Sabtu, 10 Maret 2018

Program Yuk Nabung Saham Sangat Bermanfaat

Akhir-akhir ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye untuk meningkatkan jumlah investor domestik. Kampanye yang dilakukan pemerintah yang diwakilkan oleh Bursa Efek Indonesia diberi nama "Yuk Nabung Saham". Sesuai namanya gerakan ini mengajak masyarakat untuk menabung dalam sebuah instrumen investasi yaitu saham. Kendati masih awam namun banyak masyarakat yang antusias terutama mahasiswa dengan program ini. Namun banyak juga yang masih sangat tidak percaya dengan program ini dan merasa saham merupakan sebuah perjudian. Hal ini karena masyarakat masih sangat awam dengan salah satu instrumen investasi terbaik ini.
Logo Yuk Nabung Saham

Program Yuk Nabung Saham (YNS) sangat simpel yaitu menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk dibelikan saham agar lebih produktif dibandingkan tabungan. Dalam jangka panjang berinvestasi di saham akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan menabung karena dengan hanya menabung maka nilainya bukannya bertambah malah mengecil karena dimakan faktor inflasi. Inflasi ini akan membuat nilai uang di masa depan jauh lebih kecil dibandingkan dengan sekarang. Oleh karena itu dibutuhkanlah investasi untuk mengalahkan faktor inflasi ini dan mendapatkan keuntungan sesuai dengan rencana investasi. Program Yuk Nabung Saham ini sangat bagus dan memberikan banyak manfaat, berikut ini adalah keuntungan dari program Yuk Nabung Saham:
1. Menambah Jumlah Investor Domestik
Dulu perdagangan di Bursa Efek Indonesia dikuasai oleh investor asing yang mengendalikan nilai dari IHSG. Bahkan hingga sekarang asing masih sangat berpengaruh dalam perdagangan dan ketika dana asing keluar dari bursa maka IHSG akan jatuh dalam nilai yang besar. Dengan program Yuk Nabung Saham maka diharapkan akan lebih banyak masyarakat yang menjadi investor sehingga investor domestik dapat menguasai pasarnya sendiri. Dengan banyaknya dana domestik maka dana asing tidak akan sangat berpengaruh dan IHSG bisa berjalan sesuai dengan fundamentalnya dan bukan karena sentimen dari investor asing. Contohnya saja di tahun 2008 IHSG mengalami penurunan hingga -50% padahal ekonomi Indonesia masih bertumbuh kendati nilai tukar mata uang Rupiah terhadap US Dollar melemah. Selain itu juga ketika indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) mengalami penurunan yang besar, IHSG juga mengalami penurunan yang besar. Hal itu karena dana asing keluar dari bursa saham Indonesia. Hingga saat ini baru sekitar 1 juta masyarakat yang menjadi investor dari 260 juta total penduduk di Indonesia. Itu berarti jumlah investor hanya sebesar 
0,38% dan bahkan tidak mencapai angka 1%. Hal ini jauh berbeda dengan negara maju seperti Amerika Serikat yang lebih dari 40% penduduknya berinvestasi di saham.

2. Memacu Perekonomian dan Bisnis
Dengan banyaknya investor maka dana yang masuk ke dalam bursa juga akan semakin besar. Emiten-emiten akan semakin mudah mendapatkan pendanaan dan bisa melakukan ekspansi dengan lebih mudah sehingga dapat mencetak laba yang besar dan pajak yang besar pula dan menggerakkan perekonomian. Saat ini permodalan di Indonesia sangatlah kurang dan semangat kewirausahaan juga sedikit karena terbentur modal. Dengan memperkuat pendanaan pada pasar modal maka pengusaha akan mendapatkan modal dengan lebih mudah dan bisnisnya lebih cepat berkembang yang ujungnya menciptakan lapangan pekerjaan yang baru.

2. Membuka Wawasan Masyarakat Mengenai Investasi dan Bisnis
Masyarakat yang tadinya awam tentang investasi saham sedikit demi sedikit akan belajar mengenai instrumen investasi ini. Dengan belajar saham maka masyarakat juga akan sedikit banyak belajar mengenai bisnis melalui analisa fundamental. Pemahaman tentang bisnis yang baik dari saham akan membuat masyarakat lebih pandai dalam berbisnis dan harapannya meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia. Dengan berinvestasi di saham orang akan mengerti bahwa banyak perusahaan yang mencatatkan keuntungan setiap tahunnya dan keuntungan tersebut juga meningkat. Masyarakat bisa termotivasi untuk berwirausaha dan melakukannya dengan benar sesuai dengan cara-cara yang dilakukan oleh perusahaan terbuka yang sudah sukses.

3. Program Yuk Nabung Saham Berorientasi Jangka Panjang
Namanya menabung berarti kita melakukannya untuk masa depan dan masa depan itu dalam jangka waktu yang lama. Banyak orang yang menabung bertahun-tahun karena orientasi seorang penabung adalah jangka panjang sebab tujuan akhir nilainya sangat besar. Dengan program ini masyarakat diharapkan menyisihkan sebagian pendapatannya dan berinvestasi jangka panjang. Investasi jangka panjang ini bagus karena banyak saham yang naik dalam jangka panjang. Selain itu program ini mirip dengan konsep dollar cost averaging yang merupakan konsep mencicil dalam investasi. Konsep ini bagus untuk dijalankan dalam jangka panjang karena tidak terpaku pada harga yang ada dan fleksibel terhadap harga. Untungnya nama programnya bukan Yuk Trading Saham atau Yuk Dagang Saham karena hal itu bisa menjadi penuntun untuk berinvestasi dalam jangka pendek.

4. Kekayaan Masyarakat Akan Meningkat
Sejatinya berinvestasi di saham merupakan investasi yang bagus karena imbal hasilnya yang besar. Masyarakat yang berinvestasi di saham dalam jangka panjang akan mendapati kekayaannya naik karena imbal hasil dari saham yang besar. Dan apabila dilakukan seumur hidup menjadi miliarder hanyalah perkara waktu. Akan banyak masyarakat yang hidup lebih sejahtera dan hal ini akan meningkatkan perekonomian.

5. Masyarakat Akan Lebih Paham Keuangan
Dengan berinvestasi maka masyarakat akan mengerti bahwa bukanlah hal yang mustahil dalam menggunakan uang untuk menghasilkan uang. Ini adalah konsep keuangan dimana uang dapat bekerja untuk orang yang mempekerjakannya. Dengan konsep ini masyarakat akan lebih gemar dalam berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Mereka juga akan semakin besar dalam menyisihkan pendapatannya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Masyarakat akan semakin sadar bahwa menghambur-hamburkan uang sangat tidak baik untuk keuangan mereka. Karena memang jalan untuk mencapai kemakmuran adalah dengan mengurangi pengeluaran dan memperbesar pendapatan.

Kesimpulan:
Yuk Nabung Saham merupakan salah satu program yang bagus untuk masyarakat agar masyarakat lebih kenal dengan investasi terutama dalam saham. Kendati bagus namun program ini harus diiringi oleh edukasi yang menyeluruh kepada masyarakat karena masih banyak masyarakat yang awam terhadap investasi yang satu ini. Ketidaktahuan akan menjadi bencana dan bisa membuat program yag tadinya bagus menjadi sentimen negatif karena ketidaktahuan tersebut. Selain itu meskipun memberikan imbal hasil yang besar namun saham juga bisa kurang cocok terhadap masyarakat yang memiliki profil risiko konservatif dan kontrol emosi yang lemah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar