Sabtu, 19 Mei 2018

Investasi Saham Ibarat Menanam Pohon

Banyak orang yang salah memberikan persepsi terhadap investasi pada saham. Orang-orang pada umumnya menilai bahwa saham merupakan sebuah perjudian dan menilai bahwa saham bisa diprediksi pergerakannya dan memiliki pola tersendiri. Kebanyakan orang tersebut akan melakukan sebuah tindakan jangka pendek dan menghiraukan dampak jangka panjang dari tindakannya. Namun sebenarnya berinvestasi pada saham adalah seperti halnya kita menanam pohon, imbal hasil terbesar adalah ketika kita telah lama memilikinya.


Jumat, 18 Mei 2018

Kinerja Pesat MCAS Selaras Dengan Valuasinya

M Cash Integrasi (MCAS) merupakan salah satu perusahaan startup yang melantai di BEI pada tahun 2017 lalu. Startup dinilai memiliki pertumbuhan yang sangat pesat dan itulah yang cocok untuk menggambarkan MCAS. Saat ini MCAS berada pada tahap pertumbuhan yang sangat pesat dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang meningkat hingga ratusan persen. Bayangkan saja di tahun 2017 pendapatan MCAS meningkat sebesar 255% dan laba bersihnya meningkat sebesar 185%. Sangat jarang menemui perusahaan di BEI yang dapat membukukan pertumbuhan secara triple digit secara konsisten dan kabar baiknya MCAS merupakan salah satu perusahaan langka tersebut. Kinerja pesat tersebut sepertinya akan berlanjut di tahun 2018 dan membuat MCAS layak untuk dipantau perkembangannya.

MCAS M Cash Integrasi

Kamis, 17 Mei 2018

Kinerja ERAA Meningkat Pesat Pada Q1 2018 Ditopang Kenaikan Harga Saham

Kabar menggembirakan untuk pemegang saham Erajaya Swasembada (ERAA) karena di tahun 2018 ini harga saham ERAA sudah naik 178% year to date hingga artikel ini ditulis. Kenapa harga ERAA bisa naik dengan sangat pesat? Jawabannya adalah memang karena valuasinya di harga 750-an teralu murah. Dengan harga 750 di tahun 2017 maka ERAA diperdagangkan dengan valuasi PER sebesar 8,2 dengan laba per saham di tahun 2016 yang sebesar Rp 91/lembar. Tentu saja hal ini murah karena ERAA selalu membukukan kinerja yang bertumbuh baik dari pendapatan maupun laba bersih secara double digit. Kesabaran investor ERAA membuahkan hasil yakni peningkatan harganya yang pesat di tahun 2018 ini. Namun lantas bagaimana sahamnya setelah mengalami kenaikan pesat ini? Apakah masih bagus untuk dibeli?

Gerai Erafone ERAA
Gerai ERAA

Pengaruh Pengeboman Teroris Kali Ini Berefek Cukup Besar

Dalam sepekan ini berita duka datang untuk Indonesia karena banyak terjadi serangan-serangan terorisme yang terjadi hanya dalam waktu seminggu ini. Pada hari Kamis 10 Mei 2018 terjadi kericuhan yang terjadi pada Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok. Kejadian tersebut merenggut nyawa 5 anggota polisi dan 1 terduga teroris selain itu polisi mengamankan ratusan narapidana yang ikut dalam kericuhan dan memindahkan mereka ke Nusakambangan. Beberapa hari kemudian yakni tepatnya di hari Minggu 13 Mei 2018 terjadi pemboman yang terjadi pada 3 gereja di Surabaya. Hingga kini pemboman tersebut telah merenggut belasan korban jiwa dan puluhan korban luka-luka. Ini merupakan salah satu kejadian terorisme terbesar dalam sejarah terorisme di Indonesia.

No Terorism

Senin, 14 Mei 2018

Dampak Pemboman Terorisme Terhadap Pasar Hanya Sementara

Pertengahan Mei 2018 ini merupakan waktu kelabu bagi Indonesia karena terjadi serangkaian tindakan terorisme yang terjadi dan menewaskan banyak korban jiwa termasuk aparat kepolisian. Ini merupakan salah satu tindakan terorisme terbesar di Indonesia dilihat dari rentetan kejadian dan korban jiwa yang ada. Oleh karena itu dampak yang dihasilkan dari serangkaian aksi terorisme kali ini akan lebih besar dibandingkan dengan bom sebelumnya seperti bom Sarinah atau bom dengan skala kecil yang lain. Setidaknya pemboman kali ini akan menjadi sentimen negatif IHSG pada bulan Mei ini karena masih adanya serangkaian serangan pemboman yang berlanjut.
No terrorism


Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Mei 2018

Akhir April ditutup dengan penurunan IHSG yang cukup besar yakni hingga -3,2%. Isu trade war, pelemahan rupiah membuat IHSG terperosok dengan sangat dalam sejak awal tahun 2018 yang membuat tahun 2018 merupakan salah satu start terburuk untuk IHSG. Namun karena hal ini pula saham-saham menjadi banyak yang terdiskon dan tidak terkecuali dengan saham-saham bagus yang secara konsisten memberikan dividen. Oleh karena itu penurunan IHSG bukanlah sebuah keburukan namun adalah peluang emas untuk mengoleksi saham-saham bagus di harga yang murah.
Dividen

Di Bursa Efek Indonesia ada banyak saham yang memberikan dividen. Ada yang memberikan dividen dengan persentase yang besar dari harganya dan ada pula yang kecil. Investor sebaiknya menghindari jumlah dividen yang terlampau besar karena dividen itu sulit untuk berulang di tahun-tahun berikutnya sehingga tidak cocok untuk investasi jangka panjang. Dividen yang baik adalah yang jumlahnya normal tapi bertumbuh tiap tahunnya mengikuti laba dari perusahaannya. Pertumbuhan dividen yang terus menerus dalam bertahun-tahun akan membuat investornya balik modal hanya dari dividen tersebut. Langsung saja berikut adalah daftarnya:

Sabtu, 05 Mei 2018

Review Bulanan Pasar April 2018

Pada sepanjang bulan April IHSG bergerak turun dengan sangat signifikan. Pada tanggal 2 April IHSG dibuka dengan nilai 6194 dan ditutup pada tanggal 30 April sebesar 5994 terkoreksi sebesar -3,2%. Untuk nilai tukar rupiah terhadap US Dollar bergerak melemah dari 13.741 pada 2 April menjadi 13.912 pada 30 April. Harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan di bulan April dari $64,9/bbl pada 2 April menjadi $68,5/bbl pada 30 April atau meningkat sebesar 5,5% dalam sebulan. Harga emas dunia bergerak fluktuatif dengan kecenderungan sideways dari $1.327/oz menjadi $1.316/oz sepanjang bulan April dengan kecenderungan turun di akhir bulan.
Review

Berikut ini adalah hightlight berita emiten di Bursa Efek Indonesia pada bulan April 2018:

Jumat, 04 Mei 2018

Enak Beli Saham Atau Properti? Mari Bandingkan!

Salam untuk semua pengunjung setia stockdansaham.com! Perkenalkan saya Zulbiadi Latief, cita-cita jadi analis saham terbaik untuk saham syariah he he!. Kali ini saya mau sedikit berbagi soal keunggulan antara investasi saham dengan property. Kira-kira enak beli saham atau properti?
Banyak yang bilang kalau investasi saham itu ‘high risk, high return’. Ya, memang betul demikian. Tapi sebenarnya ungkapan tersebut hanya cocok untuk orang yang belum paham sama sekali bagaimana cara membeli saham bagi pemula dan alur dalam bermain saham, istilahnya trader newbie.
Properti

Senin, 16 April 2018

Tren Harga Minyak Naik Akumulasi Saham Sektor Migas

Sepanjang tahun 2018 dari awal hingga saat ini harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan dari US$60,42/bbl menjadi US$66,81/bbl atau mengalami kenaikan sebesar 10,5%. Namun sebenarnya semanjak mengalami kejatuhan dari tahun 2014-2015 harga minyak mentah WTI mengalami tren kenaikan dari 2 tahun terakhir. Di tahun 2016 harga minyak mentah WTI sempat menyentuh angka US$33,62/bbl hingga di level sekarang yang ada di harga US$66,81/bbl berarti sudah mengalami kenaikan sebesar 98,72% sejak tahun 2016 hingga saat artikel ini dibuat. Kenaikan harga minyak diprediksi akan tetap berlanjut hingga memiliki potensi dapat menyentuh US$80/bbl. Oleh karena itu kenaikan harga minyak ini dapat digunakan sebagai momentum untuk berinvestasi pada saham-saham yang ada di sektor migas, namun tentunya dengan saham yang memiliki fundamental baik.

Rig Minyak

Minggu, 15 April 2018

Mengenal Peer To Peer Lending (P2P)

Zaman sudah sangat berkembang dan teknologi pun mulai merubah industri keuangan salah satunya adalah P2P. Peer To Peer Lending (P2P) merupakan salah satu inovasi dalam industri keuangan yang memungkinkan untuk individu dalam meminjam dan memberikan pinjaman secara online. Peminjam dan pemberi pinjaman akan ditemukan dalam sebuah platform yang bertindak sebagai perantara atau pihak ketiga. P2P merupakan salah satu inovasi yang memudahkan kita dalam meminjam uang dan mendapatkan keuntungan pula dalam meminjamkan uang. Ini akan merevolusi sistem birokrasi peminjaman yakni contohnya pada bank yang memiliki banyak persyaratan dan terkesan ribet. Hal ini juga bisa dijadikan sebagai instrumen investasi seperti halnya kita 
Konsep Peer To Peer Lending P2P
Konsep Peer To Peer Lending P2P


Menabung Saja Tidak Akan Membuat Anda Kaya

Pepatah mengatakan bahwa Rajin Belajar Pangkal Pandai dan Rajin Menabung Pangkal Kaya. Itu adalah salah satu pepatah yang sering kita dengarkan sewaktu kecil. Memanglah benar rajin belajar akan membuat anda pandai dan rajin menabung juga dapat membuat anda kaya. Namun pada kenyataannya rajin menabung saja akan sangat sulit mencapai pada tujuan akhir yakni menjadi kaya. Hal itu karena di dalam kehidupan nyata terdapat faktor-faktor penghambat jalan tersebut.
Menabung Juga Memiliki Masalah Tersendiri

Jumat, 13 April 2018

Musim Bagi-Bagi Dividen Lebih Baik Investasikan Kembali Saja

Saat ini di bulan April 2018 banyak emiten yang memiliki jadwal untuk membagi-bagikan dividen. Hal itu terutama terjadi pada saham perbankan dan konstruksi milik BUMN. Banyak investor yang menikmati kenaikan dividen pada saham perbankan dan konstruksi BUMN. Hal itu membuat investor yang memiliki sahamnya bisa mendapatkan nilai dividen yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Bagi investor pada umumnya dividen dirasa sangatlah kecil dan hanya menganggap bahwa dividen hanyalah sebagai "uang jajan" saja. Padahal dalam jangka panjang dividen bisa memberikan nilai yang besar terhadap investor. Hal itu karena dengan kenaikan laba yang lebih besar biasanya manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menetapkan nilai dividen yang lebih besar mengikuti pertumbuhan laba.
Investasi Dividen
Dividen Bisa Bertumbuh Menjadi Lebih Besar


Kamis, 12 April 2018

Perbandingan Valuasi Saham Perbankan Awal 2018

Pada tahun lalu yakni tahun 2017 saham-saham perbankan mengalami kenaikan yang sangat pesat. Rata-rata kenaikan saham perbankan blue chip bisa naik lebih dari 50% pada sepanjang tahun 2017. Tentu saja kenaikan tersebut terjadi karena saham perbankan di tahun 2016 sangatlah murah. Saham perbankan seperti BBRI, BBNI dan BBTN dihargai dengan PER dibawah 10 alias sangat murah jika dibandingkan dengan kinerjanya yang mencapai double digit. Namun karena kenaikan harga saham yang terjadi secara besar-besaran ini membuat harga sahamnya mulai terlihat mahal. Oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas mengenai valuasi saham-saham perbankan terutama saham dengan kapitalisasi yang besar dan status blue chip seperti BBCA, BBRI, BMRI, BBNI dan BBTN. 
Perbankan

Rabu, 11 April 2018

Teruslah Belajar Dalam Dunia Investasi Saham

Pernahkah anda merasa bahwa anda sudah banyak mengerti mengenai dunia saham maupun dunia investasi yang lain? Mungkin anda merasa bahwa karena sudah terjun di dunia saham selama bertahun-tahun hingga mengalami jatuh bangun di dunia investasi saham sehingga membuat anda menjadi percaya diri. Sebenarnya percaya diri tersebut sangatlah bagus karena dengan begitu anda akan berani dalam mengambil keputusan investasi dalam menentukan saham yang layak investasi. Namun seringkali kepercayaan diri tersebut menjadi bumerang yang menghambat investor untuk berkembang karena biasanya investor yang percaya diri dan berpengalaman tidak lagi belajar dengan membaca-baca buku mengenai investasi. Padahal di dunia investasi terutama saham semua pemain baik besar maupun kecil haruslah terus belajar.
Learning


Selasa, 10 April 2018

Pelajaran yang Dapat Diambil Dari Perang Dagang Amerika Serikat vs Cina

Dalam beberapa waktu terakhir ini terdapat pemberitaan bahwa pemerintah Amerika Serikat melakukan perang dagang dengan Pemerintah Cina terkait dengan pengenaan tarif impor terhadap barang-barang dari Cina terutama besi dan baja. Pemerintah Amerika Serikat dibawah kepemimpinan Donald Trump selalu membuat kebijakan yang berani dan ini merupakan salah satu dari kebijakan berani tersebut. Donald Trump merasa bahwa hubungan perdagangan dengan Cina merugikan Amerika Serikat oleh karena itu dibuatlah kebijakan ini untuk mengurangi nilai perdagangan dari Cina. Kebijakan perang dagang yang rencananya digunakan untuk memukul Cina ternyata menjadi senjata makan tuan karena ternyata Cina tidak tinggal diam dalam menyikapi kebijakan ini. Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat dipelajari mengenai perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat:
US Cina Trade War


Sabtu, 07 April 2018

6 Website Terbaik Untuk Informasi Mengenai Saham BEI

Bagi seorang investor informasi merupakan hal yang sangat penting karena informasi merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam berinvestasi. Kecepatan dalam mendapatkan informasi akan membuat investor bisa memutuskan sebuah keputusan investasi. Dengan teknologi internet yang sudah sangat berkembang saat ini mendapatkan informasi mengenai saham sangatlah mudah dan cepat. Di dalam sebuah website anda bisa mendapatkan berita terkini dalam sebuah perusahaan serta bisa mendapatkan peluang dari berita yang ada. Investor akan menemukan saham-saham baru yang potensial atau bisa juga mengatur portofolio sesuai dengan keadaan perusahaan yang sekarang. Informasi ini bisa didapatkan secara gratis tanpa perlu membayar dengan hanya mengunjungi website. Berikut ini adalah website yang bagus untuk informasi mengenai saham dan wajib investor saham untuk tahu:
Website

Jumat, 06 April 2018

Kinerja Tiphone Mobile di 2017 Kurang Bagus

Tiphone Mobile Indonesia (TELE) merupakan salah satu emiten yang yang bergerak dalam perdagangan handphone, voucher pulsa dan perdana serta berbagai layanan kebutuhan mengenai handphone. Pada 2 tahun yang lalu di tahun 2016 saya membuat artikel mengenai saham TELE yang terlihat prospektif untuk investasi di harga 600-an. Kini harga saham TELE sudah di level 800-an dan prospeknya tidak sebagus dulu. Perkembangan teknologi membuat kinerja TELE agak tertekan. Berikut ini adalah ulasan mengenai saham TELE:
Gerai TELE
Gerai TELE

Kamis, 05 April 2018

Right Issue MPPA Terlihat Tidak Menarik

Matahari Putra Prima (MPPA) merupakan perusahaan retail yang mengoperasikan gerai Hypermart. Dalam sebuah artikel saya sudah menjelaskan bahwa di tahun 2017 sektor retail sedang terpuruk terutama retail yang berbasis di supermarket. Perubahan gaya berbelanja masyarakat membuat emiten retail harus bisa berinovasi untuk mempertahankan kinerjanya. Hal buruk terjadi terutama di emiten yang satu ini. MPPA mencatatkan kinerja yang negatif di tahun 2017 dan itu membuat harga sahamnya terus turun sepanjang beberapa tahun yang lalu. Penurunan harga saham itu adalah hal yang wajar karena MPPA mencatatkan kinerja penurunan sejak tahun 2015. Sekarang ini MPPA ingin melakukan right issue untuk memperbaiki keadaan finansialnya. Rencananya perseroan akan menerbitkan 1,95 miliar lembar saham dengan nominal Rp 50 di harga Rp 410/lembar. Namun sepertinya right issue ini kurang menarik dan artikel ini akan membahasnya:

Hypermart MPPA
Hypermart Merupakan Produk Utama MPPA

Rabu, 04 April 2018

Tahun 2017 Emiten Retail Lesu

Emiten retail ternyata terbukti tidak bisa dikatakan sebagai emiten yang kebal terhadap ekonomi. Buktinya di tahun 2017 emiten retail membukukan kinerja yang menurun. Hal itu membuat berinvestasi di emiten retail juga memiliki risiko seperti halnya berinvestasi pada saham yang lain. Emiten retail yang didaulat sebagai perusahaan yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar karena dapat bertahan di segala ekonomi ternyata tidak demikian. Bahkan hal tersebut juga melanda kinerja dari emiten retail yang menyediakan berbagai macam kebutuhan sehari-hari yaitu Alfamart (AMRT).

Retail

Selasa, 03 April 2018

5 Kesalahan yang Dilakukan Oleh Investor Saham yang Pemula

Investor pemula memiliki semangat yang tinggi dalam berinvestasi saham. Optimis dan ingin mencari keuntungan yang besar merupakan ciri dari investor yang baru terjun dalam dunia saham. Hal itu karena investor pemula biasanya terjun ke dalam dunia saham karena mengharapkan untuk menjadi sukses dalam waktu yang cepat. Namun tentu saja realita tidak seindah dari ekspektasi yang dibayangkan. Alih-alih mendapatkan keuntungan yang besar seringkali investor saham yang baru terjun mengalami kerugian yang besar. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai kesalahan dasar yang dilakukan oleh investor saham pemula.

Kesalahan Investor
Setiap Investor Memiliki Kesalahan

Senin, 02 April 2018

5 Saham Dividen yang Bagus Dibeli pada April 2018

Akhir Februari ditutup dengan penurunan IHSG yang cukup besar yakni hingga -1,8%. Hal itu membuat sebuah peluang untuk membeli saham di harga yang lebih murah pada bulan Maret ini. Selain itu bulan Maret adalah bulan yang baik karena banyak perusahaan yang sudah mengeluarkan laporan tahun penuh 2017. Dengan melihat laporan keuangan full 2017 maka dapat dijadikan acuan untuk mengatur portofolio kita diawal tahun. Penurunan harga saham yang besar di bulan Maret 2018 membuat banyak saham bluechip menjadi menarik untuk dikoleksi.
Dividen


Abaikan Kenaikan Harga Saham TAXI

Sejak bulan Februari hingga Maret 2018 harga saham Express Transindo (TAXI) sudah naik lebih dari 3 kali lipat dibandingkan harga terendahnya di 50. Kenaikan harga saham ini cukup fantastis karena dalam 2 bulan saja investor yang membeli di harga 50 akan mendapatkan keuntungan lebih dari 300%! Namun sejatinya kenaikan harga saham ini tidak disertai oleh fundamental yang meningkat ataupun membaik. Dulu dalam sebuah artikel saya membahas mengenai hancurnya harga saham TAXI yang sudah turun dari harga tertingginya di 1500-an di tahun 2014 hingga menyentuh level 180-an di tahun 2016. Itu artinya saham TAXI sudah turun 90% dalam jangka waktu 2 tahun saja dan malah sempat berada di level terendah untuk saham yaitu 50. Kendati sekarang harga sahamnya meningkat kembali hingga level 150-an namun prospeknya tidak terlihat membaik.

Taxi Express

Minggu, 01 April 2018

Review Bulanan Pasar Maret 2018

Pada sepanjang bulan Maret IHSG bergerak turun dengan sangat signifikan. Pada tanggal 1 Maret IHSG dibuka dengan nilai 6605 dan ditutup pada tanggal 29 Maret sebesar 6188 terkoreksi sebesar 6,3%. Untuk nilai tukar rupiah terhadap US Dollar bergerak sideways dari 13.782 pada 1 Maret menjadi 13.748 pada 30 Maret. Harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan di bulan Maret dari $61,5/bbl pada 1 Maret menjadi $64,9/bbl pada 29 Maret atau meningkat sebesar 5,5% dalam sebulan. Harga emas dunia bergerak fluktuatif dengan kecenderungan sideways dari $1.319/oz menjadi $1.325/oz sepanjang bulan Maret dengan kecenderungan turun di akhir bulan.
Review

Jumat, 30 Maret 2018

Mencoba Memprediksi Pasar Dalam Jangka Pendek Itu Sulit

Bagi anda yang merasa bisa untuk memprediksi pasar dalam jangka pendek ataupun memprediksi bahwa akan terjadi bear market atau bull market maka anda belum berada di dalam pasar dalam jangka waktu yang lama. Banyak analis ataupun pakar-pakar profesional yang mencoba untuk memprediksi pasar namun banyak prediksi yang meleset. Bahkan para manajer portofolio aset saham banyak yang memprediksi dengan salah. Mereka memiliki aset yang besar dan data yang berlimpah untuk dianalisa namun prediksi mereka seringkali meleset dibandingkan dengan benar. Bahkan George Soros yang menghancurkan Bank of England dan perekonomian Asia Tenggara bisa salah memprediksi pergerakan harga saham perusahaan teknologi di akhir 1990-an. Lalu bagaimana dengan kita orang biasa yang tidak memiliki banyak data? 

Berpikir Keras

Kamis, 29 Maret 2018

Jangan Menangkap Pisau yang Jatuh

Di dalam dunia investasi terutama saham ada istilah yang cukup populer yaitu "Jangan menangkap pisau yang jatuh, kamu akan terluka". Di dunia nyata hal itu akan terlihat cukup masuk akal dan sangat berbahaya dan begitupula di dalam investasi saham. Menangkap saham dengan karakteristik pisau yang jatuh akan memberikan kerugian yang besar terhadap investor dan jumlahnya tidak sedikit. Saham dengan karakteristik ini biasanya mengalami penurunan yang tidak dapat diprediksi dan itu akan menyebabkan nilai investasi anda berkurang. Tentu saja saham dengan karakteristik ini akan berbeda dengan saham yang hanya terlihat dihiraukan pasar karena saham dengan karakteristik pisau yang jatuh memiliki cerita negatif di dalamnya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai saham seperti apa yang masuk dalam kategori ini dan efek negatifnya terhadap investor.

Menangkap Pisau yang Jatuh

Baru IPO Kinerja Panca Budi Idaman (PBID) di 2017 Terlihat Menarik

Panca Budi Idaman (PBID) merupakan salah satu emiten yang IPO di tahun 2017 yaitu tepatnya Panca Budi listing perdana di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 Desember 2017. Mungkin banyak dari anda yang tidak mengenal perusahaan Panca Budi ini. PBID merupakan perusahaan yang memproduksi plastik dengan merek yang terkenal di industrinya yaitu Tomat, Wayang dan Bangkuang. Plastik yang diproduksi adalah plastik biasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga untuk membungkus makanan atau plastik kantung belanja. Industri plastik terus berkembang dan menurut perseroan Indonesia merupakan negara yang memiliki pengguna plastik per kapita yang kecil. Panca Budi sendiri merupakan perusahaan yang menjadi pemimpin di industri plastik ini sehingga kinerjanya layak untuk dicermati.
Logo PBID Panca Budi


Rabu, 28 Maret 2018

ASSA Mencatatkan Kinerja yang Bagus di Tahun 2017

Adi Sarana Armada (ASSA) merupakan perusahaan yang menyediakan jasa penyewaan mobil. ASSA sudah mengeluarkan laporan keuangannya untuk tahun 2017 penuh dan hasilnya tidak berbeda jauh dengan kenaikan di laporan Q3 2017. Adi Sarana secara konsisten mencatatkan kinerja pertumbuhan dan hal tersebut mendongkrak pendapatan serta laba bersihnya. Dalam tiga tahun terakhir pendapatan ASSA selalu bertumbuh dan itu merupakan hal yang bagus. Kendati mengalami penurunan laba pada tahun 2015 namun saat ini ASSA mencatatkan kinerja yang selalu bertumbuh. Manajemen memproyeksi bahwa bisnisnya akan tetap bertumbuh di tahun 2018 selain itu kendati laba bersihnya naik pesat harga sahamnya masih di hargai murah sehingga layak untuk dianalisa.
Kantor ASSA Adi Sarana Armada

Selasa, 27 Maret 2018

Uber Sudah Menyerah Kini Tinggal Grab dan Gojek di Indonesia

Baru-baru ini muncul berita resmi bahwa Grab sudah bersiap untuk meninggalkan pasar Indonesia. Tidak hanya Indonesia manajemen mengatakan manajemen juga berniat untuk hengkang dari pasar Asia Tenggara. Ini adalah hal yang sangat ironis mengingat Uber merupakan salah satu perintis moda transportasi online yang pertama di Indonesia sejak 2014. Memang saat ini persaingan sangat ketat untuk ketiga perusahaan ini. Apalagi Uber telat dalam berinovasi di pasar Indonesia yang sedikit unik yaitu banyaknya pengendara motor. Uber akhirnya menyerahkan pasar Asia Tenggara kepada Grab dengan penggantinya yaitu saham Grab sebesar 27,5% diberikan kepada Uber. Aplikasi Uber di Asia Tenggara hanya berlaku hingga 8 April 2018 selebihnya aplikasi tersebut sudah tidak dapat digunakan namun bisa di negara lain selain Asia Tenggara.
Uber Telat Masuk ke Bisnis Ojek
Uber Telat Masuk ke Bisnis Ojek

Apakah Benar Hutang Indonesia Mengkhawatirkan?

Akhir-akhir ini sering kita dengar pemberitaan bahwa hutang Republik Indonesia kita tercinta ini sangatlah besar dan mengkhawatirkan. Hutang pemerintah digadang-gadang mencapai Rp 4.000 triliun! Wow! Nilai itu terdengar sangat fantastis dan ada juga yang bilang bahwa hutang tersebut akan terbawa hingga anak cucu dan generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan. Melihat hutang yang jumlahnya ribuan triliun tidak ada yang bisa bilang bahwa hutang tersebut berjumlah kecil karena nilai tersebut bisa membiayai APBN hingga bertahun-tahun. Sudah puas dengan melihat besarnya hutang Indonesia maka anda perlu melihatnya dari sisi yang berbeda. Bagi anda yang merasa hutang Indonesia sangatlah besar maka anda belum mempelajari perekonomian secara menyeluruh dan melihat bagaimana negara-negara lain dalam mengelola hutangnya. Oleh karena itu dalam artikel ini akan dibahas hutang Indonesia dari segi ekonomi dan bukan hanya tentang nominal.
Hutang Indonesia Semakin Bertambah


Senin, 26 Maret 2018

Emiten Semen Masih Belum Bisa Bangkit di 2017

Nasib malang menimpa emiten semen yang memiliki kinerja penurunan dalam beberapa tahun belakang ini. Hampir semua emiten semen yaitu Semen Gresik (SMGR), Indocement (INTP), Holcim (SMCB), Semen Baturaja (SMBR) mencatatkan laba yang menurun dan fundamental emiten semen semakin tidak terlihat bagus. Pelemahan daya beli dan penurunan penjualan membayangi emiten semen dan hal itu diprediksi tidak berubah banyak di tahun 2018. Emiten semen akan memulihkan keadaan di tahun 2018 dengan efisiensi namun kebutuhan semen yang masih kurang bagus akan membayangi kinerja emiten semen di tahun 2018.

Semen Oversupply

Bank Victoria (BVIC) Mencatatkan Kinerja Bagus di Tahun 2017 Namun Harganya Normal

Baru-baru ini Bank Victoria merilis kinerja keuangan fullnya untuk tahun 2017 penuh yang diiklankan pada koran Investor Daily. Bank Victoria ini sendiri merupakan bank kecil yang masih masuk dalam kategori bank Buku II (modal inti Rp 1-5 triliun) karena bank Victoria hanya memiliki modal di kisaran Rp 2,8 triliun untuk saat ini. Bank yang kecil masih memiliki potensi untuk lebih bertumbuh dibandingkan dengan bank yang sudah besar dan masuk dalam kategori bank Buku IV (modal diatas Rp 30 triliun). Oleh karena itu kinerja dari bank kecil layak untuk diperhatikan dan tidak terkecuali untuk saham BVIC.

Logo Bank Victoria BVIC

Minggu, 25 Maret 2018

Mengapa Harga Saham Perusahaan yang Bagus Harus Naik?

Anda pasti sudah tahu bahwa berinvestasi di perusahaan yang bagus akan memberikan imbal hasil yang besar dalam jangka panjang. Namun banyak investor yang tidak sabar dalam memegang saham dan berusaha untuk memperoleh keuntungan yang cepat dengan trading sehingga mereka menjual saham-saham perusahaan bagus dengan cepat padahal memiliki potensi yang besar di masa depan. Pernahkah anda memikirkan tentang filosofi sebuah saham di perusahaan yang bagus? Mengapa saham di perusahaan yang memiliki bisnis dan keuangan yang bagus memiliki saham yang naik secara jangka panjang? Saham di perusahaan yang bagus naik dalam jangka panjang bukanlah sebuah kebetulan melainkan memang sebuah keharusan. Jadi mau tidak mau jika perusahaan mencatatkan kinerja yang bagus maka nilai sahamnya harus naik! Saya bold karena memang itu adalah sebuah keharusan dan kewajiban untuk harga saham. Di artikel ini saya akan mencoba membahas mengapa saham di perusahaan yang bagus dan bonafid mau tidak mau harus naik sedangkan mungkin sentimen negatif bisa menghambatnya.
Fundamental Naik Harga Naik
Nilai Fundamental Naik Harga Saham Juga Akan Ikut Naik

Sabtu, 24 Maret 2018

Siklus 10 Tahunan Membayangi IHSG di 2018

Dari awal tahun hingga Maret ini pasar saham global telah terkoreksi secara besar-besaran. Di Amerika Serikat indeks S&P 500 sudah turun -4% dari awal tahun di Eropa indeks FTSE turun -9,5%. Di wilayah Asia indeks Nikkei 225 turun -12,3% dan Shanghai Composite index turun -5,8%. Sedangkan IHSG sendiri sudah turun -2% dari awal tahun. Bisa dibilang kuartal pertama pada tahun 2018 ini bursa baik domestik maupun global mencatatkan kinerja yang negatif. Ketidakpastian global semakin meningkat dan ancaman siklus 10 tahunan kembali mengancam Bursa Efek Indonesia dan terlihat semakin nyata. Siklus 10 tahunan ini dianggap sebagai siklus ekonomi untuk pasang dan surut serta pola dari bursa saham.

Krisis Crisis

Jumat, 23 Maret 2018

Laba Link Net (LINK) 2017 Sesuai Ekspektasi

Kemarin PT Link Net Tbk (LINK) telah mengeluarkan laporan keuangan untuk tahun penuh 2017. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi dengan memberikan layanan berupa jasa koneksi internet dan tv kabel. Kemarin setelah LINK memberikan laporan keuangannya harga sahamnya naik sebesar 3,5% dan itu pertanda bahwa kinerjanya sesuai atau lebih besar dari ekspektasi. Sepanjang tahun 2017 bisnis LINK semakin berkembang dan dalam 3 tahun terakhir pendapatan dan laba bersihnya meingkat secara double digit. Prospek internet yang cerah dan penetrasi internet untuk home passed yang masih rendah membuat pertumbuhan bisnis LINK di masa depan masih besar. Berikut ini adalah analisa dari saham LINK.
Logo LINK

Kamis, 22 Maret 2018

Indonesia Merupakan Salah Satu Negara yang Bagus Untuk Investasi

Baru-baru ini US News memberikan sebuah berita mengenai "Negara Terbaik Untuk Investasi di Tahun 2018" dan Indonesia masuk ke dalam salah satunya. Apakah anda tahu Indonesia masuk ke dalam peringkat berapa? Indonesia masuk ke dalam peringkat kedua! Survey ini mempertimbangkan berbagai macam segi aspek yang diperoleh dari 6.000 pebisnis dengan mempertimbangkan aspek seperti korupsi, dinamika kehidupan, kestabilan ekonomi, kewirausahaan, lingkungan pajak yang baik, inovasi, keterampilan tenaga kerja dan kemampuan teknologi. Dari itu semua Indonesia mengalahkan banyak negara dan memasuki peringkat pertama sedangkan untuk peringkat kedua diraih oleh Filipina. Sebenarnya tidak mengherankan jika Indonesia masuk kedalam salah satu negara yang masuk kedalam salah satu negara terbaik untuk investasi. Mengapa demikian?
Ekonomi Indonesia

Rabu, 21 Maret 2018

Sri Rejeki Isman (SRIL) Masih Oke Untuk Investasi

Sri Rejeki Isman atau bisa disebut dengan saham SRIL merupakan perusahaan yang berada pada industri tekstil dengan memproduksi berbagai macam pakaian. Dulu dalam sebuah artikel saya merekomendasikan SRIL saat harganya berada pada 260 sekarang harganya sudah ada di 340. Kendati sudah naik banyak namun kenaikannya masih sejalan dengan fundamentalnya sehingga saham ini masih dihargai dengan valuasi yang sama seperti tahun sebelumnya yakni PER 8 yang membuat saham ini bisa dimasukkan kedalam watchlist dan ada sentimen positif kedepannya.
Sri Rejeki Isman SRIL

Selasa, 20 Maret 2018

Kesalahan Analisa Matahari Departemen Store (LPPF) di Tahun 2016

Dulu saya pernah membahas mengenai prospek Matahari Departemen store di tahun 2016. Kini harga sahamnya justru turun besar sejak tahun 2016 hingga sekarang. Analisa saya tersebut ternyata salah besar karena terlalu mengacu pada data masa lampau dan tidak memproyeksikan kedepannya. Kinerja masa lampau LPPF memang sangat bagus namun itu ternyata tidak terulang kembali di tahun tahun kedepannya. Persaingan yang ketat di sektor retail dengan munculnya toko online yang merevolusi cara orang berbelanja membuat kinerja Matahari Departemen Store terganggu.
Gerai Matahari Tutup
Banyak Gerai Matahari yang Tutup

Senin, 19 Maret 2018

Peluang Besar Saham Emiten Konstruksi di Tahun 2018

Emiten konstruksi sudah memberikan laporan keuangan untuk tahun penuh 2017 dan hasilnya sangatlah bagus. Rata-rata emiten di sektor konstruksi mencatatkan kinerja yang bagus dengan nilai pendapatan, laba bersih dan nilai kontrak yang meningkat. Bahkan ada beberapa emiten konstruksi yang mencatatkan kinerja triple digit dengan kenaikan ratusan persen seperti ACST, PPRE, WEGE dan WSKT. Kenaikan itu karena banyaknya proyek yang ditangani di tahun 2017 dan pemerintah ters mengadakan proyek-proyek baru dari pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan hingga pembangkit listrik. Di tahun 2018 ini diprediksi bahwa pemerintah justru akan mengebut pembangunan tersebut karena di tahun 2019 akan diadakan pemilihan umum. Pemerintah akan berusaha untuk menyelesaikan banyak proyek di tahun 2018 agar pemerintah dapat menunjukkan hasil kerjanya ke publik.
Konstruksi

Minggu, 18 Maret 2018

Hal yang Dapat Dipelajari Dari Stephen Hawking Tentang Investasi

Stephen Hawking merupakan salah satu ilmuwan terpintar yang pernah ada. Lahir pada tanggal 8 Januari 1942 Stephen Hawking terkenal sebagai "Einstein" di sekolah. Lulus dari Universitas Oxford dengan predikat terbaik dan meraih gelar doktoral bidang kosmologi di Universitas Cambridge. Hawking sangat tertarik dengan ilmu alam semesta dan dia telah membuat buku yang berjudul A Brief History of Time yang diterbitkan pada tahun 1988 dan telah terjual lebih dari 10 juta copy dalam waktu 20 tahun yang membuat popularitas Stephen Hawking terdongkrak. Selain itu beliau juga menggagas Theory of Everything yang menyimpulkan bahwa alam semesta ini bergerak pada satu hukum dan hukum tersebut adalah kunci dari perkembangan alam semesta. Teori ini juga menjadi judul film yang mengisahkan kehidupan Stephen Hawking. Stephen Hawking juga mengajarkan banyak hal tentang kehidupan dan investasi. Berikut ini adalah hal yang dapat dipelajari dari Stephen Hawking.
Stephen Hawking Intel
Stephen Hawking yang Duduk Di Kursi Roda Intel
yang Membantunya Untuk Berbicara


Mencari The Next atau Saham Bintang di Masa Depan

Saham yang memberikan keuntungan tertinggi adalah saham perusahaan kecil yang berpotensi menjadi besar. Saham yang sudah menjadi bintang tidak akan memberikan keuntungan seperti dulu sebelum menjadi bintang. Memilih saham yang menjadi penerus perusahaan bintang inilah yang disebut dengan istilah "Finding The Next". Mencari "the next" merupakan pencarian saham yang bisa menyamai perusahaan yang telah berhasil. Contohnya saja mencari the next Unilever yang berarti mencari perusahaan yang berpotensi memberikan keuntungan seperti saham Unilever. Bila kita dapat menemukan saham yang menjadi "the next" atau saham yang berpotensi menjadi bintang maka keuntungannya sangatlah besar.
The next

Melihat Prospektus IPO Tridomain Performance Material

Bulan April ini Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten baru yaitu Tridomain Performance Material. Perusahaan ini ergerak di sektor chemical/kimia yang memproduksi specialty resin. Rencananya perseroan akan menawarkan 40% dari modalnya yakni sebesar 5.788.233.000 lembar saham dengan nominal 100 di harga antara Rp 210 - Rp 276 per lembar saham. Dengan ini perseroan akan memperoleh target dana sebesar Rp 1,2 triliun - Rp 1,6 triliun dan kapitalisasinya akan sebesar Rp 3 triliun hingga Rp 4 triliun. Tridomain akan menggunakan 55% dana yang diperoleh untuk ekspansi dan 45% untuk operasional pabrik. Rencananya Tridomain akan tercatat dalam papan bursa pada tanggal 4 April 2018. Berikut ini adalah prospektus Tridomain:
Logo Tridomain

Sabtu, 17 Maret 2018

IHSG Akan Terus Berfluktuatif dan Anda Harus Menerimanya

Dalam seminggu ini IHSG terus menunjukkan tren penurunan dan itu membuat banyak investor yang menjadi mempertanyakan masa depan dari IHSG itu sendiri. Penurunan IHSG dalam satu bulan terakhir cukup lumayan yakni sebesar -4% dan hal itu bisa membuat banyak orang panik. Namun penurunan itu masih wajar dan masih masuk dalam kategori koreksi karena masih dibawah -20%. Penurunan itu masih elum seberapa dibandingkan dengan penurunan di tahun 2013 yang sebesar -20% atau di tahun 2015 yang sebesar lebih dari 20%. Pada masa itu banyak saham yang turun puluhan persen. Namun itu belum bisa dibandingkan dengan krisis finansial global pada tahun 2008 yang membuat IHSG turun lebih dari -50% dan banyak saham-saham blue chip yang turun lebih dari -50%.
Menerima Fluktuasi

Jumat, 16 Maret 2018

PGAS Masih Belum Tancap Gas di 2017

Kinerja Perusahaan Gas Negara (PGAS) di tahun 2017 masih kurang bagus atau malah bertambah buruk. Dalam 5 tahun terakhir PGAS menunjukkan penurunan yang besar dalam fundamentalnya. Hasilnya harga saham PGAS malah jauh lebih rendah dibandingkan harganya pada 10 tahun yang lalu. Di tahun 2008 saham PGAS menyentuh harga 2800/lembar saham sedangkan sekarang harga sahamnya di harga 2400/lembar saham. Kendati naik banyak di tahun 2010 hingga tahun 2014 namun PGAS menunjukkan penurunannya dari tahun 2014 hingga sekarang. Berinvestasi di saham PGAS merupakan investasi jangka panjang yang tidak menguntungkan dan faktor fundamental yang menjadi kuncinya.
Perusahaan Gas Negara PGAS

Kamis, 15 Maret 2018

PTPP Kontraktor yang Tidak Memiliki Masalah Cashflow

Masalah cashflow tidak dialami oleh PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP). Namun Banyak emiten kontraktor yang cenderung memiliki operating cashflow yang negatif. Hal itu karena kontraktor memiliki kecenderungan bermain dalam proyek turnkey yaitu proyek dimana kontraktor harus mengeluarkan modal dulu sendiri sebelum menerima pembayaran. Akibatnya banyak emiten yang mencatatkan kinerja cashflow yang negatif padahal laba bersihnya meningkat. Hal itu terjadi pada ADHI, WIKA dan WSKT. Kontraktor yang memiliki cashflow negatif harus pintar dalam mengelola arus kas yang masuk dan keluar serta mengelola pinjaman dengan benar karena salah sedikit kontraktor tersebut akan memiliki masalah dalam pendanaan. Bila terjadi masalah pendanaan maka proyek tidak akan dapat dijalankan sehingga yang terjadi adalah runtuhnya bisnis kontraktor tersebut.
PTPP Pembangunan Perumahan

Rabu, 14 Maret 2018

Adira Dinamika Multifinance (ADMF) Terlihat Menarik Namun Kurang Likuid

Kinerja multifinance di tahun 2017 terlihat sangat bagus dengan emiten-emiten yang ada di sektor ini mencatatkan kinerja bertumbuh. Wahana Ottomitra (WOMF) mencetak kenaikan laba bersih lebih dari 190% dan BFI Finance (BFIN) mencetak kenaikan laba bersih sebesar 48%. Selain itu ada lagi emiten yang mencatatkan kinerja bagus yaitu Adira Dinamika Multi Finance (ADMF). Sektor multifinance banyak terdapat saham-saham yang undervalue dengan harga yang murah namun kinerjanya membuktikan bahwa valuasi harga sahamnya salah. ADMF merupakan salah satu emiten tersebut.
Logo Adira ADMF

Selasa, 13 Maret 2018

Nilai PER yang Rendah Belum Tentu Murah

Dalam value investing, investor akan menemui banyak perusahaan yang terlihat murah dengan nilai PER (Price to Earning Ratio) yang rendah. Nilai PER merupakan salah satu kategori dalam menentukan apakah saham suatu perusahaan itu murah atau tidak. Nilai PER yang rendah menunjukkan bahwa perusahaan memiliki harga yang rendah dibandingkan dengan laba bersih yang dihasilkannya. Sebaliknya nilai PER yang tinggi menunjukkan bahwa suatu perusahaan dihargai tinggi dibandingkan dengan laba bersihnya. Terlihat simpel bukan? Dalam teori, investor hanya tinggal membeli saham yang memiliki nilai PER yang rendah dan mendapatkan keuntungan. Hal itu karena saham yang memiliki nilai PER yang kecil memiliki tingkat balik modal yang cepat. Misalkan saja suatu saham memiliki PER sebesar 5 maka jika perusahaan tersebut membukukan laba bersih yang tetap dari tahun ke tahun maka dalam 5 tahun investasi akan kembali. Lain halnya dengan saham yang memiliki PER 20 maka jika labanya tetap maka butuh 20 tahun untuk balik modal jika asumsi labanya tetap.

Undervalue
Undervalue atau Value Trap?

Senin, 12 Maret 2018

Melihat Prospektus IPO Gihon Telekomunikasi Indonesia

Pada bulan April nanti Bursa Efek Indonesia akan kedatangan emiten baru yaitu PT Gihon Telekomunikasi Indonesia yang rencananya akan listing pada tanggal 9 April 2018 di BEI. Sebelumnya juga ada emiten yang bergerak pada bidang yang sama yaitu konstruksi menara telekomunikasi yaitu PT LCK Global Kedaton Tbk. (LCKM) yang mencatatkan diri di bursa pada tanggal 16 Januari 2018. Industri telekomunikasi sedang berkembang dan ini menjadi prospek yang bagus untuk mengembangkan usaha. Gihon akan melepaskan 33,49% dari modalnya atau sebanyak 200 juta lembar saham dengan harga Rp 1100 sampai Rp 1300 per lembarnya. Dari aksi ini maka perseroan akan mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 220 miliar hingga Rp 260 miliar. Berikut ini prospeknya dari ringkasan yang ada di prospektusnya:

Logo Gihon Telekomunikasi Indonesia


Minggu, 11 Maret 2018

Melihat Prospektus IPO Artajasa Pembayaran Elektronis

Pada bulan Maret ini selain Sky Energy yang akan listing pada tanggal 28 Maret 2018 akan ada lagi emiten yang listing pada tanggal 29 Maret 2018 yang bernama Artajasa Pembayaran Elektronis. Sesuai dengan namanya perusahaan ini bergerak dalam jasa pembayaran elektronik seperti ATM ataupun pembayaran e-commerce. Artajasa akan melepaskan 20% saham pada IPO ini dengan nominal Rp 100/lembar di rentang harga Rp 850-Rp 1250/lembar dan diperkirakan akan memperoleh dana sebesar Rp 372 miliar sampai Rp 546 miliar. Berikut ini prospeknya dari ringkasan yang ada di prospektusnya:
Logo Artajasa

Dengan Value Investing Membeli Saham Menjadi Tenang

Banyak orang yang ketakutan dalam membeli saham karena harganya yang cenderung flukuatif sehingga membuat orang yang memegangnya bisa panas dingin. Apalagi jika anda bermain dalam jangka pendek maka naik turunnya akan memiliki efek yang sangat signifikan pada emosi anda. Ketika harga naik anda akan sangat senang dan ketika harga turun anda akan merasa sedih dan frustrasi. Itu adalah permainan emosi di dalam dunia investasi dan seorang investor harus dapat menghilangkan efek dari emosi tersebut. Apalagi dalam beberapa hari ini IHSG mengalami penurunan yang sangat dalam, mungkin banyak trader jangka pendek yang melakukan cut loss beberapa hari yang lalu dan menunggu momen yang tepat untuk masuk. Namun value investor tidak akan panik seperti itu karena ia tahu bahwa semakin harga suatu saham turun maka semakin murah saham tersebut dan potensinya untuk mencetak kentungan malah akan semakin besar.
Value Nilai

Sabtu, 10 Maret 2018

Program Yuk Nabung Saham Sangat Bermanfaat

Akhir-akhir ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye untuk meningkatkan jumlah investor domestik. Kampanye yang dilakukan pemerintah yang diwakilkan oleh Bursa Efek Indonesia diberi nama "Yuk Nabung Saham". Sesuai namanya gerakan ini mengajak masyarakat untuk menabung dalam sebuah instrumen investasi yaitu saham. Kendati masih awam namun banyak masyarakat yang antusias terutama mahasiswa dengan program ini. Namun banyak juga yang masih sangat tidak percaya dengan program ini dan merasa saham merupakan sebuah perjudian. Hal ini karena masyarakat masih sangat awam dengan salah satu instrumen investasi terbaik ini.
Logo Yuk Nabung Saham

Program Yuk Nabung Saham (YNS) sangat simpel yaitu menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk dibelikan saham agar lebih produktif dibandingkan tabungan. Dalam jangka panjang berinvestasi di saham akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan menabung karena dengan hanya menabung maka nilainya bukannya bertambah malah mengecil karena dimakan faktor inflasi. Inflasi ini akan membuat nilai uang di masa depan jauh lebih kecil dibandingkan dengan sekarang. Oleh karena itu dibutuhkanlah investasi untuk mengalahkan faktor inflasi ini dan mendapatkan keuntungan sesuai dengan rencana investasi. Program Yuk Nabung Saham ini sangat bagus dan memberikan banyak manfaat, berikut ini adalah keuntungan dari program Yuk Nabung Saham: