifikan akibat adanya temuan baru ini. Amerika Serikat yang tadinya sebagai negara pengimpor minyak bumi kini berubah menjadi negara yang mampu mengekspor minyak bumi. Penurunan harga minyak membuat banyak perusahaan minyak merugi dan kehilangan valuasinya. Hal itu tidak terkecuali terjadi pada Medco Energy sebagai produsen migas. Namun dalam 2 tahun ini keadaan mulai berbalik dan MEDC mampu memutar balikkan keadaan.
Logo MEDC Medco
Logo MEDC

Didirikan tahun 1980 Medco Energy sudah melewati siklus jatuh bangun yang sangat banyak. Harga saham MEDC juga mengalami siklus naik turun seperti emiten-emiten yang ada pada industri siklus terutama yang sangat bergantung pada harga komoditas yang diproduksinya. Pada penurunan harga minyak di tahun 2014 sangat berdampak pada kinerja Medco di tahun 2015 yang sangat negatif. MEDC mengalami kerugian lebih dari $180 juta di tahun 2015 yang membuat harga sahamnya turun lebih dari 75% hanya dalam setahun. Namun keadaan berubah di tahun 2016 ketika MEDC membukukan kinerja yang cemerlang yakni mampu membukukan laba bersih lebih dari $180 juta yang berarti kembali membayar hutang di tahun lalu yang merugi. Harga sahamnya akhirnya naik kembali di tahun 2016 sebesar 97% hanya dalam setahun. Hal ini menunjukkan bahwa Medco Energy merupakan perusahaan dalam kategori turnaround menurut Peter Lynch yaitu perusahaan yang tadinya rugi menjadi untung.
Kinerja keuangan MEDC Medco 2012-2016
Kinerja MEDC 2012-2016
Sumber: MEDC Annual Report 2016

Kinerja Q2 2017
Tidak hanya berhenti pada tahun 2016 saja, MEDC mampu menunjukkan kinerja yang bertumbuh di tahun 2017 juga. Pendapatannya meningkat 142% dan laba bersihnya meningkat 614% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Selain peningkatan yang signifikan MEDC juga semakin efisien dalam memperoleh profitabilitas yang ditunjukkan oleh banyak jenis profit margin yang meningkat dibandingkan periode 2016. Itu artinya MEDC mampu lebih efisien dalam beroperasi dibandingkan dengan periode 2016.
Finansial MEDC Q2 2017
Sumber: Presentasi MEDC 1H2017

Produksi dan Cadangan Migas yang Meningkat
Perusahaan minyak dan gas sangat bergantung pada laju produksi lapangan mereka karena itu merupakan sumber pendapatan utama. Semakin besar laju produksi maka semakin besar pula pemasukan yang diterima perusahaan migas (dengan catatan: untung di setiap bbl produksinya). MEDC boleh dikatakan dapat berbangga diri karena mampu meningkatkan produksi migas di tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Tercatat produksi minyak meningkat 17,6% dan gas sebesar 46,9%. Laju produksi bisa saja naik pesat namun bila jumlah cadangan tetap maka hal tersebut tidak akan dapat dilakukan dalam jangka panjang. Dalam hal ini MEDC mampu menghadapinya. Nilai cadangan migas MEDC pada Q2 2017 sebesar 322,8 MMBOE jauh lebih besar dibandingkan 267,7 MMBOE pada periode sebelumnya. Dapat dianalisa bahwa MEDC mempunyai operasional yang bagus di migas.
Produksi MEDC Q2 2017 vs Q2 2016
Sumber: Presentasi MEDC 1H2017

Valuasi yang Murah 
Kendati sudah naik dengan signifikan namun ternyata saham MEDC masih terlihat murah dan layak untuk dilirik. MEDC memiliki PER sebesar 3,5 dan PBV sebesar 0,9 yang membuat saham ini terlihat sangat undervalue jika dilihat dari kinerjanya dalam 2 tahun ini. Namun sifatnya di industri yang bersiklus membuat MEDC memiliki risiko bahwa kinerjanya akan berkurang sewaktu-waktu jika harga migas berubah turun secara signifikan. Namun risiko ini merupakan risiko yang terbatas dan valuasinya terlalu murah untuk diabaikan. Harga minyak diperkirakan akan stabil di $50 pada tahun depan dan malah diproyeksikan memiliki potensi untuk naik. Jika harga minyak naik maka saham MEDC juga akan mengikuti tren kenaikan komoditas produksinya.

Kesimpulan:
Saham MEDC yang mengalami penurunan signifikan di tahun 2015 rupanya adalah kesempatan untuk membeli di harga yang murah karena perubahan kondisi fundamental MEDC. Saat ini harga saham MEDC sudah naik ratusan persen namun masih terlihat sangat murah karena kinerja perusahaannya yang sangat bagus dalam 2 tahun terakhir. Valuasi yang rendah membuat saham MEDC terlalu sayang untuk diabaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar