Senin, 26 Februari 2018

Hal yang Layak Diperhatikan Dalam Surat Tahunan Warren Buffett 2017

Pada bulan Februari ini Warren Buffett mempublikasikan surat laporan tahunannya untuk pemegang saham Berkshire Hathaway, anda bisa melihatnya disini. Warren Buffett selalu memberikan laporannya setiap tahun mengenai pemikirannya, kondisi perusahaan saat ini dan langkah kedepan yang akan dilakukan. Sehingga setiap tahun orang-orang Wallstreet menantikan pemikiran "Oracle of Omaha" yang dituangkan dalam surat laporan tahunannya tersebut. Mungkin kita sebagai investor Indonesia tidak begitu penting melihat isi surat dari Warren Buffett yang berinvestasi saham di Amerika Serikat namun tidak ada salahnya mempelajari isi surat tersebut untuk menambah wawasan kita. Berikut adalah ringkasan isi dari surat tersebut:

Warren Buffett Letter

1. Book Value Per Lembar Berkshire Meningkat 23%
Sepanjang tahun 2017 nilai aset bersih Berkshire meningkat sebesar $65,3 miliar alias meningkat 23%. Sedangkan harga sahamnya meningkat 21,9% di periode yang sama. Performa harga sahamnya hampir menyamai S&P 500+dividen yang sebesar 21,8%. Warren Buffett selalu menilai perumbuhan perusahaannya melalui book value dan bukan melalui kapitalisasi pasar yang ada di bursa.

2. Warren Buffett Mengkritik Aturan Akuntansi Baru
GAAP (General Accepted Accounting Principles) merupakan metode akuntansi yang digunakan di Amerika Serikat dalam menyusun laporan keuangan perusahaan. Terdapat aturan baru yang menyatakan bahwa investasi yang belum direalisasikan harus dimasukkan kedalam laba dan rugi bersih meskipun memang belum direalisasikan. Hal ini membuat laporan laba dan rugi Berkshire Hathaway menjadi tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Sejatinya untung dan rugi ada saham yang belum direalisasikan dengan dijual belum bisa dijadikan nyata karena selama investor belum menjual rugi maka investor tersebut belum bisa dikatakan merugi dan karena nilai saham di bursa fluktuatif.

3. Kas Berkshire Semakin Berkembang dan Belum Ada Ide Untuk Digunakan
Jumlah kas Berkshire di akhir tahun 2017 senilai $116 miliar sedangkan kapitalisasi pasar Berkshire sendiri sebesar $500 miliar. Jumlah kas Berkshire sangatlah besar dan jumlahnya bertambah dari tahun ke tahun. Warren Buffett mengatakan bahwa ia dan Charlie Munger merasa akan ada akuisisi yang besar di masa mendatang. Namun hingga saat ini masih belum ada pergerakan akuisisi secara besar-besaran. Sepertinya Warren Buffett khawatir dengan valuasi saham-saham di bursa Amerika Serikat yang semakin mahal karena kenaikan terus menerus dalam jangka waktu yang panjang.

4. Saham Berkshire Hathaway Sudah Pernah Jatuh Besar di Masa Lalu dan Hal Tersebut Akan Terjadi Lagi di Masa Mendatang
Warren Buffett selalu mengingatkan bahwa krisis ataupun crash adalah hal yang tidak dapat dihindari. Sepanjang sejarah, saham Berkshire Hathaway mengalami naik dan turun. Bahkan penurunan sahamnya bisa mencapai 50% dan itu terjadi pada tahun 2008 ketika terjadinya krisis finansial. Tidak mau berbohong, Warren Buffett mengatakan bahwa saham Berkshire bisa jatuh kembali di masa mendatang dan tidak ada yang tahu akan hal itu bahkan Warren Buffett itu sendiri.

5. Warren Buffett Menang Taruhan dan Memberikan Pelajaran Berharga Dalam Investasi
Pada 19 Desember 2007 Warren Buffett melakukan taruhan dengan Protege Partner. Taruhannya adalah Warren Buffett menantang para hedge fund sebesar $1 juta untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan pasar dalam jangka waktu yang panjang dalam hal ini 10 tahun. Warren Buffett memberikan opsi bebas kepada lawan taruhannya untuk memilih berbagai jenis hedge fund sedangkan dia sendiri hanya bertaruh pada indeks S&P 500, yang memberikan imbal hasil tertinggi dalam 10 tahun adalah pemenangnya. Kedengarannya sangat simpel dan mudah untuk mengalahkan Warren Buffett yang hanya bergantung pada S&P 500 namun tidak ada fund manajer yang berani bertaruh. Sampai pada akhirnya Protege Partner berani menerima tantangan Warren Buffett. Protege Partner memilih 5 jenis dana hedge fund untuk bersaing dengan S&P 500 dalam jangka waktu 10 tahun. Hal yang mengejutkan adalah 5 dana tersebut kalah semua dengan S&P 500. Pada Mei 2017 Protege Partner sudah menyerah dan uang hasil taruhan oleh Warren Buffett didonasikan pada Girls.Inc. Hal yang dapat dipetik adalah investasi secara aktif seperti hedge fund sangat merugikan dibandingkan dengan investasi yang beli kemudian tahan dalam jangka waktu yang lama.

6. Ted dan Todd Mengelola Dana Sebesar $25 Miliar
Warren Buffett saat ini sudah berumur 87 tahun dan sudah sangat tua untuk orang yang menjabat dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu Berkshire Hathaway tidak boleh bergantung terus pada Warren Buffett dan mulai mencari penerus. Ted Weschler dan Todd Combs merupakan pengelola dana di Berkshire dengan umur yang muda. Mereka digadang-gadang sebagai penerus Warren Buffett di masa depan karena performa kinerjanya yang cukup baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar