Minggu, 09 Desember 2018

Segeralah Berinvestasi Karena Waktu Anda Adalah Aset yang Paling Berharga

Banyak orang menunda berinvestasi dengan berbagai macam alasan. Mulai dari merasa masih terlalu muda, ingin menikmati kehidupan terlebih dahulu, tidak memiliki modal ataupun berbagai macam alasan klasik lainnya. Namun sebenarnya dalam investasi hal yang paling penting adalah waktu dan semakin lama anda menunda investasi maka anda akan kehilangan aset yang paling berharga yaitu waktu itu sendiri. Pepatah mengatakan "Waktu Adalah Uang" dan hal tersebut memang benar adanya bahkan lebih baik lagi jika diganti "Waktu Menghasilkan Uang". Tidak peduli seberapa kecil anda memiliki modal untuk investasi jika anda mampu melipatgandakannya maka hasilnya akan menjadi besar. Proses perlipatgandaan itu memang terbukti terjadi namun hal itu membutuhkan waktu sebagai penggantinya.
Waktu

Semakin Lama Anda Berinvestasi Hasilnya Semakin Besar
Dalam investasi waktu itu sangat berharga karena seiring berjalannya waktu nilai portofolio anda akan membesar jika bertumbuh secara konsisten. Dengan menggunakan konsep compound interest maka nilai portofolio investasi anda akan bertumbuh seiring berjalannya waktu. Misalkan saja pertahun nilai portofolio anda bertumbuh sebesar +20%/tahun maka di tahun ke 10 nilai portofolio anda akan meningkat sebesar 519% dan di tahun ke 20 nilainya akan menjadi 3.734% dibandingkan saat memulai berinvestasi. Oleh karena itu sangatlah penting waktu dalam proses berinvestasi semakin lama horizon investasi anda maka semakin besar nilai dari investasi anda.

Perlu Pengalaman Dalam Mempelajari Pasar
Jika anda menunda berinvestasi maka anda akan kehilangan peluang untuk mempelajari pasar secara langsung. Mungkin mempelajari pasar bisa dilakukan tanpa melakukan investasi yaitu dengan mencermati harga dan berita-berita yang ada. Namun investasi saham membutuhkan lebih dari itu, faktor emosi sangat mempengaruhi dalam menentukan berhasil atau tidaknya seorang investor dalam berinvestasi. Menggunakan uang virtual dan menggunakan uang yang asli akan jauh berbeda rasanya terutama ketika seorang baru mulai dalam berinvestasi. Mungkin penurunan -20% dalam sebuah simulator tidak membuat anda sedih namun hanya penurunan sebesar -10% dalam portofolio anda akan membuat anda stress berat. Itu karena kurangnya pengalaman dalam menghadapi psikologi pasar dan anda membutuhkan pengalaman itu.

Melatih Mengelola Dana Secara Bertahap
Dengan memulai sesegera mungkin dengan dana yang kecil anda akan melatih diri menjadi seorang investor yang mengelola dana anda sendiri. Layaknya seorang manajer reksadana anda akan mengatur strategi untuk mengelola dana anda agar memberikan imbal hasil yang maksimal. Dengan memulai menggunakan dana yang kecil maka anda tidak akan kaget jika suatu waktu nilai portofolio anda turun. Lalu seiring berjalannya waktu anda bisa menambahkan modal ke dalam portofolio dan nilai portofolio anda akan berkembang seiring berjalannya waktu. Mengelola dana Rp 10 juta dengan Rp 100 juta akan terasa berbeda bagi yang baru memulai investasi namun jika seorang investor sudah berpengalaman maka mengelola dana berapapun akan terasa sama dan biasa saja.

Kesimpulan:
Waktu adalah aset yang paling berharga untuk seorang investor. Semakin banyak waktu yang tersedia maka semakin besar hasil yang akan didapatkan dalam investasi. Kebanyakan orang menunda untuk mengumpulkan modal yang besar terlebih dahulu hingga tua padahal waktu yang tersisa untuk melipatgandakan nilai portofolio semakin berkurang.

Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya

Sabtu, 08 Desember 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Desember 2018

Tahun 2018 pasar saham Indonesia (IHSG) mengalami penurunan yang sangat besar. Hal itu membuat banyak saham-saham menjadi lebih murah dibandingkan tahun lalu dan menciptakan peluang. Menariknya adalah di bulan 3 bulan terakhir IHSG sudah mengalami pemulihan dengan naik +7,8%. Ini menandakan hal yang bagus berpotensi terjadi di tahun 2019 yaitu reboundnya IHSG. Oleh karena itu membeli saham di tahun 2018 ini merupakan hal yang terbaik untuk dilakukan dan membuat memiliki posisi yang kuat untuk menghadapi tahun 2019.
Dividen

Minggu, 25 November 2018

Dalam Investasi Saham Informasi Adalah Kunci Utama

Apabila anda berinvestasi saham maka anda harus terus mengikuti perkembangan informasi. Hal itu karena dunia bisnis dan investasi sangatlah dinamis dan jika seorang investor tidak mengikuti perkembangan yang ada di pasar maka ia akan mengalami kerugian yang besar. Contohnya seperti kasus Tiga Pilar Sejahtera (AISA), dulu AISA memiliki fundamental yang bagus dan banyak investor yang memberikannya sebutan "The Next Unilever" tapi ternyata kemudian harganya jatuh karena skandal dan terjadi suspensi hingga artikel ini ditulis. Itu semua karena perubahan, bisnis selalu berkembang dan berubah, anda tidak bisa menyatakan berinvestasi lalu melupakannya karena perusahaan yang bagus pada saat ini belum tentu masih menjadi perusahaan bagus di masa depan.

Informasi

Sabtu, 17 November 2018

Jangan Langsung Terjun ke Dunia Investasi Saham

Banyak orang-orang ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam berinvestasi saham. Namun kebanyakan orang nekat untuk langsung menjajal berinvestasi saham ataupun trading tanpa belajar terlebih dahulu mengenai tipe investasi ini. Walaupun investasi saham memberikan imbal hasil yang sangat besar namun terdapat risiko yang besar juga di dalamnya. Hal itu berbanding lurus terhadap hukum risiko dan imbal hasil. Kebanyakan orang ingin mendapatkan keuntungan cepat dan melakukan strategi trial and error yaitu mencoba terlebih dahulu lalu belajar dari kesalahan dan memperbaikinya di masa yang akan datang. Dalam bisnis yang asli mungkin anda akan mendapatkan pelajaran banyak dengan metode tersebut namun cara tersebut adalah cara yang sangat tidak efektif di dunia investasi saham, yang ada anda bisa merugi besar dan bahkan tidak mendapatkan ilmu apapun dari kesalahan anda.
Terjun

Minggu, 11 November 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan November 2018

Bulan November adalah bulan yang bagus untuk mengakumulasi saham karena laporan keuangan emiten Q3 2018 sudah keluar. Rata-rata emiten di BEI pada tahun ini mencatatkan kinerja yang cukup bagus dengan pertumbuhan yang baik. Itu berarti pergerakan IHSG berbanding terbalik dengan kinerja emiten yang jelas-jelas sehat dan kuat untuk bertumbuh. IHSG pada tahun ini terkoreksi dengan cukup signifikan namun itu tidak disertai dengan penurunan kinerja emiten. Hal itu berarti ini merupakan peluang untuk membeli saham di harga yang jauh lebih murah.
Dividen

Pada bulan kemarin dalam sebuah artikel dibahas mengenai saham dividen yang bagus dibeli di bulan Oktober dan salah satunya adalah saham BBNI yang direkomendasikan di harga 7000 saat ini sudah naik ke harga 8000. Untuk IHSG pada tahun ini masih cukup tertekan sehingga investor saham harus cukup bersabar untuk di tahun ini, ibaratnya tahun ini merupakan tahun penurunan untuk IHSG. Berikut ini adalah 3 saham dividen yang bagus dibeli yang bisa menjadi acuan investor saham dalam menentukan pilihan:

Rabu, 10 Oktober 2018

Berinvestasi di Saham Bluechip Tidaklah Potensial

Jika ada kata-kata yang sering diucapkan oleh para praktisi saham maka itu adalah seperti ini "Belilah saham bluechip maka aman dan menguntungkan dalam jangka panjang!". Ilmu tersebut adalah ilmu umum yang menjadi dasar bagi orang-orang untuk membeli saham berkapitalisasi besar karena dinilai sangat aman. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam pernyataan ini karena pada dasarnya filosofi investasi dan toleransi risiko setiap orang berbeda-beda. Namun bila anda mengikuti cara ini maka anda akan melewatkan saham-saham yang lebih potensial.
Bluechip

Minggu, 07 Oktober 2018

Berinvestasilah di Saham Seperti Berinvestasi di Properti

Banyak orang menganggap bahwa investasi saham hanyalah mitos, money game atau perjudian sehingga banyak yang menganggap bahwa investasi saham sangat berisiko, uang anda akan hilang dalam sekejap. Hal ini memang benar adanya jika anda tidak mempelajarinya terlebih dahulu dan berpikir jangka pendek. Faktanya adalah kebanyakan orang yang bertransaksi saham bermental seperti penjudi dan berspekulasi. Mereka membeli saham yang kemungkinan naik berdasarkan pergerakan harga dan menjual rugi ketika harganya turun, tentu saja jika terus-terusan seperti itu modal anda akan cepat habis. Itu karena sistemnya sudah salah di awal, membeli berdasarkan pergerakan harga. They think they can outsmart the market, in fact the stock market will always outsmart them
Investasi Properti

Kamis, 04 Oktober 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan Oktober 2018

Sejak awal tahun hingga Oktober 2018 ini pasar saham Indonesia masih fluktuatif dan IHSG masih sulit untuk bangkit dari level tertingginya di awal tahun. Namun itu bukan berarti bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk berinvestasi, justru ini adalah waktu yang tepat dalam berinvestasi karena banyak saham yang terdiskon dan terlihat justru menarik. Mungkin banyak yang mengalami loss di tahun ini namun selama anda menahan saham anda tidak menjual sahamnya kerugian anda hanyalah fatamorgana. 
Dividen

Jumat, 28 September 2018

Menjadi Trader Tidak Tenang Sedangkan Menjadi Investor Hidup Tenang

Dilihat dari sisi psikologis menjadi trader memang terasa menantang. Setiap hari seorang trader akan memantau pergerakan harga saham dan mencari peluang yang ada baik saham yang sedang turun ataupun yang sedang naik. Pergerakan pasar yang fluktuatif atau volatilitas pasar menjadi kesempatan seorang trader untuk mendapatkan kesempatan mendulang cuan. Terkadang analisanya benar dan mendapatkan cuan namun terkadang pula realita tidak seindah ekspektasi sehingga pasar bergerak dari yang diharapkan dan seorang trader akan menderita kerugian. Sedangkan investor tetap tenang dalam menghadapi volatilitas pasar karena yang investor lihat adalah nilai intrinsiknya. Dalam artikel ini akan dibahas perbedaan beban mental yang dihadapi seorang trader dan seorang investor dalam menghadapi volatilitas pasar:

Frustrasi

Rabu, 26 September 2018

Lo Kheng Hong Akhirnya Cuan di Saham Petrosea (PTRO)

Investor saham Indonesia pasti sudah mengenal tokoh investasi legendaris di BEI yaitu Lo Kheng Hong. Jejaknya dalam berinvestasi sangat dikagumi dan banyak ditiru oleh para investor lainnya. Tapi jejak investasinya di saham PTRO menimbulkan banyak kontroversial karena harga sahamnya turun pasca dibeli oleh Lo Kheng Hong. Dalam sebuah artikel diceritakan bahwa Lo Kheng Hong mulai masuk di saham PTRO pada tahun 2013 yang saat itu harganya cukup turn besar dari tahun 2012. Perlu diingat bahwa Lo Kheng Hong adalah seorang yang kontrarian jadi dia membeli saham-saham yang dihiraukan pasar.

Lo Kheng Hong

Selasa, 25 September 2018

3 Prinsip Penting yang Dipegang Warren Buffett

Dalam industri investasi saham nama Warren Buffett sudah sangat terkenal, maklum Warren Buffett merupakan investor legendaris dalam seabad terakhir. Warren Buffett selalu memegang teguh prinsipnya dalam berinvestasi dan hal itulah yang mengantarnya sukses dalam berinvestasi saham. Meskipun adanya godaan imbal hasil investasi lain yang menarik, Warren Buffett tidak tergoda karena beliau selalu memegang teguh prinsipnya dalam berinvestasi. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai tiga prinsip penting yang dianut dan dipegang teguh oleh Warren Buffett:

Warren Buffett

Senin, 24 September 2018

Batavia Prosperindo Trans (BPTR) Fast Grower?

Belum lama ini Bursa Efek Indonesia kedatangan emiten baru yang baru IPO pada Juli 2018 yaitu Batavia Prosperindo Trans (BPTR). Pasti banyak yang belum mengenal perusahaan ini, maklum BPTR baru didirikan pada Desember 2014 sehingga perusahaan ini masih menyandang status perusahaan baru. Perusahaan ini bergerak pada penyewaan kendaraan dan logistik. Memang industri penyewaan kendaraan bukanlah industri baru dan sudah ada pemain lama dalam penyewaan kendaraan seperti Adi Sarana Armada (ASSA), ANJ Rent, Indo Rent dll. mereka adalah pioneer dalam industri penyewaan kendaraan. Kendati demikian ada hal yang membuat BPTR sangat menarik, yaitu pertumbuhannya. Berikut ini adalah analisa yang membuat BPTR menarik untuk investasi:
Logo BPTR

Selasa, 18 September 2018

Peluang Besar Pasar Saham di Tahun 2018

Dari awal tahun hingga mencapai kuartal III saat ini pasar saham Indonesia mengalami penurunan yang cukup dalam. Sejak awal tahun hingga artikel ini ditulis IHSG sudah turun sebesar -8,96% dan belum ada tanda untuk melanjutkan uptrend. Kendati tahun ini pasar saham lesu, sebagai value investor justru hal inilah yang merupakan peluang besar di pasar saham karena banyak saham bagus yang sedang didiskon oleh pasar. Dikala banyak trader yang cut loss dan wait and see, seorang investor sejati akan mencari peluang dan menambah posisinya di saat pasar yang turun seperti ini. Tahun 2018 merupakan peluang di pasar saham dan berikut ini adalah analisanya:

Peluang

Senin, 03 September 2018

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan September 2018

Di bulan Agustus IHSG bergerak dengan sangat fluktuatif karena adanya faktor-faktor negatif dari eksternal yang mempengaruhi sentimen investor. Krisis-krisis mulai bermunculan dimulai oleh Turki yang nilai mata uangnya Lira sudah jatuh besar terhadap US Dollar. Baru-baru ini terdengar krisis baru di Argentina dengan penyebab yang sama yaitu pelemahan mata uang terhadap US Dollar. Sedangkan mata uang Rupiah sudah melemah cukup besar hingga Rp 14.700/USD. Oleh karena itu pasar saham di Indonesia ikut bergejolak. Namun sebagai investor kita harus tetap tenang dan menemukan peluang karena hal itulah yang akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang.
Dividen

Selasa, 21 Agustus 2018

Blue Chip Unilever (UNVR) Sudah Kemahalan!

Di dunia saham siapa yang tidak kenal dengan saham Unilever (UNVR) karena UNVR merupakan salah satu saham legendaris yang ada di Bursa Efek Indonesia. Konon katanya investor yang membeli saham saham pada saat IPO di tahun 1982 menikmati modalnya naik lebih dari 1.500 kali! Tentunya sangat sulit mencari investasi yang memberikan keuntungan 1.500 kali dalam 35 tahun namun di saham bisa dan saham UNVR buktinya. Namun saya beritahu dear investor saham UNVR sudah terlalu kemahalan di harga sekarang. Jadi jika anda ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat dari saham UNVR maka itu bisa tapi akan lama. 
Gedung Unilever

Secara historis saham UNVR dari awal tahun 2008 hingga awal tahun 2008 menghasilkan nilai imbal hasil investasi sebesar 688% dan itu belum termasuk dividen, menarik sekali menghasilkan 7 kali modal dalam 10 tahun sedangkan IHSG hanya memberikan imbal hasil 151%. Hal yang menarik adalah ketika terjadi krisis finansial global di tahun 2008 dan meruntuhkan IHSG lebih dari -50% namun saham UNVR tidak terkena imbasnya sama sekali. UNVR sideways di tahun 2008 dan menjadi saham yang dinilai anti krisis serta safe heaven di BEI. Memang kelihatannya lucu namun demikianlah yang dipikirkan orang-orang, itu karena produk UNVR merupakan barang-barang yang terus dibutuhkan masyarakat setiap hari. Prospek UNVR memang sejalan dengan kinerjanya yang bertumbuh double digit. Namun sekarang? UNVR sudah terlalu besar dan kesusahan untuk tumbuh di rentang double digit. Dalam artikel ini akan dibahas mengapa anda jangan dulu berinvestasi di saham UNVR setidaknya untuk saat ini.

Jumat, 17 Agustus 2018

Dirgahayu Republik Indonesia ke 73

Pada hari ini tanggal 17 Agustus 2018 Republik Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-73. Semangat perjuangan untuk membangun negeri tidak pernah pudar dan Indonesia tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang konsisten dan bahkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kita wajib selalu menghormati jasa-jasa pahlawan yang berjuang untuk membela kemerdekaan Indonesia karena tanpa pahlawan yang berjuang kita tidak akan merasakan kemerdekaan yang indah ini. Keadaan kita saat ini jauh lebih baik dibandingkan dengan keadaan yang harus dijalani oleh para pendiri bangsa. Mereka dulu berjuang mengorbankan harta benda jiwa raga hingga nyawa untuk memperjuangkan kemerdekaan. Sedangkan di era yang modern ini masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan kehidupan esok hari karena keamanan negara terjamin.
Dirgahayu RI Ke 73


Rabu, 15 Agustus 2018

Perlombaan Menuju Kapitalisasi Pasar Rp 1000 Triliun

Setelah melihat Apple yang menembus valuasi US$ 1 triliun akan menarik jika kita melihat hal yang sama yaitu melihat saham-saham dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. Dari data di akhir tahun 2017 tercatat bahwa saham-saham berkapitalisasi besar sudah ada yang menembus Rp 500 triliun. Namun hanya beberapa saja akan tetapi masih banyak perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar ratusan triliun. Di akhir tahun 2017 posisi teratas kapitalisasi pasar dipegang oleh HM Sampoerna (HMSP) lalu di posisi kedua diduduki oleh Bank Central Asia (BBCA) kemudian di juara 3 diduduki oleh Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Berikut ini adalah 10 saham dengan kapitalisasi terbesar di BEI dan berpotensi untuk menjadi Rp 1000 triliun:


Selasa, 14 Agustus 2018

Analisa Hancurnya Saham Properti Lippo Cikarang (LPCK)

Bila anda mendengar Grup Lippo maka hal itu tentu sudah tidak asing lagi karena Grup Lippo merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia. Grup Lippo ini sudah berdiri lama yakni pada tahun 1950 oleh Mochtar Riady. Bisnisnya berkembang pesat namun bisnisnya yang paling besar ada di sektor properti. Dulu saham properti Lippo mencatatkan kinerja yang sangat fenomenal. Sahamnya naik puluhan kali hanya dalam waktu beberapa tahun contohnya saja Lippo Cikarang (LPCK) dari tahun 2009-2014. Tentunya kenaikan tersebut di back up dengan fundamental yang bagus. Pada saat itu kinerjanya sangat bagus sehingga menyebabkan harga sahamnya naik drastis. Bahkan dalam sebuah artikel saya membahas mengenai bagaimana investor LPCK mendapatkan keuntungan yang besar. Namun sejak tahun 2015 hingga sekarang saham LPCK mengalami downtrend dan itu bukan tanpa sebab. Sejak berada di puncak tertingginya 12000 di tahun 2015, LPCK sudah turun sebesar -83% ke level 2000. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai hal yang menyebabkan saham LPCK jatuh dalam analisa fundamental dan hal berharga apa yang dapat dipetik oleh investor dari kejadian ini.

Meikarta

Senin, 13 Agustus 2018

Turki Dalam Krisis

Melihat perekonomian global ada yang menarik di tahun ini, perekonomian Turki sedang diguncang keras. Mata uang Lira telah jatuh besar terhadap US Dollar. Tercatat US Dollar sudah mengalami penguatan sebesar 69% terhadap Lira Turki! Mata uang Lira Turki memang selalu melemah dalam beberapa tahun terakhir namun tidak separah tahun ini. Tercatat pada awal Januari 2018 pertukaran mata uang Lira Turki berada pada level 3,78/USD namun sampai artikel ini ditulis Lira Turki sudah berada pada level 6,4/USD. Pergerakan jangka panjang Lira Turki melemah dan di akhir tahun ini sangat parah. Bahkan dalam sehari Lira Turki dapat melemah hingga puluhan persen. Mungkin kalau di Indonesia sudah akan ada demo berjilid-jilid namun di Turki berbeda cerita dan Erdogan adalah kuncinya.
Krisis Turki

Minggu, 12 Agustus 2018

Dalam Hidup Berpikirlah Seperti Perusahaan

Bila anda seorang pebisnis atau investor fundamentalis anda pasti sudah mengerti bagaimana sebuah perusahaan bekerja. Perusahaan mendapatkan pendapatan (Revenue) lalu dikurangi oleh biaya-biaya dan hasil akhirnya adalah laba bersih (Net Income). Semakin besar laba bersih maka itu semakin bagus untuk perusahaan begitupula dengan pendapatan kalau bisa pendapatan naik dari tahun ke tahun melalui ekspansi dan investasi. Seperti perusahaan jika anda ingin maju maka anda harus berpikir seperti perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang dapat mengontrol beban atau biaya, meningkatkan pendapatan sehingga meningkatkan laba bersih. Lalu hasil laba bersih ditahan untuk investasi mengembangkan bisnis. Itulah yang dilakukan perusahaan dan ini jugalah yang harus diterapkan pada seseorang untuk sukses karena prinsipnya sama.

Manajemen Plan

Bila Anda Berinvestasi di Saham BTPN Pada Saat IPO di 2008

Bank Tabungan Pensiun Nasional merupakan sebuah bank devisa yang didirikan pada tahun 1958 dan 50 tahun selanjutnya BTPN melakukan IPO yakni pada 12 Maret 2008 dengan harga IPO sebesar Rp 2.850/lembar. Perlu diketahui bahwa BTPN melakukan stocksplit di tahun 2011 dengan rasio 1:5 sehingga untuk membandingkan dengan harga IPO kita perlu membagi harga IPO dengan angka 5. Dengan begitu didapatlah harga IPO BTPN dibandingkan dengan yang sekarang di angka 570. Saat artikel ini ditulis harga saham BTPN mencapai level 4000. Itu artinya jika anda membeli IPO saham BTPN pada tahun 2008 maka anda akan mendapati nilai investasi anda meningkat sebesar 701% tidak termasuk dengan dividen. Bila memasukkan data dividen nilai investasi anda berkembang sebesar 736% dalam 10 tahun atau berkembang sebesar 21,15% setiap tahunnya (CAGR). Dengan perkembangan seperti itu berarti investornya telah mengalahkan kinerja pasar atau IHSG karena IHSG hanya memberikan imbal hasil sebesar 145% pada periode yang sama atau sebesar 9,38% pertahun (CAGR). Lalu apa yang membuat BTPN sangat spesial sehingga memberikan imbal hasil yang tinggi?
Logo BTPN

Sabtu, 11 Agustus 2018

Saham Rig Tenders (RIGS) Potensi Turnaround?

Dalam mencari saham-saham yang undervalue saya kembali menemukan saham yang berpotensi untuk menjadi turnaround dan saham itu adalah Rig Tenders (RIGS). Mungkin dari anda berpikir bahwa itu adalah saham gorengan yang saya sendiri mengabaikan istilah ini dan sangat tidak menarik sekali karena kinerja masa lampaunya yang jelek. Namun itulah saham turnaround, kinerja ke belakang jelek namun yang penting kinerja kedepannya. Saham ini menarik perhatian karena harganya mulai naik dan itu bukan tanpa back up fundamental yang jelas dan karena secara fundamental saham ini cukup prospektif untuk permainan jangka pendek. Risikonya besar (tapi secara lapkeu tidak) dan ketidakpastiannya besar namun potensinya juga besar (Lo Kheng Hong suka dengan saham seperti ini). Berikut ini adalah analisa saham RIGS yang berpotensi menjadi turnaround.
Kapal Rig Tenders
Kapal Rig Tenders

Selalu Akan Ada Peluang di Pasar Saham

Bila anda merasa melewatkan banyak peluang di masa lampau seperti "aduh seandainya aku berinvestasi di saham Unilever (UNVR) dulu!" atau "Aduh seharusnya aku berinvestasi pada saham United Tractor (UNTR) setelah krismon!" atau bahkan saham yang naik pesat hanya dalam waktu singkat seperti Barito Pacific (BRPT) di tahun 2016-2017 hingga saham Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) di tahun 2017-kini. Itu merupakan hal yang tidak produktif dan membuat anda stress serta depresi karena anda pikir anda melewatkan peluang? Setelah itu anda berpikir bahwa "Aku telah melewatkannya aku akan mencari yang berikutnya". Ini merupakan hal yang berbahaya karena anda akan melakukan analisa yang tergesa-gesa pada suatu saham berikutnya dan semakin tinggi ekspektasi anda maka semakin anda kecewa apabila kenyataan tidak sejalan dengan ekspektasi.

Mencari Peluang

RTI Business Aplikasi yang Wajib Dimiliki Investor Saham Indonesia

Zaman sudah berkembang pesat dimana pertukaran informasi dapat berlangsung dengan singkat. Saat ini melalui smartphone kita dapat mengecek pergerakan harga saham dengan real time melalui aplikasi yang diberikan oleh sekuritas anda. Selain aplikasi yang diberikan oleh sekuritas anda ada aplikasi bagus yang wajib untuk digunakan oleh para investor saham Indonesia yaitu RTI Business. Aplikasi ini sangat membantu untuk para investor saham yang menginginkan data dasar dalam analisanya. Hal itu karena RTI menyajikan data yang cukup lengkap dari data fundamental dasar hingga profil perusahaan serta pemiliknya. Anda hanya cukup mendownload aplikasinya di App Store anda dan mendaftarkan email anda lalu mengkonfirmasi lewat email dan semua itu dilakukan dengan gratis.
RTI Business

Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai keunggulan aplikasi RTI Business ini dan bagaimana investor dapat menggunakannya secara maksimal.

Jumat, 10 Agustus 2018

Pasar Saham Merespon Positif Hasil Penentuan Cawapres

Kemarin malam pada tanggal 9 Agustus 2018 publik dihebohkan dengan berita terkait politik yaitu pemilihan cawapres. Kedua kubu saling menunda dalam mengumumkan cawapresnya sehingga menimbulkan pertanyaan publik tentang siapa cawapres yang akan digandeng oleh masing-masing capres yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Penentuan cawapres ini sangat menimbulkan polemik politik karena juga merupakan langkah besar yang menentukan kesempatan terpilihnya masing-masing calon dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 nanti. Akhirnya Joko Widodo menggandeng Ma'ruf Amin dan Prabowo menggandeng Sandiaga Uno sebagai cawapres. Keesokan harinya pasar saham merespon positif dengan kenaikan IHSG sebesar +0,2%. Artikel ini hanya bersifat opini tentang sudut pandang pengamatan politik yang sedang terjadi dan tidak ada niatan menjatuhkan ataupun keberpihakan pada masing-masing calon.

Capres Cawapres 2019

Pengertian Kapitalisasi Pasar

Market Capitalization atau kapitalisasi pasar adalah nilai pasar yang diberikan kepada perusahaan yang didapatkan dari hasil kali harga saham per lembar dengan jumlah saham yang ada di perusahaan. Total hasil kali inilah yang menunjukkan nilai perusahaan melalui harga yang ada di pasar. Ini merupakan salah satu indikator untuk membandingkan ukuran nilai antar perusahaan publik. Cara perhitungan kapitalisasi pasar sangatlah simpel yaitu dengan mengalikan harga saham di pasar dengan seluruh saham perusahaan. Misalnya saja saham ABCD memiliki jumlah saham 10 miliar lembar dan harga saham di pasar adalah Rp 1000/lembar maka nilai kapitalisasi pasarnya adalah Rp 10 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa pasar menilai bahwa perusahaan tersebut memiliki nilai Rp 10 triliun.
Peningkatan Kapitalisasi

Stop Membeli Saham CLEO Karena Sudah Mahal

Dulu pada Juli 2017 dalam sebuah artikel saya merekomendasikan saham CLEO sebagai salah satu saham consumer goods yang layak untuk investasi. Di saat itu harga saham CLEO adalah sebesar 390/lembar dan itu adalah harga sebelum stock split. Pada bulan Juli 2018 manajemen CLEO melakukan stock split sebesar 1:5 yang membuat harganya menjadi dibagi 5 dibanding harga sekarang. Itu artinya harga saham CLEO pada saat itu hanya sebesar 78/lembar dibandingkan harga sekarang di 320-an. Hanya dalam setahun sejak rekomendasi saham CLEO sudah naik sebesar +310%. Kendati naik pesat namun saham CLEO saat ini sudah keluar dari radar saya karena sudah overvalue. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai kinerja dan valuasi saham CLEO saat ini.



Kamis, 09 Agustus 2018

Sebuah Video yang Bagus Mengenai Konsep Sederhana Tentang Bisnis dan Investasi Saham

Bila anda serius ingin belajar tentu banyak jalan atau media untuk anda belajar. Bahkan anda dapat belajar melalui situs yang anda sering tonton yaitu YouTube. Di artikel ini saya ingin berbagi sebuah video bagus yang menggambarkan konsep dasar dari bisnis dan investasi. Video ini sangat bagus untuk pemula yang baru ingin belajar mengenai fundamental saham dan cara kerja investasi saham ataupun sistem bisnis. Namun video ini disajikan dalam bahasa Inggris dan bagi anda yang kurang begitu fasih dalam bahasa Inggris mungkin akan kesulitan dalam menontonnya. Kendati demikian anggap saja video ini sebagai latihan untuk melatih anda dalam bahasa Inggris.


Anggaran Infrastruktur Tidak Dipangkas Katalis Positif Saham Konstruksi di Tahun 2019

Belakangan ini investor resah terhadap banyaknya kecelakaan dan isu cashflow negatif yang membuat perusahaan konstruksi terancam bangkrut karena banyaknya beban hutang. Tidak hanya itu investor juga khawatir bahwa anggaran infrastruktur yang digenjot pemerintahan saat ini terlalu tinggi sehingga adanya potensi akan dipangkas pada tahun-tahun berikutnya. Apalagi di tahun 2019 terdapat pemilihan umum untuk menentukan Presiden Republik Indonesia yang selanjutnya. Investor memperkirakan bahwa pemerintah akan lebih memilih untuk bermain aman dengan menerapkan kebijakan yang lebih populis yaitu pemberian insentif sosial kepada masyarakat. Apabila itu terjadi kemungkinan besar akan ada pemotongan anggaran di sektor lain seperti halnya kenaikan anggaran infrastruktur memotong anggaran subsidi energi. Namun ternyata hal itu kemungkinan besar tidak terjadi.
Infrastruktur

Rahasia Investasi Saham Buy and Hold Quality Company

Bila ada yang menanyakan bagaimana cara agar bisa mendapatkan profit di dunia saham maka jawabannya akan bermacam-macam. Namun sesungguhnya keuntungan terbesar dalam investasi saham terletak pada bagaimana kita bisa dapat menemukan perusahaan berkualitas dan menjadi pemiliknya dalam jangka panjang. Itu adalah kunci sederhana investasi saham namun banyak orang yang mengabaikannya. Ketidaksabaran akan menahan dalam jangka panjang dan ingin cepat untung adalah sebuah mentalitas yang harus dihilangkan dari benak investor.

Rabu, 08 Agustus 2018

Saat Ini Warren Buffett Memegang Banyak Cash

Warren Buffett yang mendapatkan julukan sebagai Oracle of Omaha memiliki kecenderungan untuk tetap berinvestasi secara terus menerus di pasar saham. Namun beberapa tahun terakhir ada kecenderungan bahwa Warren Buffett menahan diri untuk membeli saham saat ini. Dalam laporan keuangan Berkshire Hathaway (NYSE:BRK) tercatat sebesar US$ 111,1 miliar berupa kas dan setara kas dan jumlahnya bertambah US$ 2 miliar dari kuartal sebelumnya. Hal inipun menimbulkan masalah kendati bukanlah masalah yang besar karena masalah dalam kelebihan uang adalah masalah yang baik. Sepertinya Warren Buffett tidak berkeinginan untuk berinvestasi pada kondisi pasar yang sekarang. Melalui artikel ini kita berusaha untuk melihat pola pikir dan dampak dari kebijakan ini.
Warren Buffett Cash

Prospek TLKM Redup di Tahun Ini

Hal yang mengejutkan terjadi di pasar saham dimana perusahaan telekomunikasi BUMN yaitu Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mencatatkan kinerja semester I yang negatif. Laba bersih TLKM menurun sebesar -27% pada Q2 2018 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan TLKM un relatif tidak bergerak dengan kenaikan 0,5% dari periode yang sama tahun lalu. Sebenarnya penurunan ini sudah terlihat sejak Q1 2018. Pada Q1 2018 laba bersih TLKM turun sebesar -14% dan pendapatan hanya meningkat sebesar 4%. Dari laporan keuangan yang ada sepertinya kinerja TLKM sudah mulai melambat.

Telkom Indonesia

5 Alasan Kenapa Trading Harian Tidak Menang Dalam Jangka Panjang

Kebanyakan orang yang berinvestasi saham memilih untuk menjadi seorang trader yang melakukan transaksi jual beli dalam jangka pendek. Profit yang terlihat tinggi dalam waktu singkat membuat banyak orang tertarik dengan posisi ini. Bayangkan saja suatu saham bisa naik hingga 30% dalam sehari yang membuat setiap orang pasti tergoda untuk menjadi salah seorang yang beruntung untuk membeli sebelum naik dan menjual setelah naik. Oleh karena itu mereka senang untuk menjadi trader harian dan berusaha mencari saham-saham yang berpotensi untuk naik keesokan harinya dan menjualnya untuk mendapatkan profit yang besar dan beralih pada saham potensial selanjutnya. Terlihat bagus memang tapi tidak seperti itu kenyataannya, sounds good but doesn't work. Itu mungkin pepatah yang tepat untuk menggambarkan kenyataan ini. Kalau ada yang berhasil dengan metode seperti ini jangankan untuk menjadi kaya, orang tersebut akan menjadi salah satu orang terkaya di dunia dan biografinya akan tertulis bahwa dia meraih posisi kekayaannya dengan day trading. Namun lihatlah posisi orang-orang terkaya di dunia yang notabene mayoritas mendapatkannya dari investasi saham, namun apakah filosofi mereka demikian?
Performa

Memang dalam beberapa waktu jangka pendek seorang trader akan menang dan meraih profit yang tinggi. Bahkan profit tersebut yang tinggi membuat trader tersebut sangat senang dan percaya pada strategi tersebut. Setelah mendapatkan profit yang tinggi kekalahan-kekalahan atau kerugian trading dianggap sebagai kesalahan diri dan dinggap biasa saja. Namun jika dikalkulasikan secara jangka panjang kerugian tersebut akan merusak kinerja investasi dalam jangka panjang. Orang terkaya di dunia berorientasi jangka panjang dan terbukti mengalahkan trader yang bermain jangka pendek. Oleh karena itu akan dibahas dalam artikel ini mengapa trading bisa kalah dalam jangka panjang:

Selasa, 07 Agustus 2018

IPO MD Pictures Menjadi Perintis Industri Perfilman di BEI

IPO di Bursa Efek Indonesia semakin inovatif dari waktu ke waktu dan mulai berdatangan emiten-emiten dari industri baru yang belum ada di bursa. Contohnya saja dalam bidang energi terbarukan ada Sky Energi (JSKY) yang membuat panel surya serta start up seperti Kioson (KIOS) dan M Cash Integrasi (MCAS) yang merintis start up di BEI. MD Pictures sebagai sebuah studio film yang memproduksi film lokal IPO dan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2018 ini. Dalam perdagangan perdananya saham dengan kode FILM ini melesat sebesar 49,52% ke level 314 dari 210. 
IPO MD Pictures


Reverse Stock Split di Harga 50 Merugikan?

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan mengenai investor yang menyatakan masalah mengenai adanya reverse stock split. Reverse stock split ini sudah dibahas dalam sebuah artikel yang menyatakan bahwa beberapa saham digabung menjadi satu saham dan tidak ada perubahan fundamental di dalamnya. Hal ini sama seperti menukarkan uang 5 lembar 2000-an dengan 1 lembar uang 10000-an. Secara nilai maka hasilnya sama saja namun jumlah lembarnya akan berkurang. Namun ada suatu permasalahan baru yakni manajemen yang melakukan reverse stock split di harga 50. Diyakini bahwa  reverse stock split di harga 50 akan merugikan investor karena setelah melakukan reverse stock split maka harganya akan turun drastis. Namun secara teori melakukan reverse stock split tidaklah mempengaruhi fundamental dan terkadang ada keuntungan melakukan aksi tersebut. Lantas bagaimana reverse stock split di harga 50 apakah benar-benar merugikan investor?
Investor Panic

Senin, 06 Agustus 2018

Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melakukan perhitungan dan mengeluarkan data bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,27% pada kuartal 2 tahun ini. Angka itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 yang sebesar 5,06%. Ini menandakan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi di Q2 2018 ini. Angka itu sejalan dengan ekspektasi Bank Indonesia yang beberapa waktu lalu merevisi ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2018 ini. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada rentang 5,1-5,2% untuk tahun ini. Hal itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah pusat yang menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,4% pada APBN 2018.
Ekonomi Indonesia

Saham Peternakan Ayam Masuk ke Dalam Turnaround Tahun Ini

Pada umumnya sektor peternakan mencatatkan kinerja yang baik pada Q2 2018 ini dan melanjutkan tren pertumbuhan yang bagus dari tahun 2017. Sektor ini menarik dilihat karena sejak tahun 2017 sektor ini mencatatkan kinerja yang mengalahkan pasar alias outperform. Bahkan sejak awal tahun 2018 hingga sekarang saham-saham poultry mencatatkan kinerja yang bagus dan masih dalam posisi uptrend. Saham-saham dengan kinerja yang bagus dan layak untuk dianalisa adalah JPFA, CPIN dan MAIN. Ketiga saham tersebut memberikan kinerja yang bagus pada Q2 2018 dan masih memiliki ruang bertumbuh. 
Peternakan Ayam

Pada dasarnya kinerja emiten poultry sangat fluktuatif dan seperti emiten yang berbasis komoditas. Hal itu karena meman emiten poultry menjual komoditas berupa ayam. Namun sebenarnya hal itu berbeda dengan perusahaan komoditas pada umumnya yang dipengaruhi oleh harga komoditas, emiten poultry lebih terpengaruh pada beban dan efisiensi karena pada umumnya industry poultry akan tetap bertumbuh karena kebutuhan akan ayam potong yang terus meningkat. Oleh karena itu berinvestasi pada emiten poultry sedikit menjebak namun dengan analisa yang baik investasi pada emiten poultry juga akan memberikan hasil yang baik. Berikut ini adalah analisa mengenai saham-saham poultry:

Kinerja Saham Perbankan Q2 2018 Solid

Banyak bank besar sudah melaporkan kinerja mereka pada Q2 2018 dan secara keseluruhan industri perbankan masih memiliki kinerja cukup bagus dengan pertumbuhan solid meskipun ada beberapa yang mencatatkan perlambatan. Kinerja perbankan terbaik ada pada bank BUKU IV yang mencatatkan kinerja diatas industri sedangkan kinerja bank-bank kecil sangatlah lambat. Seharusnya perusahaan yang kecil dapat berkembang dengan pesat namun sepertinya hal tersebut tidak begitu berlaku untuk perbankan karena membutuhkan permodalan yang besar dalam menjalankan bisnisnya. 
Bank

Minggu, 05 Agustus 2018

Pelajaran Berharga Dari Apple yang Menembus Kapitalisasi US$ 1 Trilliun

Baru-baru ini kita menyaksikan bahwa saham Apple (NASDAQ:AAPL) mencapai rekor tertingginya di US$ 207/lembar dan membawa Apple menjadi perusahaan pertama di Amerika Serikat dengan nilai US$ 1 Triliun. Hal ini membuat rekor yang baru di Wall Street dan memberikan pelajaran kepada investor dan pebisnis bahwa perusahaan yang besar tidak harus dirintis dengan modal yang besar dan tidak ada pembatas untuk kapitalisasi pasar. Pasalnya Apple merupakan perusahaan yang kecil yang didirikan pada tahun 1976 oleh dua mahasiswa dropout yang maniak komputer yaitu Steve Jobs dan Steve Wozniak serta Ronald Wayne yang kemudian masuk namun keluar hanya dalam waktu yang singkat. 
Gerai Apple

5 Kategori Memilih Saham Dengan Manajemen yang Baik

Adanya kasus mengenai penyelewengan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan membuat investor bertanya-tanya dan resah. Pasalnya manajemen yang tidak baik akan merusak kredibilitas perusahaan dan tentu harga saham dari perusahaan tersebut akan jatuh. Lalu banyak investor bertanya mengenai kriteria manajemen yang bagus dalam perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa efek. Oleh karena itu di dalam artikel ini saya berusaha untuk memberikan kriteria manajemen perusahaan yang bagus untuk para investor agar investor tidak terjebak pada saham yang memiliki manajemen buruk dan membuat modal investor bisa ludes karena penurunan harga saham yang besar.
Analisa Management

Sejatinya dalam manajemen perusahaan itu yang bagus bersifat sebagai pembantu investor dalam mengelola perusahaan dan memiliki sikap shareholder oriented atau memberikan pelayanan yang bagus kepada investor atau pemilik perusahaannya. Mereka akan membuat keputusan yang memberikan hasil terbaik kepada investornya. Sedangkan manajemen yang buruk adalah yang berlawanan dengan hal itu yakni tidak mementingkan kepentingan investor dan bersikap untuk memperkaya dirinya sendiri. Dibawah ini merupakan kriteria dan poin penting dalam menentukan apakah sebuah perusahaan memiliki manajemen bagus untuk investor:

Stop Membeli Saham-Saham Jelek

Akhir-akhir ini terdengar banyak kisah pahit berbagai macam investor retail yang memiliki saham dan tidak dapat menjualnya karena tersangkut masalah. Selain itu sahamnya mengalami penurunan karena terdapat masalah yang ada pada perusahaan dibaliknya. Apakah anda ingin bernasib seperti itu karena membeli saham-saham yang buruk pengelolaannya dan kinerjanya? Secara logika memang seorang investor seharusnya menghindari saham-saham yang seperti ini namun apa daya seringkali logika dikalahkan oleh faktor psikologis yaitu salah satunya saham ini sudah jatuh banyak dan terlihat sangat murah. Padahal kenyataannya yang ada saham tersebut bukanlah murah melainkan murahan
Sampah

Sabtu, 04 Agustus 2018

Prinsip yang Salah Mengenai Kekayaan

Banyak orang mendefinisikan kekayaan sebagai materi yang dimiliki dan mengasosiasikan hal-hal mewah kedalam sebuah bentuk kekayaan. Alhasil banyak orang yang menganggap bahwa orang-orang yang memiliki atau memakai barang-barang mewah atau hidup dalam kemewahan adalah orang yang kaya padahal kenyataannya tidak demikian. Banyak orang-orang yang berusaha untuk terlihat kaya padahal hal tersebut sebenarnya bukanlah keadaan mereka yang sesungguhnya. Banyak orang yang terlihat kaya dari luar dengan gaya hidup tinggi namun ternyata semua itu adalah hasil dari berhutang. Jika anda belajar akuntansi atau anda menganalisa laporan keuangan maka sebenarnya kekayaan yang artinya modal mereka minus karena beban gaya hidup dan hutang melebihi dari kekayaan asli atau ekuitas yang mereka miliki. Orang yang seperti ini tidaklah berbeda dengan perusahaan yang ekuitasnya negatif akibat liabilitas tinggi, kendati pendapatan tinggi namun karena beban yang tinggi maka tidak ada keuntungannya dan hanya membukukan kerugian.
Bob Sadino Selalu Tampil Sederhana
Bob Sadino Selalu Tampil Sederhana

Rumus Simple Untuk Memupuk Kekayaan

Di dunia yang terus berkembang ini orang-orang selalu berusaha untuk menjadi sukses yang sekarang ini diartikan sebagai hidup mapan. Orang-orang pada umumnya bingung bagaimana cara agar mereka dapat hidup lebih baik di masa depan padahal sebenarnya cara untuk meraihnya adalah hal yang simpel. Rumus matematika untuk menaikkan kekayaan atau aset adalah sama seperti halnya perusahaan yaitu pendapatan dikurangi oleh pengeluaran lalu sisanya merupakan dana tersisa. Dana tersisa ini jika ditabung akan menambah kekayaan. Ya! Menabung adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kekayaan. Namun itu merupakan cara yang kuno! Menabung sangat sulit untuk meningkatkan kekayaan anda dengan signifikan karena pertumbuhannya yang terbatas. Oleh karena itu ada rumus baru matematika yang digunakan orang-orang kaya dalam meningkatkan kekayaannya.

Kekayaan

Jumat, 03 Agustus 2018

Review Bulanan Juli 2018

Pada sepanjang bulan Juli IHSG bergerak turun dengan sangat signifikan. Pada tanggal 2 Juli IHSG dibuka dengan nilai 5828 dan ditutup pada tanggal 31 Juli sebesar 5936 naik sebesar -1,8%. Untuk nilai tukar rupiah terhadap US Dollar bergerak melemah dari 14.324 pada 1 Juli menjadi 14.420 pada 31 Juli. Harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan di bulan April dari $73,94/bbl pada 2 Juli menjadi $68,76/bbl pada 31 Juli atau turun sebesar -7% dalam sebulan. Harga emas dunia bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menurun dari $1.239/oz menjadi $1.223/oz sepanjang bulan Juli dengan kecenderungan downtrend.
Review

Berikut ini adalah hightlight berita emiten di Bursa Efek Indonesia pada bulan Juli 2018 terutama berita mengerikan mengenai Tiga Pilar Sejahtera (AISA):

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan Agustus 2018

Awal bulan Agustus adalah hal yang bagus karena banyak emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia sudah mengeluarkan laporan keuangannya dalam semester 1 atau istilahnya Q2 2018. Dengan munculnya laporan keuangan ini kita dapat membuat keputusan investasi yang baik karena fundamental emiten telah diketahui secara terbaru. Dengan adanya peningkatan kinerja maka emiten itu akan terlihat bagus dan begitupula sebaliknya. Emiten yang memberikan kinerja buruk akan terkena imbas penurunan dan pada semester ini Telkom Indonesia (TLKM) terkena imbasnya. Pendapatan yang tidak bertumbuh dan laba bersih yang menurun lebih dari 20% secara YoY membuat prospek TLKM menjadi kurang bagus. Investor yang masih memegang TLKM sebaiknya mulai mengurangi kepemilikannya karena di harga sekarang TLKM sudah dihargai cukup mahal.
Dividen

Minggu, 29 Juli 2018

10 Kata Bijak Dalam Investasi Saham

Dalam investasi saham banyak yang dapat kita pelajari mulai dari teknik, analisa serta wawasan dan pengetahuan. Selain itu masih banyak yang harus kita pelajari dan pada artikel kali ini saya ingin menuangkan hal-hal tersebut dalam kata-kata bijak yang mungkin dapat menambah wawasan pembaca dalam berinvestasi saham. Kata-kata bijak ini saya tuangkan berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya gali sebagai investor saham.
Berikut ini merupakan kata-kata bijak yang dibuat oleh penulis dalam dari website www.canva.com:

1. Tentang Ekonomi

Korelasi ekonomi dan investasi

Jumat, 22 Juni 2018

Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Juni 2018

Saat ini kondisi pasar cenderung sangat fluktuatif dan tidak kondusif. Sejak awal tahun hingga 6 bulan ini pasar sudah mengalami penurunan yang cukup lumayan. IHSG sudah turun lebih dari -8,8% dan pelemahan Rupiah terhadap US Dollar menembus level Rp 14.000/USD. Pasar saat ini terlihat tidak kondusif ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Q1 2018 yang hanya 5,06% saja dari target pemerintah yang sebesar 5,4% pada tahun ini sehingga menimbulkan banyak koreksi dari para analis. Namun kendati semua itu berinvestasi harus tetap berjalan seperti biasanya dengan terus mencari berbagai peluang ditengah berbagai kondisi perekonomian. Oleh karena itu setiap bulan lebih baik untuk berinvestasi secara rutin.
Dividen

Penurunan yang sangat tajam membuat banyak saham-saham menjadi terdiskon dan nilai dividen yieldnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Membeli saham dividen merupakan strategi investasi yang bagus dalam jangka panjang karena selain keuntungan kapital gain investor juga mendapatkan dividen rutin setiap tahunnya. Tidak semua dividen memiliki kualitas yang sama sehingga saya selalu merekomendasikan saham-saham dividen yang berkualitas sehingga nilai dividennya pun bisa bertumbuh di masa depan mengikuti kinerja perusahaannya. Berikut ini merupakan saham-saham dividen yang dapat dilirik di bulan Juni:

Sabtu, 19 Mei 2018

Investasi Saham Ibarat Menanam Pohon

Banyak orang yang salah memberikan persepsi terhadap investasi pada saham. Orang-orang pada umumnya menilai bahwa saham merupakan sebuah perjudian dan menilai bahwa saham bisa diprediksi pergerakannya dan memiliki pola tersendiri. Kebanyakan orang tersebut akan melakukan sebuah tindakan jangka pendek dan menghiraukan dampak jangka panjang dari tindakannya. Namun sebenarnya berinvestasi pada saham adalah seperti halnya kita menanam pohon, imbal hasil terbesar adalah ketika kita telah lama memilikinya.


Jumat, 18 Mei 2018

Kinerja Pesat MCAS Selaras Dengan Valuasinya

M Cash Integrasi (MCAS) merupakan salah satu perusahaan startup yang melantai di BEI pada tahun 2017 lalu. Startup dinilai memiliki pertumbuhan yang sangat pesat dan itulah yang cocok untuk menggambarkan MCAS. Saat ini MCAS berada pada tahap pertumbuhan yang sangat pesat dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang meningkat hingga ratusan persen. Bayangkan saja di tahun 2017 pendapatan MCAS meningkat sebesar 255% dan laba bersihnya meningkat sebesar 185%. Sangat jarang menemui perusahaan di BEI yang dapat membukukan pertumbuhan secara triple digit secara konsisten dan kabar baiknya MCAS merupakan salah satu perusahaan langka tersebut. Kinerja pesat tersebut sepertinya akan berlanjut di tahun 2018 dan membuat MCAS layak untuk dipantau perkembangannya.

MCAS M Cash Integrasi

Kamis, 17 Mei 2018

Kinerja ERAA Meningkat Pesat Pada Q1 2018 Ditopang Kenaikan Harga Saham

Kabar menggembirakan untuk pemegang saham Erajaya Swasembada (ERAA) karena di tahun 2018 ini harga saham ERAA sudah naik 178% year to date hingga artikel ini ditulis. Kenapa harga ERAA bisa naik dengan sangat pesat? Jawabannya adalah memang karena valuasinya di harga 750-an teralu murah. Dengan harga 750 di tahun 2017 maka ERAA diperdagangkan dengan valuasi PER sebesar 8,2 dengan laba per saham di tahun 2016 yang sebesar Rp 91/lembar. Tentu saja hal ini murah karena ERAA selalu membukukan kinerja yang bertumbuh baik dari pendapatan maupun laba bersih secara double digit. Kesabaran investor ERAA membuahkan hasil yakni peningkatan harganya yang pesat di tahun 2018 ini. Namun lantas bagaimana sahamnya setelah mengalami kenaikan pesat ini? Apakah masih bagus untuk dibeli?

Gerai Erafone ERAA
Gerai ERAA

Pengaruh Pengeboman Teroris Kali Ini Berefek Cukup Besar

Dalam sepekan ini berita duka datang untuk Indonesia karena banyak terjadi serangan-serangan terorisme yang terjadi hanya dalam waktu seminggu ini. Pada hari Kamis 10 Mei 2018 terjadi kericuhan yang terjadi pada Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok. Kejadian tersebut merenggut nyawa 5 anggota polisi dan 1 terduga teroris selain itu polisi mengamankan ratusan narapidana yang ikut dalam kericuhan dan memindahkan mereka ke Nusakambangan. Beberapa hari kemudian yakni tepatnya di hari Minggu 13 Mei 2018 terjadi pemboman yang terjadi pada 3 gereja di Surabaya. Hingga kini pemboman tersebut telah merenggut belasan korban jiwa dan puluhan korban luka-luka. Ini merupakan salah satu kejadian terorisme terbesar dalam sejarah terorisme di Indonesia.

No Terorism