Senin, 04 November 2019

Buy and Hold Mengalahkan Trading

Trading saham terlihat mudah dan menguntungkan, anda hanya tinggal melihat chart atau grafik lalu menentukan kapan waktu membeli dan menjual serta titik masuk dan titik keluarnya. Namun pada kenyataannya hal itu lebih mudah dibayangkan dibandingkan dipraktekkan. Kebanyakan orang justru mengalami kegagalan dalam metode trading. Hal itu karena mereka hanya fokus kepada satu indikator saja yaitu chart atau grafik. Padahal dunia saham tidaklah semudah itu karena dibalik pergerakan harga saham terdapat cerita unik dari perusahaan dibalik kode sahamnya. Dalam sejarah membeli dan menahan saham jauh lebih baik dibandingkan dengan trading dalam jangka pendek. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa buy and hold lebih baik dibandingkan trading:


1. Pasar Saham Selalu Bergerak Naik Dalam Jangka Panjang
Pernah melihat chart 10 tahun terakhir dari indeks saham? Apa yang dapat anda simpulkan? Bila anda melihat chart IHSG dalam rentang waktu 10 tahun terakhir maka hanya satu yang dapat disimpulkan yaitu IHSG uptrend dalam 10 tahun terakhir. Meskipun ada beberapa tahun dimana IHSG bisa turun puluhan persen namun dalam jangka panjang IHSG mengalami kenaikan. Itu artinya investor jangka panjang mendapatkan keuntungan yang besar sedangkan orang-orang yang fokus dengan jangka pendek mendapatkan keuntungan yang kecil.

2. Potensi Saham Tenbagger
Bila anda menjadi trader mungkin anda akan sangat puas dengan keuntungan 10 persen. Namun itu bukanlah hal terindah dari saham karena saham dapat naik hingga ratusan persen dan saya merasakan serta mendapatkan keuntungan dari itu. Bahkan saham bisa naik lebih dari 10 kali lipat alias 1000% dalam jangka panjang (tenbagger) dan hanya investor jangka panjang yang menikmati hal tersebut. Mindset trading akan membuat anda menjual ketika hanya naik beberapa puluh persen dan kata Lo Kheng Hong itu hanyalah nilai recehan di pasar saham. 

3. Tidak Perlu Repot Memantau
Menghabiskan waktu melihat pergerakan harga saham adalah hal yang tidak produktif. Sebaiknya anda menggunakan waktu anda untuk bekerja menghasilkan uang bukannya melihat chart dan pergerakan harga saham yang bergerak random. Kebanyakan orang trading kelabakan karena harus memantau pergerakan harga saham mereka untuk menghindari hal-hal yang tidak mereka inginkan. Akibatnya waktu banyak terkuras untuk memperhatikan harga saham yang nilainya turun dan seharusnya menjadi waktu produktif untuk bekerja. Berbeda dengan hal itu strategi buy and hold tidak memerlukan pengawasan yang intensif anda bisa membiarkannya dalam waktu yang lama. Kendati memerlukan pengawasan juga namun itu tidak seintensif jika anda melakukan trading. Bahkan dengan energi yang minim justru buy and hold lebih menghasilkan keuntungan yang besar dibandingkan dengan trading jangka pendek. Di pasar saham terdapat hukum yang aneh tapi nyata yaitu semakin anda aktif maka keuntungan anda akan semakin kecil namun semakin anda pasif keuntugan anda akan semakin besar dalam jangka panjang.

4. Jarang Merugi
Dengan strategi buy and hold dan diversifikasi yang baik maka anda akan sangat jarang merugi. Saham-saham potensial anda akan melunasi kerugian dari saham-saham anda yang berkinerja jelek bahkan memberikan keuntungan yang besar dalam jangka panjang. Konsep ini akan sangat sulit diterima pada trading yang menerapkan konsep cut loss atau stop loss yang ingin mencegah kerugian lebih banyak. Namun kebanyakan saham akan masuk pada titik cut loss sebelum akhirnya naik, hal itu karena saham bisa turun puluhan persen jadi jika anda menerapkan cut loss di -10% maka seringkali anda saham anda akan menyentuhnya. Investor sangat jarang melakukan cut loss karena cut loss merupakan sebuah pengakuan bahwa analisa (fundamental) mereka salah. Bila tidak merasa salah ya tidak perlu cut loss. Itu karena saham bagus juga bisa turun puluhan persen dalam jangka pendek.

Kesimpulan:
Konsep buy and hold merupakan konsep yang terbaik karena dengan usaha yang minim namun menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Membeli dan menahan saham memberikan imbal hasil yang terbaik dalam jangka panjang dibandingkan dengan trading.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar