Kamis, 24 Januari 2019

Ekonomi Cina Terus Melambat Hingga Akhir 2018

Perekonomian Cina terus mengalami perlambatan dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2010 ekonomi Cina terus mengalami penurunan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Di tahun 2010 pertumbuhan ekonomi Cina masih tercatat tumbuh 12% lalu mengalami penurunan secara konsisten hingga ke angka 6,5% di tahun 2018 kemarin. Di tahun 2018 ini pertumbuhan ekonomi Cina secara konsisten menurun. Tercatat pertumbuhan ekonomi Cina pada Q1 2018 sebesar 6,8% namun terus menunjukkan penurunan pada kuartal berikutnya yaitu Q2 2018 sebesar 6,7%, Q3 2018 sebesar 6,5% dan Q4 2018 sebesar 6,4%. Meskipun masih termasuk pesat karena diatas pertumbuhan 5% namun perlambatan ekonomi Cina menyebabkan keresahan tersendiri. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai penyebab perlambatan ekonomi Cina dalam beberapa tahun terakhir:

Ekonomi Cina Melambat


1. Ekonomi yang Sudah Besar
Saat ini ekonomi Cina sudah menempati posisi kedua di Dunia dengan nilai US$ 13,45 trilyun dan masih terpaut jauh dari Amerika Serikat yang memiliki GDP total sebesar US$ 20,5 trilyun. Namun pertumbuhan ekonomi Cina jauh lebih pesat dibandingkan Amerika Serikat dan diprediksi akan melebihi nilai perekonomian Amerika Serikat pada tahun 2030. Seperti halnya perekonomian Amerika Serikat yang melambat karena sudah besar maka Cina juga mengalami hal yang serupa. Perekonomian yang sudah sangat besar membuat Cina mengalami perlambatan karena sifatnya yang sudah sangat besar.

2. Bonus Demografi yang Sudah Lewat
Cina mendapatkan bonus demografinya pada tahun 1990 hingga tahun 2000-an dan saat ini sudah kehilangan momentum. Mayoritas penduduknya ada pada usia kerja yang cukup tua yaitu 30 tahun keatas. Sedangkan generasi muda lebih sedikit dibandingkan dengan penduduk usia tua. Dengan kondisi ini Cina masih akan bertumbuh cukup kuat namun dalam jangka panjang generasi muda dan baru yang lebih sedikit akan membuat perekonomian Cina terguncang apabila pemerintah Cina tidak segera membenahi masalah demografinya.

3. Kebijakan Pemerintah Cina yang Menekan Pertumbuhan Generasi Baru
Pemerintah Cina terlihat sangat agresif dalam mengontrol laju pertumbuhan penduduknya. Kebijakan program satu anak yang telah digalakkan sejak tahun 1980 hingga 2015 sangat efektif dalam meredam laju pertumbuhan penduduk di Cina. Kendati kebijakan ini dapat mengontrol ledakan penduduk namun dalam jangka panjang hal ini akan membuat lambat perekonomian. Itu karena jumlah penduduk tua akan lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk muda yang akan membuat beban pada perekonomian di masa depan. Sejatinya perekonomian yang baik adalah dimana penduduk usia muda yang produktif lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia tua yang tidak produktif. Tingkat kesuburan Cina juga terus menurun akibat kebijakan satu anak. Nampaknya pemerintah Cina menyadari masalah tersebut dan mengakhiri program satu anaknya dan kembali melanjutkan program dua anak sebelum adanya program satu anak.

Kesimpulan:
Perlambatan ekonomi Cina disebabkan oleh berbagai macam faktor namun ketiga faktor tersebut merupakan faktor dasar atas perlambatan pada perekonomian Cina. Penduduk usia produktif memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian negara dan Cina sudah melewati bonus demografinya.

Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar