Jumat, 10 Agustus 2018

Stop Membeli Saham CLEO Karena Sudah Mahal

Dulu pada Juli 2017 dalam sebuah artikel saya merekomendasikan saham CLEO sebagai salah satu saham consumer goods yang layak untuk investasi. Di saat itu harga saham CLEO adalah sebesar 390/lembar dan itu adalah harga sebelum stock split. Pada bulan Juli 2018 manajemen CLEO melakukan stock split sebesar 1:5 yang membuat harganya menjadi dibagi 5 dibanding harga sekarang. Itu artinya harga saham CLEO pada saat itu hanya sebesar 78/lembar dibandingkan harga sekarang di 320-an. Hanya dalam setahun sejak rekomendasi saham CLEO sudah naik sebesar +310%. Kendati naik pesat namun saham CLEO saat ini sudah keluar dari radar saya karena sudah overvalue. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai kinerja dan valuasi saham CLEO saat ini.



Kenaikan harga saham yang pesat tentu saja membuat investor saham CLEO sangat senang. Bayangkan saja semenjak IPO harga saham CLEO sudah naik sebesar +13.900% dari harga IPOnya. Investor yang berhasil membeli saham penawaran IPOnya pasti sudah untung sangat besar di saham ini. Namun kenaikan yang pesat itu harus dipikirkan investor kembali karena hal itu menyebabkan valuasi saham CLEO menjadi sangat tinggi dan tidak menarik. Saat ini di harga 320 saham CLEO memiliki PER sebesar 70 dan PBV sebesar 10,8 dan itu sangat mahal. Bandingkan saja dengan perusahaan consumer sejenis seperti ADES yang memiliki PER sebesar 13 dan PBV sebesar 1,2 lalu ICBP memiliki PER sebesar 27,5 dan PBV sebesar 5 atau UNVR yang memiliki PER 46,8 dan PBV sebesar 65,4 (UNVR adalah pengecualian karena ini merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki profitabilitas tinggi tapi jika dibilang overvalue sih iya). Dilihat dari segi PER saham CLEO sangatlah tidak menarik namun mungkin akan ada investor yang menyatakan bahwa hal itu wajar karena CLEO berkembang pesat.

Kinerja Cemerlang Tapi Overvalue
Memang benar sebenarnya kinerja CLEO bisa dibilang cemerlang. Di tahun 2017 CLEO membukukan laba bersih +29,2% dan pendapatan +17,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Dan pada Q2 2018 ini CLEO mampu membukukan kenaikan laba bersih +60,5% dan pendapatan +26,9% dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya. Tentu ini adalah perusahaan dengan kinerja yang bagus namun jika investor membayar terlalu mahal maka investor tidak mendapat keuntungan yang bagus. Bila kita cukup konservatif dan memproyeksikan laba bersih CLEO di tahun 2018 naik +50% itu akan membuat CLEO dihargai dengan PER sebesar 46 dan itu masih terlihat sangat mahal. Oleh karena itu kendati kinerjanya bagus namun karena valuasinya yang sudah sangat mahal maka sebaiknya investor menahan diri dulu untuk membeli atau jika yang sudah memiliki saham CLEO maka sebaiknya mengurangi porsinya karena saham CLEO sudah sangat overvalue.


Kesimpulan:
Kenaikan saham yang pesat semenjak IPO membuat investor yang berinvestasi sejak IPO merasakan keuntungan yang besar. Sejak direkomendasikan tahun lalu saham CLEO sudah naik lebih dari 3 kali. Namun karena kenaikannya yang pesat saham CLEO sudah tidak menarik kembali karena harganya yang sudah sangat mahal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar