Jumat, 01 Mei 2020

Rencana Ibukota Baru Berjalan Meskipun Pandemi COVID-19

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur tetap dilaksanakan. Bahkan, proses pembangunannya masuk dalam rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2021. Deputi Pengembangan Regional Bappenas, Rudy Prawiradinata mengatakan pembangunan IKN masuk dalam prioritas nasional kedua yang mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Rancangan Ibukota Baru

"Kelanjutan IKN di RKP 2021, terkait dengan sebagaimana dipaparkan sebelumnya fokus di 2021 adalah pada 4 prioritas nasional tadi. Jadi yang IKN itu masuk di prioritas nasional 2," kata Rudy dalam konferensi video, Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Rudy mengatakan proses pembangunan IKN di Kalimantan Timur ini masih dalam tahap penyelesaian persiapan-persiapan teknis seperti masterplan. Namun dirinya menyebut pembangunan IKN tidak lagi menjadi fokus utama pemerintah, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pada tahun depan dimulai pembangunan infrastruktur dasar.

"Nanti 2021 tentu akan ada penyesuaian, yang pasti tidak menjadi fokus utama. Karena masih di prioritas nasional 2. Jadi mungkin masih ada, tapi masih di basic-basicnya saja yang akan nanti disiapkan, untuk penyiapan infrastruktur dasar, dan lainnya," jelasnya.

Menurut dia, sampai saat ini rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih terus berproses, termasuk sejumlah persiapan yang sudah dilakukan sebelumnya. Meski begitu, ia mengakui rencana pemindahan IKN tersebut bukan menjadi fokus utama sesuai rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2021. Penyebabnya, dalam RKP tahun 2021, pemerintah akan fokus melakukan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial sebagai dampak wabah virus corona jenis baru.

Nantinya, dalam RKP 2021 pemerintah akan menyiapkan hal-hal mendasar dalam pemindahan ibu kota negara di antaranya penyiapan infrastruktur dasar yang masih perlu disesuaikan dan dipertajam. "Masih perlu kami sesuaikan, perlu kami pertajam karena kami masih menyelesaikan masterplan, urban desain masih difinalkan," imbuhnya.

Sementara Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Kennedy Simanjuntak mengatakan proses pembangunan infrastruktur sekitar wilayah IKN di Kalimantan Timur tetap berjalan. Sedangkan pembangunan di wilayah IKN masih menunggu masterplan. "Berbagai infrastruktur di Kalimantan di sekitaran IKN itu tetap, misalnya jalan tol itu sudah 5 tahun yang lalu kita bangun, masih tetap tentu kita teruskan," kata Kennedy.

Dia melanjutkan, pemerintah juga akan tetap membangun beberapa infrastruktur penunjang ibu kota negara yang baru, misalnya pembangunan dam atau embung dan beberapa infrastruktur yang sudah direncanakan sebelumnya. "Pembangunan di sekitar yang sudah kita rencanakan tentu kita percepat sebagai bagian pembangunan infrastruktur di daerah tersebut, apabila IKN sudah terbangun akan sedikit mudah memanfaatkannya," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar