Minggu, 03 Februari 2019

Investasilah di Reksadana Saham Jika Tidak Mengerti Saham

Berinvestasi saham tidak selalu harus mengetahui cara menganalisa saham. Di era yang modern saat ini investasi semakin mudah dengan adanya reksadana. Investasi di reksadana memiliki keunggulan dimana kita tidak perlu pusing-pusing memikirkan cara analisa saham dan mengikuti perkembangan pasar. Anda hanya perlu membeli reksadana saham secara rutin setiap bulan dan seiring berjalannya waktu nilai portofolio investasi reksadana anda akan berkembang dari deposit dan peningkatan harga saham yang ada di unit reksadana tersebut. Hal ini terutama sangatlah bagus untuk investor yang baru dan masih awam. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai kelebihan reksadana untuk investor yang awam.
Manajer Investasi

1. Menghindari Kerugian
Investor yang baru dan awam pada umumnya tidak mengerti mekanisme investasi saham. Akibatnya mereka membeli saham yang tidak jelas dan mengharapkan harganya naik lebih tinggi daripada harga yang mereka beli. Namun seringkali harganya malah turun jauh lebih rendah, hal itu karena investor yang awam tidak mampu menganalisa saham secara fundamental. Hal ini sangat merugikan, investasi saham seharusnya memberikan imbal hasil investasi yang terbaik bukan malah menghancurkan nilai investasi anda. Untuk menghindari kerugian seperti ini sebaiknya investor yang awam berinvestasi di reksadana saham karena dalam jangka panjang reksadana pada umumnya naik secara kontinyu. Investor yang awam bisa membeli reksadana saham secara rutin tanpa perlu mempedulikan pergerakan pasar dan akan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Sembari berinvestasi di reksadana saham, investor yang awam bisa menggunakan waktunya untuk belajar menganalisa saham secara fundamental. Meskipun seringkali kinerja reksadana kurang begitu bagus, investor awam bisa menghindari kerugian yang besar akibat kecerobohannya dan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang.

2. Otomatis Dikelola Oleh Manajer Professional
Reksadana saham merupakan investasi yang bagus karena sifatnya yang autopilot karena sudah ada yang mengelolanya yaitu manajer investasi. Manajer investasi inilah yang akan menentukan kapan suatu saham dibeli dan dijual sehingga anda tidak perlu capek-capek dalam menganalisa saham. Semua manajer investasi merupakan tenaga professional yang tersertifikasi dan memiliki pengalaman cukup lama di dunia investasi sehingga anda tidak perlu terlalu khawatir akan modal anda.

3. Membuat Hati Tenang
Berinvestasi di reksadana saham jauh berbeda dengan berinvestasi langsung di saham. Jika anda berinvestasi di saham anda akan merasakan adrenalin berinvestasi secara besar baik ketika harganya naik maupun turun. Hal itu karena setiap tindakan jatuh ke tangan anda, andalah yang memutuskan strategi investasi anda. Lain halnya dengan reksadana saham, kebijakan investasi dikelola oleh manajer investasi yang professional sehingga anda tidak perlu bingung dalam menentukan pilihan. Anda tahu bahwa reksadana saham akan naik dalam jangka panjang itu berarti anda hanya perlu membelinya secara rutin tanpa takut atau was-was terhadap penurunan harga suatu saham. Bila harga reksadananya turun anda akan lebih tenang dalam menahannya karena anda tahu bahwa harganya akan naik dalam jangka panjang.

Kesimpulan:
Itu adalah keuntungan berinvestasi saham dengan reksadana saham untuk investor yang awam tentang dunia persahaman. Reksadana saham lebih stabil dan naik dalam jangka panjang. Kendati demikian reksadana saham tidak dapat mengalahkan potensi keuntungan berinvestasi saham secara langsung dan pengalaman dalam menganalisa perusahaan.

Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar