Rabu, 06 November 2019

Investasi Saham Itu Mudah Namun Anda Perlu Mempelajari Ilmunya

Banyak orang berpikir bahwa investasi saham merupakan hal yang sulit dilakukan dan membutuhkan modal yang besar. Hal itu hanyalah mitos belaka karena anda hanya memerlukan modal yang cukup kecil dalam memulai investasi saham. Modal yang kecil tersebut bisa anda tambahkan seiring berjalannya waktu. Disini bukanlah perkara modal besar atau kecil untuk mendapatkan keuntungannya namun ilmu dan strategi dalam mendapatkannya. Banyak orang yang baru memulai berinvestasi saham memang merasakan bahwa investasi saham sangat mudah karena mereka hanya menentukan kapan membeli dan kapan menjual sahamnya. Namun pada kenyataannya seiring berjalannya waktu mereka akan merasakan turbulensi pasar dan menderita kerugian. Akhirnya mereka merasa bahwa berinvestasi saham sangatlah susah dan kapok berinvestasi. Namun sekali lagi, investasi saham itu mudah mereka hanya salah dalam menggunakan strategi dan kurang pengalaman. Berikut ini merupakan konsep penting untuk sukses dalam berinvestasi saham:

Konsep


1. Analisa Fundamental Adalah yang Terbaik
Orang yang baru terjun biasanya lebih tertarik pada analisa teknikal ataupun berspekulasi dalam menebak harga saham. Namun sebenarnya kunci sukses dalam berinvestasi saham adalah melakukan analisa fundamental. Analisa fundamental merupakan analisa terbaik dalam menentukan suatu saham layak investasi maupun tidak. Dengan analisa fundamental anda dapat meminimalisasi risiko mendapatkan saham perusahaan yang jelek dan berisiko dalam jangka panjang. Tidak peduli apa kata orang yang mengatakan "Percuma fundamentalnya bagus jika harga sahamnya tidak bergerak" itu karena mereka berorientasi jangka pendek. Jika fundamental bagus maka cepat atau lambat harga sahamnya akan mengikuti dan itu adalah hal yang mutlak dan cara paling aman di pasar saham.

2. Ubah Mindset Jangka Pendek Anda
Bila anda ingin mendapatkan keuntungan puluhan persen dalam waktu harian atau mingguan maka sebaiknya anda pergi jauh-jauh dari investasi saham karena mindset ini sangat berisiko. Ekspektasi yang besar dalam jangka pendek sangatlah tidak realistis. Mungkin anda merasa bahwa saham bisa naik puluhan persen dalam sehari dan ingin mendapatkan keuntungan dari hal tersebut. Namun pada kenyataannya membeli saham sebelum naik pesat dalam sehari lebih sulit dilakukan daripada dibayangkan, yang ada malah ketika sudah membeli ketika naik kemudian harganya turun dan menyebabkan kerugian. Ini adalah hasil pemikiran jangka pendek, saham merupakan instrumen investasi jangka panjang (tanyakan saja kepada para ahli profesional kalau tidak percaya). Anda harus mengubah mindset anda yaitu Get Rich Quickly menjadi Get Rich Slowly But Steady.

3. Jangan Abaikan Diversifikasi
Kebanyakan investor yang memiliki pengalaman rendah menganggap bahwa diversifikasi tidaklah penting dan mereka hanya fokus pada satu atau dua saham saja. Tentu saja itu adalah hal yang kurang bijak karena siapa yang tahu nasib perusahaan itu kedepannya. Diversifikasi sangatlah penting untuk menurunkan risiko investasi saham.

4. Abaikan Emosi Anda
Emosi memerankan peranan penting dalam keputusan investasi seorang investor. Ketakutan dan keserakahan merupakan hal yang harus dihindari. Seringkali seorang investor ketakutan ketika harganya turun dan menjualnya dalam keadaan merugi dan adapula keserakahan yang ingin untung besar dalam waktu yang singkat. Ini adalah penyakit utama bagi investor yang harus dihilangkan karena dampaknya sangat fatal. Anda akan menjual di harga rendah karena ketakutan padahal perusahaannya sehat walafiat. Atau keserakahan menginginkan keuntungan besar dalam beberapa hari berujung kerugian yang besar. Anda tidak akan bisa menjadi investor yang hebat tanpa mengalahkan emosi anda.

5. Tingkatkan Kesabaran Diri Anda
Saham merupakan investasi jangka panjang jadi jangan harap untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Banyak orang yang tidak sabar oleh karena itu banyak pula orang yang gagal dalam berinvestasi saham. Kesabaran merupakan hal yang mutlak dibutuhkan dalam investasi saham karena perkembangan bisnis membutuhkan waktu bertahun-tahun. Bila anda tidak sabar maka anda akan cepat-cepat menjual sahamnya sebelum potensi sesungguhnya keluar.

Kesimpulan:
Investasi saham sangatlah mudah, orang yang mengatakan susah dan merugi itu berarti ia salah strategi dalam berinvestasi saham. Meskipun demikian analisa yang baik serta orientasi jangka panjang juga menjadi faktor penentu keberhasilan seorang investor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar