Rabu, 28 Maret 2018

ASSA Mencatatkan Kinerja yang Bagus di Tahun 2017

Adi Sarana Armada (ASSA) merupakan perusahaan yang menyediakan jasa penyewaan mobil. ASSA sudah mengeluarkan laporan keuangannya untuk tahun 2017 penuh dan hasilnya tidak berbeda jauh dengan kenaikan di laporan Q3 2017. Adi Sarana secara konsisten mencatatkan kinerja pertumbuhan dan hal tersebut mendongkrak pendapatan serta laba bersihnya. Dalam tiga tahun terakhir pendapatan ASSA selalu bertumbuh dan itu merupakan hal yang bagus. Kendati mengalami penurunan laba pada tahun 2015 namun saat ini ASSA mencatatkan kinerja yang selalu bertumbuh. Manajemen memproyeksi bahwa bisnisnya akan tetap bertumbuh di tahun 2018 selain itu kendati laba bersihnya naik pesat harga sahamnya masih di hargai murah sehingga layak untuk dianalisa.
Kantor ASSA Adi Sarana Armada

Kinerja Tahun 2017
Sepanjang tahun 2017 Adi Sarana Armada mencetak pendapatan sebesar Rp 1,689 triliun dan pendapatan tersebut meningkat sebesar 7,58% dari Rp 1,57 triliun di tahun 2016. Kendati pendapatannya naik kecil namun laba bersihnya naik pesat. Tercatat laba bersih ASSA sebesar Rp 105,963 miliar di tahun 2017 dan hal tersebut naik sebesar 69% dibandingkan dengan Rp 62,674 miliar di tahun 2016. Laba bersih per sahamnya juga naik dari Rp 18,28/lembar menjadi Rp 30,37/lembar. Bagaimana bisa ASSA mencatatkan kinerja pendapatan yang naik tipis namun laba bersihnya naik pesat? Jawabannya adalah profit margin. Di tahun 2017 margin laba bruto ASSA sebesar 30,5% dan hal itu meningkat dibandingkan dengan margin laba kotor sebesar 29% di tahun 2016. Margin laba bersih ASSA juga meningkat dari 3,9% di tahun 2016 menjadi 6,2% di tahun 2017. Jadi walaupun peningkatan pendapatan ASSA sedikit namun karena margin labanya kecil maka keuntungan dapat meningkat pesat. ASSA juga memiliki nilai cashflow yang positif dengan jumlah kas operasi sebesar Rp 192,4 miliar dan jumlah itu meningkat dari Rp 176,4 miliar di tahun 2016.

Prospek di Tahun 2018
Manajemen ASSA memproyeksikan pertumbuhan pendapatan antara 10-12% di tahun ini. Dengan proyeksi tersebut maka ASSA bisa dikatakan masih bertumbuh di tahun 2018. Manajemen memproyeksikan bahwa laba bersih bisa tumbuh 25-30% di tahun 2018 ini. Sepertinya hal tersebut bis dicapai jika pertumbuhan pendapatan mencapai 10% dan margin laba bersih meningkat seperti yang telah dilakukan ASSA sebelumnya.

Valuasi Harga Saham
Di harga 272 maka ASSA memiliki valuasi yang sangat murah dengan PER dibawah 10. Dengan mengacu pada laporan keuangan di tahun 2017 yang telah dirilis maka ASSA sekarang ini diperdagangkan dengan PER sebesar 9 serta PBV sebesar 0,93 yang artinya sangat murah melihat dari kinerjanya yang secara konsisten bertumbuh. Sedangkan dari pergerakan harga sahamnya saham ASSA hanya memberikan keuntungan 9,6% dalam setahun terakhir. Namun di bulan Februari 2018 harga saham ASSA masih di level 210 sedangkan sekarang harga sahamnya sudah naik ke level 270. Saham ASSA yang tidak naik banyak sedangkan fundamentalnya naik pesat membuat harga sahamnya menjadi murah dan layak investasi.

Kesimpulan:
Saham ASSA merupakan salah satu saham yang layak untuk diikuti perkembangannya mengingat pertumbuhan laba bersihnya yang selalu bertumbuh dengan pesat serta valuasinya yang dibawah harga wajarnya. Kendati dalam setahun terakhir saham ASSA tidak memberikan imbal hasil yang besar namun itu justru menjadi kesempatan investor untuk mengoleksi di harga yang murah.

PS: Ini hanyalah sekedar info untuk para investor. Risiko dalam berinvestasi ditanggung sendiri oleh masing-masing investor. Info ini hanya berbentuk opini berdasarkan fakta-fakta yang ada. 
Dislaimer ON!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar