Rabu, 23 Januari 2019

10 Year Challenge Investasi Saham

Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan adanya "10 year challenge" yaitu sebuah tantangan untuk membandingkan keadaan yang sekarang dengan keadaan pada 10 tahun yang lalu. Banyak meme-meme yang menghibur dimana keadaan 10 tahun yang lalu tidaklah berbeda dengan yang sekarang yaitu dulu hidup susah dan sekarang masih saja tetap susah. Selagi ada trending 10 year challenge maka saya juga ingin memberikan 10 year challenge pada investasi saham, dimana bila anda berinvestasi saham pada 10 tahun yang lalu hasilnya sangatlah besar di masa sekarang. Berikut ini adalah ulasannya:
Chart IHSG
IHSG Selalu Menunjukkan Kenaikan Dalam Jangka Panjang
Sumber: Investing.com

1. IHSG Sekarang vs IHSG 10 Tahun yang Lalu

Kita akan melihat bagaimana keadaan IHSG di masa sekarang dengan 10 tahun yang lalu. Pada awal Januari 2008 IHSG dibuka pada level 1377 dan pada awal Januari 2019 saat ini IHSG dibuka pada level 6183. Itu artinya IHSG sudah naik sebesar 349% dalam 10 tahun terakhir. IHSG di tahun 2009 sangatlah rendah karena sudah mengalami penurunan akibat krisis finansial global pada tahun 2008. Dalam 10 tahun terakhir berarti IHSG memberikan imbal hasil sebesar 16% secara CAGR (Compounded Annual Growth Rate). Jumlah itu sangatlah besar mengingat IHSG merupakan gabungan dari seluruh saham yang ada. Itu artinya rata-rata saham yang ada di dalam IHSG mengalami kenaikan. Mungkin ada saham yang naik lebih lambat dibandingkan IHSG mungkin pula ada saham yang naik lebih pesat dibandingkan IHSG. Dengan imbal hasil sebesar 16% pertahun itu jauh lebih besar dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya dan mengalahkan indeks S&P 500 milik Amerika Serikat yang rata-rata memberikan imbal hasil 9%/tahun.

2. Saham BBNI Sekarang vs Saham BBNI 10 Tahun yang Lalu
Salah satu saham yang memberikan imbal hasil besar dalam grafik yang cukup konsisten dari tahun ke tahun adalah BBNI. Pada Januari 2009 saham BBNI dibuka pada harga 664 namun kini pada Januari 2019 saham BBNI dibuka pada harga 8800. Itu artinya dalam 10 tahun terakhir saham BBNI mengalami peningkatan lebih dari 10 kali lipat, tepatnya 1225% dalam sepuluh tahun terakhir! Sangatlah jarang menemui saham yang naik lebih dari 10 kali lipat dalam 10 tahun terutama saham blue chip seperti BBNI. Fundamental yang kuat dan valuasi yang rendah membuat BBNI masih layak untuk investasi jangka panjang.

3. Charoen Pokphand (CPIN) Saham Multibagger Dalam 10 Tahun Terakhir
Di saham tidak ada yang mustahil dalam melipatgandakan uang dan itu terbukti pada salah satu saham yang mencetak peningkatan terbesar dalam 10 tahun terakhir yaitu perusahaan peternakan ayam Charoen Pokphand (CPIN). Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa saham CPIN 10 tahun yang lalu jauh lebih rendah dibandingkan dengan sekarang ini. Saham CPIN dibuka pada harga 89 saja pada Januari 2009. Dalam 10 tahun terakhir saham CPIN sudah naik berpuluh-puluh kali lipat hingga menyentuh harga 7225 pada Januari 2019. Bila dihitung-hitung saham CPIN sudah naik sebesar 80,1 kali lipat dari harganya pada Januari 2019 atau senilai 8010%! Investasi Rp 10 juta pada saham CPIN di 2009 akan menghasilkan Rp 801 juta! Saham CPIN merupakan salah satu saham yang berkinerja terbaik dalam 10 tahun terakhir dan investor jangka panjang yang setia memegangnya mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Kesimpulan:
Investasi saham merupakan investasi yang terbaik dari dulu hingga sekarang ataupun di masa depan. Dalam 10 tahun terakhir pasar saham mengalami kenaikan yang signifikan dan terdapat pula saham-saham yang membukukan kenaikan sangat pesat. 10 tahun yang akan datang sudah pasti akan terdapat saham-saham yang naik puluhan hingga ratusan kali lipat dari sekarang. Sangatlah rugi jika kita melewatkan peluang ini.

Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar