Senin, 11 Mei 2020

Pefindo Merevisi Peringkat Bali Towerindo (BALI)

Pefindo telah merevisi outlook untuk peringkat PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menjadi "Credit Watch dengan Implikasi Negatif" dari stabil untuk megantisipasi tingginya risiko pembiayaan kembali untuk Medium-Term Note (MTN) I Tahun 2017 Perusahaan sebesar Rp350 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 Juli 2020.
Pefindo

BALI berencana untuk melunasi MTN yang akan jatuh tempo tersebut dengan menerbitkan obligasi berkelanjutan baru, yang akan diterima di awal Juli 2020. BALI memiliki alternatif pembiayaan lain untuk melunasi MTN yang akan jatuh tempo dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 386.859.250 saham baru melalui mekanisme penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTMHMETD).

Pefindo melihat BALI sangat bergantung pada keberhasilan penggalangan dana dari pihak eksternal ditengah kondisi pasar yang tidak begitu baik saat ini. Selain itu, BALI tidak memiliki cadangan fasilitas yang cukup yang dapat digunakan sebagai alternatif pembiayaan, sehingga hal ini akan meningkatkan ketidakpastian bagi Perusahaan untuk melunasi MTN yang akan jatuh tempo.

Pefindo mempertahankan peringkat BALI dan MTN I Tahun 2017 pada .idBBB+. mengingat operasi bisnis perusahaan yang tetap bertumbuh dengan baik ditengah pelemahan pertumbuhan ekonomi saat ini. Pefindo akan terus memantau kesiapan Perusahaan untuk melunasi MTN yang akan jatuh tempo.

Peringkat dapat diturunkan satu atau beberapa notch jika Pefindo melihat adanya potensi kegagalan Perusahaan untuk mengatasi masalah pembiayaan kembali dan likuiditas dalam satu atau dua bulan kedepan. Pefindo dapat mencabut status credit watch dan menegaskan peringkat jika manajemen dapat menyelesaikan masalah pembayaran utang, dengan mengamankan sejumlah dana yang cukup, baik dari pihak eksternal atau pemegang saham dalam waktu kurang dari dua bulan.

Pefindo melihat bahwa COVID-19 tidak akan memberikan dampak yang signifkan terhadap industri telekomunikasi secara umum. Pandemi Coronavirus memaksa masyarakat untuk membatasi kegiatan berkumpul and membuat masyarakat untuk lebih terkoneksi menggunakan internet. Pefindo akan terus memantau efek COVID-19 terhadap profil operasional bisnis dan keuangan Perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar