Senin, 06 Agustus 2018

Kinerja Saham Perbankan Q2 2018 Solid

Banyak bank besar sudah melaporkan kinerja mereka pada Q2 2018 dan secara keseluruhan industri perbankan masih memiliki kinerja cukup bagus dengan pertumbuhan solid meskipun ada beberapa yang mencatatkan perlambatan. Kinerja perbankan terbaik ada pada bank BUKU IV yang mencatatkan kinerja diatas industri sedangkan kinerja bank-bank kecil sangatlah lambat. Seharusnya perusahaan yang kecil dapat berkembang dengan pesat namun sepertinya hal tersebut tidak begitu berlaku untuk perbankan karena membutuhkan permodalan yang besar dalam menjalankan bisnisnya. 
Bank

Kenaikan yang pesat di tahun 2017 membuat saham-saham perbankan pada tahun ini cenderung menurun karena faktor pesatnya kenaikan tersebut. Mengapa saham perbankan naik pesat di tahun 2017? Jawabannya ada 3 faktor positif. Pertama, saham perbankan biasanya bergerak selaras dengan IHSG jadi ketika IHSG naik saham perbankan mengikuti begitupula sebaliknya, di tahun 2017 IHSG mencatatkan kenaikan yang signifikan oleh karena itu saham perbankan mengikuti. Kedua dari sisi pertumbuhan perbankan besar berkinerja cukup solid dengan pertumbuhan 10-20% baik dari kredit maupun laba bersih. Ketiga dan yang ini adalah faktor utama yaitu karena saham perbankan sangat undervalue di tahun 2017. Banyak saham perbankan yang memiliki PER dibawah 10 sehingga membuat valuasinya murah dan memiliki potensi kenaikan yang besar dan hal itulah yang terjadi di tahun 2017.

Kendati dari awal hingga pertengahan tahun ini saham perbankan memberikan imbal hasil seperti IHSG yaitu negatif namun kinerja perbankan besar masih solid yaitu 10-15% meskipun ada perlambatan seperti pada BBRI dan BBCA. Bank BRI harus puas dengan pertumbuhan laba 11% dan BBCA harus puas dengan pertumbuhan laba 8% padahal saham BBCA diperdagangkan dengan PER 25 yang menandakan sudah overvalue. Saham perbankan yang layak dilirik adalah saham BBNI dan BBTN karena memiliki valuasi yang murah dan kinerja tumbuh diatas rata-rata. Saat ini BBNI di harga 7900 diperdagangkan dengan PER 11 dan PBV 1,4 serta BBTN di harga 2500 diperdagangkan dengan PER 8,5 dan PBV 1,1 yang terlihat sangat murah dibandingkan bank besar yang lain.

Kesimpulan:
Pergerakan saham perbankan pada semester satu 2018 ini kurang bagus dan mengalami penurunan. Namun dilihat dari kinerja industrinya kinerja perbankan cukup solid untuk membukukan pertumbuhan double digit. Saham perbankan saat ini layak untuk masuk portofolio jangka panjang anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar